Jumat, 05 Mei 2017

Pesta Orgy yang di gerebek polisi


Satu lagi kejadian kurang menguntungkan untuk komunitas LGBT terjadi di Indonesia. Sebuah acara "orgy bayaran" yang digelar di sebuah hotel di Surabaya digerebek polisi. Dan parahnya lagi dari 14 peserta acara tersebut, 5 nya ternyata adalah HIV+. 14 peserta itu berasal dari sekitar Surabaya dengan rentang usia dari 20 tahun hingga 40 tahun.

Pengelola acara ini adalah seorang pria yang bekerja sebagai penjaga rental playstation yang mengirimkan undangan lewat grup gay di BBM. Setelah tadinya ingin mengadakan pesta ini di Malang, tetapi sepi peminat, akhirnya dia mencoba mengadakan lagi di Surabaya. Dengan menyewa dua buah kamar di sebuah Hotel di Surabaya, dia mengadakan pesta mulai dari hari jumat hingga hari minggu. Dengan membayar dari 50 ribu rupiah hingga 100 ribu rupiah, orang bisa bergabung dalam pesta ini. Bahkan ada promo "bawa 5 gratis 1" untuk mereka yang ingin bergabung secara gratis. Dia juga menyediakan kondom dan pelumas gratis sebagai bagian dari pesta ini

Tetapi pada hari minggunya, nggak jelas dari mana, polisi menggerebek pesta ini dan menahan ke 14 orang yang ikut dalam pesta tersebut. Selain dilakukan tes kesehatan ke mereka yang akhirnya menghasilkan berita bahwa 5 dari mereka adalah HIV+, pihak kepolisian juga melakukan tes kejiwaan untuk mengetahui kondisi kejiwaan mereka. Test yg agak ga perlu sih, karena kondisi kejiwaan mereka yah jelas adalah horny, gegabah dan tidak berpikir panjang pada saat mereka berada di pesta tersebut


Berita seperti ini menjadi pengingat kita sih untuk dua hal penting

1. Kegiatan "nakal" kita yang mungkin memang agak sedikit nakal, tetapi tidak lebih ancur dibanding acara kawin kontrak di puncak, menjadi beban tersendiri untuk komunitas gay di mata masyarakat karena dianggap pria gay yah takunya cuma berbuat mesum. Kalau yg ditemuin adalah anak SMA straight yg orgy, mungkin masyarakat cuma geleng sambil mikir "generasi muda hancur". Kalau yg ketangkep adalah anggota DPR yg lagi berbuat mesum, mereka cuma mikir "orang pemerintahan mesum2". Tetapi ketika pria gay yang ketangkep basah, langsung deh pada mikir " kaum pervert perusak moral bangsa melakukan hal nista yang cuma menjadi kerjaan mereka sehari hari. Memang pantas mereka ditangkap. Dan pantas mereka harus dihindari karena mereka adalah mahluk tidak bermoral"

2. Kegiatan seperti ini sekalipun sering menggoda, tetapi sangat beresiko. Baik dari resiko kesehatan (5 dari 13 HIV+!) dan resiko digerebek seperti ini. Dan memang orgy sering menjadi fantasi orang orang. Tetapi berhati hatilah ketika kamu memutuskan untuk mengikuti kegiatan seperti ini. Terutama yang diadakan oleh orang asing yang tidak kamu kenal baik dan dengan undangan yang kemana mana yang mengundang kecurigaan orang orang.

Sekarang cuma bisa berdoa semoga mereka yang ditangkap bisa kuat dan tabah menghadapi ini. Semoga tidak ada yg menular HIV ke siapapun juga. Dan semoga permasalahan ini bisa terselesaikan dan terlupakan, dan semoga tidak ada kejadian serupa yang terulang lagi di masa depannya yah, karena penggerebekan ini bukan yang pertama kalinya terjadi sih

1 komentar:

  1. Ditunggu ulasan kejadian hari ini min...

    BalasHapus