Sabtu, 01 Juli 2017

Marcha Diversidade 2017 - Gay pride in Timor Leste


Tanpa disangka-sangka, sebuah negara kecil yang merupakan tetangga Indonesia meyelenggarakan pawai LGBT pride mereka yang pertama tanggal 17 Juni kemarin. Negara tersebut mungkin lebih terkenal karena suami Krisdayanti yang berasal dari sana, atau karena dulu pecah dari Indonesia pada jaman Habibie. Yup benar, I am talking about Timor Leste

Tanggal 17 Juni 2017 kemarin, komunitas LGBT Timor Leste kembali mengadakan acara Free To Be Me untuk kedua kalinya di Dili. Sebenarnya acara serupa sudah pernah diadakan di Dili pada tahun 2016. Tetapi pada saat itu acaranya cuma diadakan di dalam suatu tempat tertentu. Pada tahun lalu sih mereka sudah terang terangan memberikan dukungan agar semua org di Timor Leste bisa menghilangkan diskriminasi terhadap komunitas LGBT. Acara tersebut mendapat dukungan dari pemerintahan karena dihadiri juga oleh staf ahli kepresidenan yang juga merupakan anggota komunitas LGBT


Pada tahun 2017 ini, acara Free to Be Me kembali digelar sebagai bagian dari Gay pride Month yang juga serentak diadakan di seluruh dunia dengan membawa acara tersebut ke pawai di jalanan kota Dili. The Hatutan Youth Organization mengatur pawai ini yang diawali dengan marching band diakhiri dengan konser dan Orasi di Xanana Gusmao Reading Room. Acara ini sendiri didukung oleh berbagai organisasi lain seperti UN Woman, UN HR, Codiva, Asia Foundation, Australia Aid dan Kedutaan US.


Satu hal penting yang terjadi dalam pawai ini juga adalah bahwa Perdana Mentri Timor Leste,  Rui Maria De Aruajo menjadi pemimpin negara pertama di Asia tenggara yang memberikan dukungan penuh kepada komunitas LGBT. Menurut dia, dukungan penuh terhadap semua bagian dari masyarakat akan membantu pembangunan negara karena semua org akan berpartisipasi tanpa memandang perbedaan di antara mereka. Tentunya pembangunan tersebut akan berjalan dengan lebih cepat dan lebih kuat apabila semua bagian, termasuk komunitas LGBT turut berperan serta di dalamnya


Make sense sih yah. Can you believe it? Timor Leste yang pernah menjadi bagian dari Indonesia sudah mendukung kesetaraan hak untuk LGBT. Ini menurut aku adalah domino efek dari banyaknya negara lain yang menyuarakan dukungan mereka, sehingga negara kecil Timor Leste ikut serta menyuarakan dukungannya. Semoga efeknya jangan terlalu lama yah sampai ke kita

Perdana Mentri Timor Leste,  Rui Maria De Aruajo memberikan dukungannya untuk LGBT









Source of picture : Hatutan Youth Facebook

1 komentar:

  1. Terharu banget bacanya. Negara yang sering kita anggap lebih terbelakang ini justru lebih maju dalam hal hak asasi manusia. Bener-bener membuatku berubah pandangan terhadap timor leste haha. Ngomong-ngomong disana banyak kaum 'beragama' yang sok tau ngga sih?

    BalasHapus