Kamis, 04 Oktober 2018

Heboh membawa Julid


Sebuah kejadian heboh yang baru-baru ini terjadi semakin membuka mata kita atas apa yang terjadi di dunia kita. Apapun yang sebenarnya terjadi, kita semua cuma bisa berasumsi karena tidak ada yang tahu apa yang benar benar terjadi. Gara gara dibombardir oleh berita ini selama beberapa hari ini, jadi deh kepikiran beberapa hal

1. Mulut netijen itu jahat luar biasa
Ketika mereka terbuka identitasnya, yang terjadi adalah para netijen berlomba lomba menyerbu akun instagram mereka untuk hanya sekedar mempost "Tercyduk!!! HAHAHA" di foto manapun yang ada di akunnya. Belum lagi yang tiba tiba menjadi sosok maha suci penuh dengan kalimat ceramah sambail menyumpahi mereka. Belum lagi yang berlomba lomba berbagi cerita tentang bagaimana mereka mengenal para korban dan membenarkan tuduhan mereka sambil menambah bumbu bumbu agar komen mereka banyak di komentarin yang lain.

2. Lain di komen, lain di profile
Iseng-iseng stalking akun akun yg merasa mereka pantas ditangkap karena mereka dianggap jual diri dan posting foto topless dengan komen super jahat. Dan ternyata kebanyakan kalau bukan akun bodong, yah akun yg di lock dengan 40 follower dan 12 post, atau akun yg isinya selfie semua dengan pose sok ga liat kamera yang berusaha dengan sangat keras terlihat seperti orang orang yang disumpahinya itu (walaupun hasilnya jauh banget karena memang secara fisik ga terlalu mendukung). Dan kalau dibaca -baca captionnya, ternyata mereka sangat bijaksana dan penuh ajaran filosofis hampir disemua caption fotonya. Sangat bertolak belakang dengan komen sinisnya di akun mereka yang tertangkap

3. Karena sombong, mereka pantas ditangkep???
Lucunya lagi beberapa komen bahwa mereka pantas mendapat pelajaran karena mereka belagu dan sombong karena tidak mau membalas ajakan mereka untuk berkenalan ataupun sekedar membalas sapaan mereka di DM. Agak lucu melihat Akun dengan 100 follower ngomel-ngomel akun 50 rb follower sombong karena nggak mau diajak kenalan. Dan karena itu ketika mereka ditangkap, itu adalah karma karena telah bersikap sombong. WTF

4. Orgy adalah dosa berat???
Ini mungkin akan menjadi pendapat yang bikin banyak yg protes sih. Tetapi kalaupun mereka melakukan orgy, buat aku nggak ada yg salah. Selama semua pesertanya ikut dengan sukarela dan atas dasar suka sama suka yah terserah. Orgy itu cuma sarana. Dosa Orgy sama kok dengan dosa ML. Sama sama dosa kalau punya penyakit ga diam diam, sama sama dosa kalau udah punya pasangan tp diam diam, sama sama dosa kalau maksa padahal orgnya dah menolak. Tetapi kalau suka sama suka yah terserah

5.  Why drugs?
Mau joget sambil koloran rame-rame sih terserah. Mau sambil orgy sambil masak indomie silahkan. Mau party-party ketika istri ga di rumah silahkan. Semua udah gede ini. Silahkan aja selama ga ngeganggu orang. Yang salah itu adalah ketika menggunakan drug. Chemsex yg sudah menjadi tren dikalangan pria gay sebenarnya itu berbahaya banget. Semua juga tahu sih drug itu berbahaya. Tetapi efek drug yang membuat semuanya menjadi semakin berlipat ganda kenikmatan ilusinya selalu dianggap alat bantu untuk mencari "enak". Ilusi yang membuat orang lupa akan kata "aman". Ilusi yang membuat orang pengen lagi dan lagi dan lagi. Ilusi yang membuat orang menjadi ba'al ketika obat tidak terlibat. Itu doank sih yg salah

Jadi siapa yang salah di kasus ini? 

Yang punya rumah salah, yang ngadain salah, yang bawain obat salah, yang ikut salah, yang komen salah, yang julid salah, yang ketawa ketawa puas melihat mereka ketangkep juga salah. Semua orang salah kok. 

Kalau ga salah, bukan manusia namanya.

Kalau kamu melihat situasi seperti ini cukup bersukur itu bukan kamu yang tertangkap, dan setelah itu mau cari cari berita yah silahkan. Mau kepo tau siapa aja yg ketangkep silahkan. Ga usah langsung dengan bangga mencaci mereka di depan publik karena senang melihat cowok cowok yg terlihat sempurna itu tertangkap polisi. Cukup simpan dalam hati aja komentar julidnya. Cukup gosip2 kecil dengan teman baik pas ketemu. Trus move on ke hal hal lain yg lebih penting dalam hidup ini selain ngomongin dan menertawakan orang yang sedang sial. Ga usah sok bijak ngajarin orang untuk hidup yang bener atau senang melihat orang dipecat hanya karena mukamu lebih mirip lubang hidungnya. 

3 komentar: