Rabu, 05 Juli 2017

Prajurit Gay Korea Selatan yang dijebak


Seorang jenderal di kalangan militer Korea Selatan dituduh menggunakan gay dating apps untuk berburu prajurit-prajurit yang gay. Jendral Jang Jun Kyu dituduh membuat profile di aplikasi tersebut untuk menjebak para prajurit yang menggunakan dating apps itu untuk mencari teman kencan. 

Diduga, tehnik tepu tepu ini telah berhasil menjebak 50 prajurit yang menggunakan dating apps itu. Akibatnya mereka akan diadili di pengadilan militer karena ada peraturan yang melarang homoseksual di dalam militer


The Military Human Right Center for Korea (MHRCK) mendesak agar sang jendral dicopot dari jabatannya karena tindakannya yang dianggap tidak etis dan manipulatif. Pihak militer menolak tuduhan bahwa 50 orang tersebut dijebak oleh sang jenderal. Menurut mereka hanya ada satu orang yang ditangkap karena dia menyebarkan videonya yang sedang melakukan tindakan tidak senonoh dengan prajurit lain. Dan sebenarnya video ini yang menyebabkan semua perburuan ini dimulai, 

Selain tuduhan tersebut, mereka juga dipermalukan dalam proses hingga dipaksa untuk memberitahukan prajurit lain yang juga gay. Bahkan mereka dipaksa untuk ikut menjebak prajurit lain lewat dating apps menggunakan profile mereka.  Selain ancaman penjara 2 tahun, mereka juga diancam identitas mereka sebagai gay akan disebarkan ke prajurit lain apabila mereka tidak mau bekerja sama. 


Hingga kini kabarnya sudah ada 32 orang yang akan diadili di pengadilan militer. Sekalipun tidak ada undang undang anti homoseksualitas di Korea Selatan, tetapi peraturan di dalam militernya itu sendiri yang membuat para prajurit yang seharusnya bersiap siap menghadapi perseteruan dengan Korea Utara yang semakin memanas, malah harus berwas was dalam menjaga kehidupan pribadi mereka. 

Sepertinya para pemimpin militer di Korea Selatan harus belajar mengenai prioritas yah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar