Selasa, 01 Oktober 2019

Music : Tom Gross - La Bufadora



Sebenarnya yg mau dihighlight itu adalah cerita di dalam video ini. Siapa yang pernah dalam situasi serupa? Situasi dimana kekerasan fisik menjadi bagian dari sebuah hubungan. Mulai dari kata kata kasar, hingga cengkraman-cengkraman sampai pukulan yang menyisakan lebam dan darah.

Biasanya sih kalau udah kejadian, yang melakukan kekerasan akan nangis. Padahal yang penuh luka mungkin cuma terdiam ga bisa nangis. Tetapi yg mukul akan nangis duluan minta maaf, sambil "aku khilaf, aku khilaf. Kamu kan tahu aku orangnya gampang kepancing. Aku ga akan ulangi lagi". Dan pada saat itu terjadi, di balik semua memar itu otak harus bisa membuat keputusan sadar.

Sebelum kamu memutuskan apapun, bahkan keputusan yang hampir akan membuatmu kembali terjebak dalam situasi seperti ini lagi, inget bahwa setiap orang berhak akan hubungan yang sehat yang tidak menimbulkan rasa terancam, ketakutan apalagi kesakitan seperti ini. Kalau itu sudah jelas tidak bisa kamu peroleh dari dia, please tinggalkan dia. Perihnya luka dan sakitnya hati kamu ketika dia mengata-gatai kamu dengan kasar itu mungkin memang bukan berarti dia tidak mencintai kamu. Mungkin dia beneran mencintai kamu. Tetapi dia ada orang yang mengungkapkan cintanya dengan memberikan kamu kesakitan dan ketakutan. Dia mungkin merasa bahagia dengan kehadiran kamu. Tetapi kamu akan selalu ketakutan dengan kehadiran dia

Semua orang berhak hubungan sehat ketika semua yang terlibat dalam hubungan bisa sama sama mengungkapkan perasaannya tanpa membuat pasangannya merasa terancam. Permintaan maaf dengan air mata cuma datang hari ini. Besok semuanya sudah akan lupa, dan dia pasti mengulanginya lagi kok

Dan percayalah kamu tidak akan bisa merubah nya menjadi mahluk lembut yg akan berhenti menamparmu. Cinta butamu tidak akan membuatnya tersentuh dan berubah. Cinta butamu akan membuat merasa semakin berkuasa dan terus melakukan apa yang telah dilakukannya. Dan ketika itu terjadi kamu hanya terus menjadi pihak yang terluka hatinya dan badannya.

Tinggalkan dia. Kalau kamu ingin yang terbaik untuk dia, suruh dia cari bantuan. Bantuan profesional. Bukan kamu. Kamu bukan bantuan yang dia butuhkan. Kamu adalah korban yang dia butuhkan.

Mungkin kamu sudah bertahun-tahun mencari pacar dan akhirnya ketemu dia yang terlihat sempurna. Mungkin kamu merasa setetes darah atau air mata adalah harga yang pantas kamu bayarkan untuk mencapatkan cinta. Percayalah, itu tidak benar. Harga cinta itu adalah perasaan bahagia, aman dan percaya. Memang susah mencari cinta itu karena sekarang memang sepertinya cinta itu tersembunyi di mana mana. Tetapi bukan berarti kamu harus menerima cinta yang begitu mahal rasanya. Cinta yang cuma bertepuk sebelah tangan, yaitu tangannya dia dan pipimu.

Hidup jomblo dengan terus mengharapkan cinta memang bikin merana. Tetapi bukan berarti hidup berdua dalam ketakutan itu lebih baik juga. Sekali lagi, semua pantas mendapatkan cinta yang berakhir bahagia. Memang kadang kita sering harus menunggu lama untuk mendapatkannya. Tetapi percayalah, kebahagiaan tidak harus selalu diperoleh dengan punya pasangan kok. Hidup terlalu singkat, dan terlalu sayang rasanya kalau kamu cuekin semua sumber kebahagiaan lain dalam hidup hanya karena kamu terus menunggu cinta, sampai akhirnya cinta yang bertangan besipun kamu terima cuma sekedar agar tidak jomblo

Plis jangan yah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar