Senin, 28 Oktober 2019

Kisah Acep : Being gay and HIV+ in Indonesia



Di hari peringatan Sumpah Pemuda, Asian Boss mengeluarkan cerita tentang seorang pemuda Indonesia yang sangat inspiratif yang berbagi ceritanya sebagai pria gay yang HIV+ di Indonesia. Apalagi ketika seorang dokter menuduh dia sebagai pria gay dengan HIV+ yang tidak ada kontribusinya untuk Indonesia

Sebenarnya melihat ceritanya mas Acep, kita bisa merasakan semangat positifnya hidup dengan HIV. Tetapi yang sedih itu bukan kesehariannya dengan HIV ataupun perjuangannya untuk tetap sehat. Yang bikin sedih itu adalah stigma dan cerita mengenai perlakuan orang orang lain terhadap dirinya

Kalau dokter yang menuduh itu masih ga tau kontribusinya apa terhadap Indonesia, semoga dengan menonton video ini jadi sadar bahwa dia memiliki kontribusi yang begitu besar dan penting untuk dunia medis, dunia yang berkaitan dengan keseharian sang dokter, dengan mengangkat kesadaran orang mengenai HIV dan juga tentang hidup sehat dan normal dengan virus tersebut. Bukankah tugas mereka sebagai dokter memang termasuk untuk membantu orang untuk mencegah dan menangani penyakit yang mereka miliki agar bisa hidup dengan baik? Kalau sang dokter ga mau peduli dengan gay dan yang punya HIV, mungkin sang dokter bisa berterima kasih pada mas Acep yang sudah mau melakukan tugas ini untuknya?

Untuk mas Acep, terima kasih atas keberaniannya untuk berbagi kisahnya. Semoga kisahnya akan menginpisrasi semakin banyak orang untuk mencari tau lebih banyak mengenai HIV dan juga belajar bagaimana untuk tetap bisa semangat dan berkontribusi positif dalam hidup ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar