Rabu, 25 Oktober 2017

When NO means NO


Maraknya kisah pelecehan seksual yang terjadi di Hollywood membuat kita ingin mengingatkan kita semua apa saja sebenarnya yang termasuk pelecehan seksual karena sering kali kita merasa hal yang kita lakukan itu mungkin masih dalam tahap wajar sehingga tidak sampai dianggap pelecehan seksual.

Sering pula korban pelecehan seksual merasa perlakuan pelecehan seksual yang mereka dapatkan itu adalah hal wajar yang harus mereka terima untuk memperlancar niat mereka. Hal hal seperti itu tidak perlu terjadi sebenarnya apabila baik korban maupun pelaku tahu dan selalu ingat dengan jelas apa saja yang termasuk pelecehan seksual sehingga mereka bisa menolak ataupun berhenti melakukannya.

Berikut beberapa hal yang bisa dianggap sebagai pelecehan seksual :

1. Mengirimkan foto foto jorok ke orang lain tanpa di minta. Misalnya baru chat bentar dah kirim foto isi celana mu padahal obrolannya sama sekali ga menjurus ke jorok

2. Menyentuh, meremas, mencolek dan kontak fisik lainnya terhadap orang lain tanpa seijin dalam konteks seksual. Contohnya : Gesek-gesek pantat orang di bus, meremas pantat orang di tempat clubbing atau meluk meluk orang secara berlebihan tanpa seijin orang tersebut

3. Becandain orang dengan konteks seksual seperti misalnya becandain teman kamu yg berpantat seksi dengan ucapin "pantat lo minta ditempong banget sih" atau "dada lo napsuin banget sih"

4. Nanya-nanya soal topik seksual tanpa diminta secara berlebihan seperti misalnya baru ngobrol bntr udah nanya "Kamu paling suka posisi seperti apa?" atau "kamu terakhir ML kapan?"

5. Nawarin orang lain untuk berhubungan seksual dengan imbalan sekalipun jelas orang tersebut bukanlah pria panggilan. Sering banget kan liat cowok cakep di instagram yang posting mereka di DM oleh orang orang yang mau bayar mereka untuk ML sekalipun jelas cowok itu pekerjaannya ga ada hubungan dengan pemberian jasa seksual

6. Ngintipin orang lain. Ini udah jelas sih. Baik ngintipin tetangga di urinoir maupun ngintipin orang mandi, atau ngintipin orang lagi ML. Intinya ngintipin orang untuk kepuasan seksual

7. Memperlihatkan anggota tubuh atau hanya lewat isyarat gerakan tangan ataupun suara yang mengarah ke tindakan seksual. Misalnya buka buka handuk pas di dalam sauna tempat fitness dan mamer ke pengunjung lain atyau sengaja telanjang ketika suruh room boy ke kamar hotel untuk betulin AC

8. Komen jorok di instagram orang seperti orang yang komen di IG artis atau cowok cakep yg cuma pose biasa di kolam renang dengan kata kata "mau di entot donk bang" atau "ML yuk". That's sexual harrasment and LOW

Itu beberapa contoh yang sering kita lihat di kehidupan sehari hari kita sebagai pria gay di Indonesia Ada yang punya masukan lain?

1 komentar:

  1. Informasi yang bagus, dapat menjadi bahan koreksi untuk PLU termasuk saya atau straight sekalipun, terkhusus bagi adik-adik jaman sekarang yang justru banyak saya perhatikan melakukan beberapa contoh di atas pada sosial media (upload video intip orang di toilet tanpa izin, komentar tidak sopan thdp sebuah foto, etc.,) dan memamerkan hal tsb layaknya sebuah prestasi. Well It's not. Ini masuk kriminal menurut saya.

    BalasHapus