Minggu, 31 Desember 2017

What happened in 2017


Apa yang terjadi di tahun 2017? Banyak banget sih. Ada beberapa highlight yang bikin bahagia, ada yang bikin bete, ada yang bikin sedih. Coba kita ingat ingat lagi yah beberapa poin penting

1. Akhirnya Taiwan melegalkan pernikahan sesama jenis, sekalipun ga langsung kejadian karena butuh 2 tahun untuk merumuskan dalam bentuk undang undang. Dan juga ga specifically dibilang melegalkan pernikahan sesama jenis karena yang ada itu adalah pernyataan bahawa tindakan melarang pernikahan sesama jenis itu tidak ada landasan hukumnya.

2. Begitu juga dengan Australia. Yang sebenarnya juga ga langsung melegalkan pernikahan sesama jenis. Tetapi lewat sebuah public voting, masyarakat australia lebih banyak yang voting untuk melegalkan pernikahan sesama jenis. Atas dasar hasil voting ini akan diajukan untuk menjadi undang undang.

3. Trus ada apa di Indo? Yah salah satunya adalah drama penggerebakan dua sauna gay di Jakarta. Salah satunya berakhir dengan beredarnya foto telanjang para pengunjung.

4. Belum lagi ada persyaratan non LGBT untuk calon mahasiswa yang mau mendaftar di sebuah perguruan tinggi Andalas

5. Trus ada Kevin Spacey yg come out setelah dituduh melakukan pelecehan seksual yang berakibat banyak pihak yang memutuskan kerja sama dengannya

6. Dan terakhir ada sekelompok orang yang hampir membuat perbuatan seksual sesama jenis menjadi tindakan kriminal karena perbuatan cabul sesama jenis kepada anak di bawah umur yg skrg sudah merupakan tindakan kriminal. Mereka minta untuk dihapus batasan umurnya sehingga tanpa memandang umur, semua perbuatan seksual antar pria bisa dianggap perbuatan kriminal. Untung ditolak olah MK.

It's a good year. We have made some progress. Good progress. Sekalipun tidak cukup cepat sih progressnya, tp paling ga kita sudah sedikit lebih maju.

Semoga di 2018 kita masih bisa meraih progress dengan lebih cepat lagi untuk masa depan yang lebih baik bagi kita semua.

Jumat, 29 Desember 2017

NY Giant penis


Apa beda antara seni dan pornografi. Perbedaanya adalah di perasaan orang yang melihatnya. Dari sisi senimannya sih mereka bisa sampai berbusa busa mempertahankan pendapatnya.

Begitu juga dengan grafiti bergambar penis dengan palkon mengkilat dan urat urat yang begitu menonjol. Untuk sang seniman yang menggambar itu, itu adalah seni. Ekspresi seni dari Carolina Falkholt, seorang seniman asal Swedia yang tadinya di bayar untuk sebuah gambar vagina yang lebih tidak terlalu jelas seperti gambar penis ini. Sang seniman merasa nggak klop kalau cuma gambar vaginanya aja. Musti ada temannya. Akhirnya di malam natal, dia menggambar penis raksasa itu

Gambar Vagina yg memulai semuanya

Sebagian dari penghuni di sekitar sana sih cuek cuek aja dengan penis raksasa itu. Buat mereka yah itu seni. Sebagai bagian dari seni sebuah kota yang begitu dinamis seperti New York. Beberapa penghuni lainnya merasa terganggu karena gambarnya terlalu real dan terlalu gede. Belum lagi di daerah itu juga banyak anak anak. Akhirnya setelah bertahan 3 hari, gambar penis tersebut di hapus



Menarik sih yah gambarnya. Cuma memang agak sedikit terlalu detail dan terlalu besar yah:D


Rabu, 27 Desember 2017

It's not Top, It's not Bottom. It's called SIDE


Menjadi Top atau Bottom seperti menjadi pilihan wajib sebagai pria gay. Pilihan menjadi Top atau Bottom ibaratnya adalah kewajiban yang harus ditentukan apabila kita memutuskan untuk menggunakan embel-embel "gay". 

Saking wajibnya memutuskan pilihan antara Top atau Bottom, mereka yang belum pernah melakukan hubungan anal seks akhirnya juga suka mencap mereka itu Top atau Bottom bukan dari posisi yang mereka sukai dalam hubungan anal seks, tetapi dari kepribadian dan keseharian mereka. Akhirnya Top yang seharusnya sebagai pihak yang melakukan penetrasi dianggap sama dengan pihak yang lebih ngemong, lebih ngemanjain, lebih laki, lebih dewasa. Sementara Bottom yang seharusnya adalah pihak di penetrasi dianggap sama dengan pihak yang lebih dimanjaain, lebih disayang, lebih feminim dan lebih muda. Itu agak maksa sih karena tidak selamanya yang dipenetrasi adalah pihak yg lebih manja atau lebih muda. Begitu pula sebaliknya.

Dan terjebak di tengah-tengahnya adalah mereka yang menyukai semuanya  yang di sebut versatile atau vers. Mereka yang suka dipenetrasi maupun melakukan penetrasi. Mereka kerap dianggap sebagai pihak yang maruk dan plin plan atau bahkan sebagai pihak yang "tidak murni". Sehingga akibatnya ada mereka yang hanya mau dengan yg "berdarah murni" tidak mau berhubungan dengan para vers karena dianggap bukan "pure top" atau "pure bottom". Sekalipun ini sepertinya lebih sering dilakukan oleh para "pure bottom" yang hanya mau dengan "pure top". Kalau "Pure top" sepertinya lebih fleksibel.

Ketika kita punya Top yang suka melakukan penetrasi, Bottom yang suka dipenetrasi, dan Vers yang suka dua duanya, kita suka lupa ada satu kelompok lagi, yaitu yang tidak suka melakukan dua duanya. Dalam istilah barunya ini mereka di sebut "Side". 

Ini adalah kelompok yang tidak mau terlibat dalam hingar bingar perburuan rebutan pure top berukuran besar oleh para Pure bot, atau kehebohan para top mencoba menconvert sesama top menjadi bottom atau bahkan pria straight menjadi bot untuk mereka. Mereka ini adalah kelompok yang sudah cukup puas dengan semua hubungan intim tanpa harus ada penetrasi, atau bahkan tanpa melibatkan lubang pantat sama sekali. Para pure top atau pure bot yang harus selalu melibatkan penetrasi dalam hubungan seksual akan selalu bingung dengan mereka. "Trus kalau ML mau ngapain?". Itu yang selalu mereka tanyakan. 

Dan yang sering dituduhkan ke mereka adalah bahwa mereka yang tidak menyukai penetrasi ini bukan gay. Mereka ini homophobe. Mereka ini gay palsu. Agak agak absurd sebenarnya sih tuduhan itu. Bagaimana caranya bisa menuduh seorang pria yang masturbasi dengan membayangkan dirinya melakukan oral seks ke pria lain, bukan seorang gay hanya karena dia tidak menyukai melakukan penetrasi atau dipenetrasi pria lain. He still love the dick. Just not the asshole. 

Tetapi seorang gay itu mempunyai begitu banyak dimensi yang berbeda yang dalam mengekspresikan dirinya, terutama dalam urusan seksualitas. Apapun yang menjadi pilihannya, selama poin penting yang membedakan mereka sebagai seorang gay yaitu ketertarikanya kepada pria tetap menjadi hal yang utama, seharusnya keberagaman selera itu tidak harus menjadi masalah

Jadi kamu termasuk yg mana? Top, Bot, Vers, atau malah Side? Tenang aja, selama kamu melakukan itu semua itu dengan pria, kamu adalah gay kok:)

Sabtu, 23 Desember 2017

Old Good Post : Santa Bear and the 7 Gay Elves


Santa Bear and 7 Gay Elves :

Bitchy  Elf : Gay elf yang hoby nyinyir ketika ada org yg foto instagramnya dapat lebih banyak like dibanding fotonya atau membawa tas yang lebih mahal dari dia, atau punya cowok yg lebih cakep dari dia.

Twinky Elf : Gay elf yang masih galau dan bingung apakah dia beneran gay atau hanya suka kagum sama laki laki cakep. Suka merasa bahwa dia sebenarnya biseksual karena dia masih merasa bisa merit dan horny dengan cewek. Tetapi ngaku aja deh, kalau nonton bokep gay, kamu selalu perhatiin cowoknya doank kan

Horny Elf : Gay Elf yang fotonya di Grindr hanya foto setengah telanjangnya, dan sebelum menyapa "hi", dia sudah mengirim duluan foto tititnya. Semakin horny dia, semakin rendah standar dia dalam mencari partner untuk membuka celananya

Queeny Elf : Gay Elf yang selalu merasa dia adalah black sassy girl yang salah hidup dalam tubuh pria dan merasa bulu mata palsu adalah aksesoris umum untuk siang hari untuk nongkrong di warung ayam penyet

Hunky Elf : Gay Elf yang kenal semua orang di gym bukan karena dia ramah, tetapi karena dia menghabiskan waktunya jauh lebih lama di gym dibanding tempat lain manapun agar badannya selalu indah terjaga demi foto foto topless di instagramnya. Untung para penggemarnya sudah cukup puas dengan foto setengah telanjangnya yang di crop selangkangan ke atas, sehingga paha dan betis kurusnya ga perlu terlalu keliatan. Tapi itu ga menghalangi dia loh untuk memakai celana olahraga mini nan pendek yang di beli di bagian Adidas cewek.

Tweeky Elf: Gay elf yang merasa popper sama pentingnya dengan kondom, dan chemsex adalah satu satunya cara untuk have fun. Minum vodka 8 gelas sehari juga penting untuk mencegah dehidrasi untuknya. Ngobrol ama elf ini musti agak di ulang ulang karena dipelupa berat. Hindari awal awal bulan habis gajian karena di masa masa itulah dia akan susah diajak ngobrol serius karena lagi sibuk teler. Coba ngobrolnya di weekend weekend menjelang tanggal gajian dimana biasanya, dia cuma modal obat batuk doank buat teler

Butchy Elf : Gay Elf yang sangat sangat sangat khawatir terlihat ngondek, sehingga dia akan sangat sangat berusaha agar penampilan fisiknya terlihat seperti lelaki sejati seutuhnya dari jauh. Bulu apapun yg bisa tumbuh di tubuhnya akan dibiarkan tumbuh demi menjaga tingkat maskulinitasnya

Santa Bear : Bapaknya para elf yang nggak pernah terlihat di foto instagram para elf, tetapi yang selalu memberi hadiah agar para elves ini bisa tetap travel ke berbagai tempat untuk foto cantik, makan di restoran mahal yang makanannya instagrammable dan tidak lupa yang memberi uang jajan agar tetep bisa bayar kos, beli pulsa dan bayar fitness

Jumat, 22 Desember 2017

Music : Jakub & Dawid : Pokochaj Nas W Swieta



Yah memang agak susah baca judulnya karena ini adalah lagu bahasa polandia. Cuma lagi heboh aja karena lagu ini dibikin sebagai bentuk protes akan kurangnya kesadaran akan kesetaraan LGBTI di Polandia. Mereka berdua ini adalah pasangan aktivis yang membuat heboh di Polandia karena sebelumnya mereka sering menjadi korban caci maki homophobic gara gara video mereka berdua lypsinc di Youtube.

Daripada membalas caci maki itu dengan marah marah juga, mereka menulis lagu sendiri dengan judul yg kalau di translate menjadi "Love Us For Christmas" dengan 30 pasangan LGBTI lain di Polandia menjadi model di video mereka.

And guess what, lagunya meledak dan bertengger di top chart lagu di Polandia. Memang semua perubahan harus dimulai dari orang orang yang berani berbuat beda seperti mereka berdua yah

Kamis, 21 Desember 2017

Eminem pakai Grindr?


Dalam aksi promo album barunya, Eminem dalam sebuah wawancara bercerita tentang bagaimana dia dalam dating. Dia bercerita kalau dia ga ada yg serius sih, ada beberapa date dari aplikasi tinder dan grindr. Dan habis itu ngoceh tentang berbagai macam hal lainnya tanpa elaborate lebih jauh tentang aplikasi Grindr yg dia gunakan

Semua orang pada bingung sih mengenai komen itu. Kalau tinder yah wajarlah yah. Itu ibaratnya Grindr untuk kaum straight, yg sebenarnya bisa digunakan juga oleh pria gay. Tetapi mengenai Grindr yg agak agak bikin bingung. Apalagi setelah itu dia ngobrol dia hobi ke strip club untuk ketemu cewek cakep

Jadi ada beberapa teori nih
1. He is just joking
yah Eminem yg ga pernah senyum juga bisa becanda. Dan dia pengen sok ngelucu aja dgn nyebut grindr biar keliatan asik aja

2. Dia beneran Bisexual
yah Eminem yang ga pernah senyum tanpa basa basi cuma ceritain aja apa aja yg sudah dilakukan dalam dating. Mau tinder, mau grindr, mau cowok, mau cewek. Semua bisa membuat bapak Eminem hepi

3. Dia butuh bahan omongan aja
Sama seperti Nick Jonas yang pada saat launching album baru pake strategi menjadi "idola kaum gay" agar menjadi bahan omongan, Emimen merasa ga pede dengan albumnya sehingga dia merasa perlu sedikit bumbu agar album barunya diomongin sama orang orang

4. Dia ga tau bedanya Tinder atau grindr
Yah artinya pas wawancara dia asal ngecap aja. Nggak mikirin kata kata dia. Dan mungkin karena ga pakai tinder juga atau apps dating lain, dia asal nyebut aja pas ngomong tanpa sadar konsekuensinya ke orang orang

Yang mana kemungkinannya menurut kamu? Sama aja sih. Kalau dia Bisexual yah bagus, kalau bukan yah ga papa juga sih


Senin, 18 Desember 2017

Lonely Christmas Elf



Yah tonton aja yah sampai videonya selesai untuk melihat kejutan yang dibungkus oleh kaos kaki:)

Sabtu, 16 Desember 2017

New Challenge



Ini challenge yg lebih absurd dan ga disaranin buat karyawan baru atau yg kantornya orgnya galak galak yah. Ga di saranin juga kalo niatnya emang mesum, karena ini niatnya buat mancing reaksi lucu lucu aja

Jadi pake tongsis, bilang ke org mau foto, tp videoin dan cium mereka mendadak. Trus abis itu diem aja, dan liat reaksi cowok cowok itu gimana

Selasa, 12 Desember 2017

Why?


Why be racist, sexist, homophobic or transphobic when you could just be quiet?

Minggu, 10 Desember 2017

(short) movie : Hurt



Sebuah film singkat yang bercerita tentang kesalahan dan memaafkan sekalipun menyakitkan, baik dari kekasih maupun orang tua. Banyak sih harusnya yang bisa relate ke cerita di film singkat ini. Nice gesture at the end of the movie by the mom btw:)

Sabtu, 09 Desember 2017

Emotional Gay Commercial



Biasa ngasih satu satu, kali ini kasih 5 sekaligus. Ada beberapa yg udah pernah di posting sih.

My personal fav adalah yg McCafe. Small gesture. But so thougtful

Kamis, 07 Desember 2017

AI Gaydar


Sebuah algoritma dari penetlitian di Standford dikabarkan dapat memberitahukan apakah seseorang itu gay atau bukan hanya dengan mempelajari wajahnya. Tingkat akurasinya untuk pria sih sampai dengan 81 persen hanya dengan berbekal sebuah foto. Kalau dikasih sampai dengan 5 foto, tingkat akurasinya naik menjadi 91 persen. Padahal manusia kalau di suruh nebak, akurasinya sendiri cuma 61 persen.

Agak menyeramkan yah. Suatu hari kebayang nggak kalau ada gerbang dengan deteksi wajah yg tiba tiba menjerit "Kamu terdeteksi 91% gay, tidak diperbolehkan masuk karena ini adalah wilayah anti LGBT! Silahkan buktikan ke -straight-an anda agar diperbolehkan masuk"

Gaydar elektronik ini emang agak berbahaya sih kalo jatuh ke tangan yg salah. Mudah-mudahan ga dipakai untuk yg aneh aneh ntarnya


Senin, 04 Desember 2017

Sweetest Proposal



Ini adalah sebuah lamaran pernikahan tanpa flash mob, ataupun lagu romantis, tetapi tetap saja menjadi salah satu lamaran paling favorit karena keseluruhan konteks peristiwa yang sedang terjadi ketika itu berlangsung. 

Ketika dalam sebuah debat untuk meresmikan pernikahan sesama jenis di Australia yang memang merupakan pilihan terbanyak penduduk Australia, salah seorang anggota perwakilan rakyatnya yang bernama Tim Wilson melamar pacarnya Ryan Bolger dari podium di tengah tengah debatnya.

It's so romantic and so thoughtful and powerful:)

Sabtu, 02 Desember 2017

Half Naked chef?



Ga ngerti tentang apa karena nggak ngerti bahasanya. Half naked chef? I dont mind:)

Ga ngerti

Jumat, 01 Desember 2017

Horse and Master


Sebuah buku cerita berjudul "Horse and Master" diterbitkan di Swedia untuk mengajarkan mengenai transeksual kepada anak anak.  Ceritanya sendiri adalah tentang seekor kuda yang menidentifikasikan dirinya sebagai anjing dan majikannya yang pria tetapi mengidentifikasikan dirinya menjadi seorang wanita. 


Penerbitnya berharap dengan membaca buku ini, anak anak dapat belajar sejak usia dini mengenai apa itu transeksual dan merasa bebas dari kecil untuk menjadi apapun yang mereka inginkan. 

Kalau beredar versi bahasa Indonesianya sih pasti udah langsung heboh semua grup whatsapp ibu ibu sekolahan yang besoknya langsung dibakar ramai ramai yah