Rabu, 13 Juni 2018

Selebgram and his story

Di luar benar atau tidaknya cerita yang beredar, ada beberapa poin menarik dari kisah seorang selebgram yang sempat beredar film dan foto dewasanya beberapa waktu yang lalu.

Jadi semula sih si selebgram ini tingkat ketenarannya dalam tahap ok lah. Dia memang cakep, berbadan bagus, dan sering mengupload keseharian kantor dan travelingnya dia. Trus tiba tiba out of nowhere beredar foto telanjangnya yang merupakan bagian dari sebuah majalah dewasa di Taiwan yang memang isinya cowok cowok telanjang. Sempat hebohlah orang orang. Kalau dilihat dari badannya sih sepertinya itu foto dia beberapa waktu yang lalu karena badannya masih agak kecil.

Belum selesai hebohnya, tiba tiba muncul video dewasa dari sang selebgram yang sekalipun tatonya di tutupin, tetap saja bisa dikenalin itu dia. Dan makin hebohlah dunia jagat raya terutama di akun akun yang memang spesialisasi nyinyir dalam urusan beginian. Makin banyak lah foto dan video itu beredar, sampai bermunculan akun yg menawarkan full videonya dengan harga tertentu. Yah videonya ga sevulgar video video Fabio Toba sih. Lebih ke video ala ala Gthai yang telanjang tp ga sampai close up di "interaksi"nya

Sampai tahap ini sih sebenarnya gara gara gosip gosip yang beredar tersebut, si selebgram makin terkenal. Sekalipun org nyinyir tapi tetep aja follow dia.

Trus berhembuslah kabar dari seseorang yang ceritanya adalah anak salah satu top management di kantornya yang nyebarin berita bahwa sang selebgram dipaksa mengundurkan diri akibat video tersebut. Di tambah lagi cerita bahwa dia cuma lulusan SMA yang berhasil mendapat kerja kantoran.

Si selebgram sendiri? Kalau dari instagramnya sih baik baik aja.

Nah coba kita bahas yuk beberapa poin

Gosip2 beredar ataupun kata kata negatif yang beredar
1. Pada saat foto dewasa pertama beredar sih seperti biasa komen nyinyir ga penting seperti "kecil banget sih" atau "bottie tuh" atau "bisa dibayar tuh" atau "muscle muscle kok bot". Ini biasa banget dikomentarin oleh para netizen bijaksana ketika menemukan foto telanjang orang terkenal di internet yang tidak mereka kenal. Selain membanggakan barang mereka yang lebih gede daripunya si org terkenal itu, paling mentok nuduh org bot atau bayaran kalau orgnya cakep. Kalau orgnya jelek menurut standar mereka? Yah abislah mereka berusaha sok kreatif mencari kata kata hinaan

2. Pada saat video beredar, org org notice bahwa sang selebgram mencoba menyembunyikan tatonya dengan cara menutupinya di video. Tetapi karena mukanya masih dikenal yah langsunglah para netijen bijaksana itu menceramahi tentang tingkat kepintarannya untuk membuat film itu. Di tambah lagi dengan. Tetapi karena semua tetep horny menonton videonya yah komennya lebih dikit, diganti dengan komen minta full videonya. Sisa komennya masih boring, soal muscle tapi bottom dan soal cowok bayaran

3. Pada saat berita bahwa dia dipaksa mengundurkan diri beredar, langsung deh semua dengan "Full bijaksana" mode memberikan wejangan. Mulai dari menuduh dia bodoh karena merusak karirnya dengan video tersebut, sampai menggunakan fakta bahwa dia cuma lulusan SMA sebagai justifikasi  keputusannya. Herannya soal dia lulusan SMA itu yang paling dihighlight karena ada sedikit kebanggaan mungkin mereka punya jenjang pendidikan lebih tinggi. Mungkin ada sedikit kebanggaan karena para komentator itu yang kalah cakep, badan kalah jadi, akhirnya punya sesuatu yang lebih dari dia yaitu lulus lebih tinggi dari SMA.

Orang bilang "Mulutmu, harimaumu." Tetapi ketika dipaksa komen langsung di depan orangnya sepertinya org tidak akan sefrontal dan se"jahat" itu komennya. Ternyata jari itu bisa lebih kejam dari mulut, apalagi karena tidak usah mengutarakannya ke depan orangnya.

Aku ga kenal si selebgram ini. Ga merasa punya kewajiban untuk membela dia mati matian karena dia juga bukan siapa siapa. Cuma gemas aja melihat komen komen jahat cowok cowok yang mulutnya mungkin boleh berbibir tipis dan kumisan, tetapi jarinya itu full manicure dengan warna merah menyala tingkat ke"bithcy"annya.

Nah skrg coba kita bahas bntr soal si selebgram ini
1. Soal pendidikannya. Apapun tingkat pendidikan seseorang, itu tidak berhubungan dengan kematangan pikirannya dalam bertindak. Semua org memiliki jalan hidup, kesempatan dan priviliged yang berbeda. Ada yang bisa kuliah sampai ke US, tetapi pulang cuma jaga toko nyokap. Ada yang lulus SMP tapi menjadi mentri. Aku justru salut dengan semangat kerjanya sebagai anak perantauannya yang mau berusaha keras meniti karir di dunia corporate dengan pendidikan yang tidak setinggi yang lain

2. Soal foto dan filmnya. Ini jelas foto dan film yang diambil beberapa tahun yang lalu. Ga tau apa petimbangannya waktu itu. Tetapi yang jelas salah satu alasan orang mau tampil di video atau foto foto seperti itu karena bayarannya memang sangat luar biasa. Apalagi kalau ada semacam jaminan bahwa foto dan video tersebut cuma untuk kalangan terbatas. Kalau benar sampai dia kehilangan pekerjaan karena video itu, aku yakin dia pasti menyesali keputusannya dulu untuk membuat video tersebut. Tetapi sepertinya dengan semangat positif, dia justru mungkin menemukan panggilan hidup ke arah yang berbeda yang mungkin akan jauh lebih menguntungkan untuk dia. Skrg dia tampil di acara acara khusus Gay di Taiwan dan juga mulai posting foto foto dia yang lebih berani. Siapakah kah kita sampai kita merasa pantas menilai pilihan hidup orang benar atau salah. Kalau memang pilihan itu membuat dia merasa bahagia, dan kamu juga bahagia karena punya bacol yah udah diam aja lah, jangan komenin lagi. Enjoy aja

3. Terakhir soal komen komen orang kepadanya. Satu sih, salut sama kesabaran si selebgram membaca semua komen komen itu. Kalau ada yang nuduh barangnya kecil yah biarlah karena itu masih cukup untuk kebutuhan pribadi maupun profesionalnya dia. Yang merasa bangga punya titit lebih gede dari dia, mungkin bisa bandingin ketampanan selain ukuran ke dia. Kalau ada yg nuduh nuduh dia bayaran yang aku ga tau benar atau tidak, yang jelas selama ga negrugiin kamu yah dah biarin ajalah. Yang komen itu selain karena merasa sirik ga bisa nyari duit banyak dengan cara spt itu yah mungkin juga karena yang lagi diam diam nabung agar bisa "menikmati"nya. Dan kalau ternyata dia bukan? Yah para komentator cuma nambah nambah dosa aja nuduh org yg ga ga. Yang komen soal dia lulusan SMA makanya bisa membuat keputusan bodoh, coba cek lagi ijazah S1nya dan liat komen-komen yang dipostingannya. Apakah itu mencerminkan kepintaran setara dengan tingkat pendidikanmu? Dan yang paling absurd adalah yang nuduh dia sombong karena ga mau diajak kenalan. Kenapa kamu merasa siapapun wajib menanggapi ajakan kamu kenalan cuma karena kamu sudah bersusah payah mengklik follow dia?

I feel sorry for the selebgram for what happened to him. Everybody make mistake, tp as long as dia belajar dari kesalahan itu dan menemukan jalan lain yang juga bisa menguntungkan dia yah kenapa nggak. Yah baguslah dia masih terlihat sangat positif di akun sosial medianya. Buat yg sebar-sebarin berita tentang dia dipaksa mengundurkan diri? Yah bu, kurang kerjaan banget sebar sebarin borok orang kalau itu benaran terjadi. Apalagi ngebaca ceritanya yang lebih seperti anak manja sang direktur yang lega karena saingannya keluar. Buat yg komen komen? keep doing it. Benar kok sang selebgram hutang budi sama setiap like dan follow kalian. Komen komen bijak kalian yang mencerminkan tingkat pendidikan dan kearifan kalian penting banget buat keberlangsungan dunia kalian yang ga jauh jauh dari selangkangan dan masa depan kalian sebagai komentator tingkat dunia. Mungkin kalian semua mau memulai bisnis akun instagram yang isinya nyinyirin orang sambil nungguin endorse-an obat kuat sama obat tinggi pelangsing? Good luck yah

4 komentar:

  1. Ray seroy ya, ya menurut saya itu pilihan dia untuk seperti itu, tapi ya harus tau konsekuensinya diomongin orang toh dia jg kan yg kebagian faedahnya semakin bnyk yg g suka, semakin banyak yg ngomongin ya endorasannya makin banyak.

    Apalagi netijen nyinyir seperti akun lambe maho dll.

    Kalau berani berbuat ya berani bertanggung jawab include sama kritikan pedasnya netijen

    BalasHapus
  2. Kalau tidak mau dikritik ya kerja biasa saja, gak akan ada yang kritik juga banyak kok akun2 selebgram gay lain yg kelihatannya normal2 aja, kerja , gym badan ok, gak aneh2 gak ada muncul yg judge segala macem, jadi setiap tindakan kita dan menurut Saya siselebgram itu Udh pertimbangin, harus terima konsekuensinya,,,

    BalasHapus
  3. Masalah nya adalah dia jadi pemeran film bokep. Hanya itu

    BalasHapus
  4. Gampang aja sih, berani bertindak berani bertanggung jawab. Toh menurut gw dia udah tau apa konsekuensinya foto bugil sama jadi pemain film panas. Sebenernya kalo dia mau "main aman", tinggal aja di luar negeri kayak Fabio Toba.

    BalasHapus