Minggu, 28 April 2019

KFC Chickendales



KFC kembali menggunakan pria pria bertubuh seksi menjual ayam gorengnya. Kombinasi yang agak aneh yah. Tetapi as long as it sell yah pasti dicoba sih yah. terutama ceritanya itu untuk mother's day Apa sih yg nggak bisa dijual dengan pria bertubuh setengah telanjang hari gini yah untuk para ibu-ibu?

Senin, 22 April 2019

Converse X Pride


Converse kembali mengeluarkan koleksi baru untuk mempersiapkan diri untuk Pride month. Bahkan di tahun ini mereka selain menggunakan bendera rainbow, mereka juga menggunakan bendera Transgender. Sayangnya ada banyak kritik yg muncul karena sekalipun Converse secara teratur mengeluarkan koleksi Pride ini, mereka tidak pernah menyisihkan sebagian dari penjualan koleksi Pride mereka untuk organisasi apapun yang melakukan kegiatan yg mendukung komunitas LGBT





Minggu, 21 April 2019

Gay Buddhist Monk + Make-up Artist




Jadi biksu dan MUA sepertinya dua hal yg bertolak belakang banget yah. Tapi Kodo Nishimura dari Jepang ini berhasil menjalani dua duanya karena dua-duanya adalah panggilan jiwanya. Untuk ngebalance juga sih kayaknya.

Rabu, 17 April 2019

Queer Sign Language with Nyle DiMarco



Belajar dikit bahasa isyarat penting, sekalipun ga tau sih sama nggak yah bahasa isyarat di US dengan yg di Indonesia

Sabtu, 13 April 2019

How Taiwan Become the most LGBT Friendly country in Asia



Per tanggal 24 May, pernikahan sesama jenis akan menjadi legal di Taiwan. Dan untuk merayakan momen bersejarah ini, mereka berencana mengadakan resepsi pernikahan besar besaran hingga 120 meja dengan undangan 1000 orang . Ga jelas sih akan ada berapa pasangan yang akan melakukan pernikahan pada hari tersebut. Banyak sih pastinya nih nanti pasti

Semakin dekat yah ke Indonesia nih:)



Selasa, 09 April 2019

Mulai dari cerita si bagus sampai ke pemilu



South China Morning Post adalah salah outlet media yang terbukti sering memberikan pandangan baru terhadap isu isu di dunia ini. Jadi ketika melihat video ini sebagai salah satu video yang disuggest oleh Youtube, langsung penasaran bagaimana mereka memandang kondisi LGBT di Indonesia

Sosok yang diangkat dalam video ini, Bagus yang merupakan cerminan sebagian dari kita yang harus mengaku sepupuan dengan pacarnya sendiri, tidak mengetahui status HIVnya, dibully oleh saudara sendiri karena perbedaanya. Yang sedih ketika dia bercerita ketika mengetahui bahwa dia HIV+, dia putus dengan cowoknya dan mencoba bunuh diri. Tetapi memang Tuhan masih cinta dengan dia, dan dia kembali mendapatkan kehidupannya ketika dia mulai mencari perawatan dan cowoknya meminta untuk kembali ke dalam hidupnya

Selain itu juga diangkat mengenai persekusi terhadap komunitas LGBT yg menjadi semakin kenceng, terutama karena banyaknya pihak yang mengbungkam keberadaan komunitas LGBT untuk mengekspresikan diri mereka bahkan hanya dalam batas sewajarnya untuk meningkatkan kesadaran mengenai kesehatan seksual

Videonya pendek sih. Tetapi seneng sih diangkat dengan positif mengenai kehidupan personal sosok LGBT di Indonesia yang mungkin tidak mudah, tetapi masih bisa terus bertahan dengan desakan dari berbagai pihak

Akhir akhir ini menjelang masa elektoral, isu-isu LGBT ini menjadi salah satu isu yang kembali menghangat. Kedua paslon memilih untuk tidak membicarakan isu ini. Salah satu partai yang mencoba memulai dukungan mereka terhadap komunitas LGBT, langsung menjadi bulan bulanan masa. Sampai akhirnya ada dukungan dari sebuah komunitas untuk salah satu pasangan paslon yang membuat bingung semua orang karena apakah mereka benar begitu berani memberikan dukungan kepada paslon yg memiliki pendukung persekutor garis keras LGBT, ataukah mereka hanya bagian dari black campaign untuk menjatuhkan paslon lain. Tidak ada yang mau menelusuri lebih lanjut karena isu LGBT adalah isu yang terlalu sensitif saat ini

Ditambah lagi dengan akhir akhir ini masyarakat Indonesia dengan sikap "maaf sekedar mengingatkan" sampai keberanian mencaci maki anak artis (yg selalu ditutup dengan nangis2 minta maap ketika diadukan ke polisi). Masyarakat Indonesia yang sebelumnya terlalu lama dibungkam, setelah diberi senjata sosial media untuk menyuarakan pendapat mereka, menjadi semakin vokal menyuarakan pendapat mereka tanpa peduli dengan orang lain. Setiap orang yang dinilai berbeda dan tidka sejalan dengan mereka, langsung dianggap salah yang harus diingatkan, diperingatkan, sampai harus dikembali ke jalan sebenarnya menurut mereka. Lucunya mereka ini bukan siapa siapa yang punya hak, kompetensi maupun kredibilitas untuk mengatakan orang salah atau benar, apalagi sampai "meluruskan" orang ke jalan yang "benar".

LGBT sebagai komunitas yang paling berbeda, komunitas yang di seluruh dunia sedang bergejolak untuk menyuarakan kesetaraan hak mereka, komunitas yang telah dibungkam jauh lebih lama dan lebih kencang oleh siapapun juga, harus menjadi komunitas buruan paling kentara ketika mencoba bersuara.

Masyarakat yg sok tau, vokal dan haus "meluruskan" hidup orang, ditambah pemerintah yang belum berani melirik, ditambah pergerakan mendunia yang memperlihatkan kita bahwa hidup sebagai LGBT itu bisa berbeda. Semua itu membuat kehidupan kita sebagai LGBT di Indonesia menjadi tidak gampang sih.

Mungkin memang di beberapa tahun ini semuanya semakin sulit untuk kita. Tetapi kita jangan lupa bahwa pergerakan di seluruh dunia itu, sekalipun tidak sampai secara langsung, terasa juga oleh kita. Harapan itu bergerak semakin mendekat. 5 tahun yang lalu, kita nggak pernah melihat pasangan gay yang memiliki dua anak secara terang-terangan menjadi selebgram di Indonesia. 5 tahun yang lalu, kita nggak punya sosok sosok yang berani come out dan menyuarakan opini kita. 5 tahun lalu kita nggak punya komunitas saling mendukung yang dari komunitas online hingga menjadi komunitas offline.

Progressnya mungkin tidak cepat dan tidak terasa seperti hembusan angin segar. Lebih terasa seperti angin dari kipas kecil yang baterainya udah sekarat. Tetapi bukan berarti kita harus kehilangan semangat. Kita nggak pernah tahu, apa yang akan terjadi satu tahun dari sekarang. Kita ga pernah tahu apa yang akan terjadi 5 tahun dari sekarang

Dan dengan semua kesulitan ini juga bukan berarti kita harus memilih untuk menjadi golput karena merasa tidak ada pemerintahan yang mendukung kita.  Hidup kita sebagai manusia itu lebih kok dari jati diri kita sebagai anggota komunitas LGBT. Dan semua itu berpengaruh langsung atas siapapun paslon yang terpilih. Mungkin benar dari kedua paslon, kita tidak akan pernah bisa melakukan gay marriage dalam waktu dekat, atau bahkan memiliki gay pride, atau dibuka kembali gay sauna yang digrebek itu. Tetapi ada paslon yang bisa membuat kita memiliki kehidupan ekonomi lebih baik untuk 5 tahun ke depan, ada paslon yang bisa membuat kita semakin bangga dengan negara kita 5 tahun ke depan, ada paslon yang tidak akan pernah menghalangi kemajuan bangsa kita dengan korupsi 5 tahun ke depan. Apabila janji itu bisa mereka penuhi, kita, keluarga kita, teman teman kita, bangsa kita tentu akan bisa menjadi lebih baik 5 tahun ke depan.

Jadi tetap gunakan hak pilih kita. Kalau ada yg sudah keburu pesimis dan tidak mau memilih, itu hak kamu. Tetapi pastikan saja surat suara kamu tidak dimanfaatkan oleh orang lain secara tidak benar. Siapapun paslonnya, pasti akan ada banyak pe er yg harus mereka kerjakan. Sekarang terserah pilihan kita saja lebih percaya paslon mana yang bisa membuat kehidupan kita lebih baik sebagai seorang manusia yang tinggal dan percaya dengan Indonesia

Btw sebagian besar undang undang yang bikin heboh dulu itu adalah hasil kerasa mereka yang duduk di kursi sebagai wakil rakyat. Jangan salah pilih juga mereka yang akan duduk di sana karena sering banget kita ngasal milih, yang ada mereka pada saat diskusi mengenai undang undang yang berpotensi membuat kita semakin sulit, mereka kabur atau malah tidur. Tugas mereka juga soalnya untuk memastikan semua rancangan undang undang itu berpihak pada kemanusiaan dan negara. Bukan golongan tertentu. Jadi telaah lebih baik lagi untuk memilih calon yg duduk di sana. Sekalipun tidak akan ada yg berani terang terangan mendukung LGBT, paling tidak pilih yang memiliki visi jelas untuk kemanusiaan dan hak asasi manusia. Pilih yang tidak berasal dari pihak yang paling vokap melakukan persekusi terhadap kaum marjinal.

Panjang dan ngelindur yah jadinya. Anyhow, have a good day and jangan lupa memilih yah!


Jumat, 05 April 2019

Rainbow Runway in Wellington


Ada banyak cara untuk menunjukkan dukungan terhadap komunitas LGBT. Bendera Rainbow adalah salah satu simbol yang paling mudah diimplementasikan ke berbagai wadah untuk memperlihatkan dukungan tersebut.

Dan kali ini, airport di Wellington mencat pelangi di runway nya sehingga terlihat seperti pelangi raksasa ketika kita terbang mendekati airportnya. Dibutuhkan 3 hari untuk mengecat keseluruhan runwaynya, dan diharapkan cat tersebut akan bertahan selama sebulan


Pengecatan ini dipersiapkan untuk menyambut Gay Pride di New Zealand. Memang sih agak telat ini beritanya karena Pride di sana sudah terjadi bulan kemarin. Tetapi tetap luar biasa rasanya melihat dedikasi mereka untuk memperlihatkan dukungan terhadap komunitas LGBT.