Jumat, 31 Maret 2017

Beautiful ad on International Transgender Day of Visibility



Ketika banyak iklan yang mengangkat LGBT, biasanya mereka mengangkat pria gay atau wanita lesbian. Tetapi hampir tidak ada yg mengangkat transgender seperti ini.

Dan di tanggal 31 ini, tepat di hari International Transgender Day of Visibility, kebetulan ketemu iklan yang luar biasa ini yang mengangkat cerita transgender di India

I really wish on this day, kita bisa sekali dalam setahun deh, untuk memberikan dukungan kita agar transgender sebagai bagian dari saudara di singkatan LGBT bisa mendapat pengakuan dan perlakuan yang setara dimanapun mereka berada.

Beberapa waktu lalu, pas ke Kuala Lumpur, sempat agak terkejut karena dilayani oleh seorang transgender di foodcourt dan di sebuah hotel kecil dua hari kemudian. Dan masyarakat di sana juga doesnt seem like to make a big deal out of it.

Kebayang ga, bahkan di negara seperti Malaysia yang pemerintahnya sering terlihat dodol dalam berhubungan dengan LGBT, bisa memberikan tempat bagi transgender untuk bekerja di bidang selain salon dan prostitusi.

Kalau di negara kita, boro boro bisa memberikan mereka kesempatan untuk bekerja di tempat umum, atau diangkat ceritanya secara serius dalam sebuah iklan. Yang ada bahkan ketika ada yang secara sukarela membangun pesantren untuk mereka, yang ada malah ditutup akhirnya

Pesantren Waria yang telah ditutup

Yang salah siapa yah? Masyarakat kita yang terlalu berlebihan kah dalam menghadapi transgender? Toh mereka terlihat biasa aja ketika melihat beberapa public figure yang transgender. Atau apakah mereka takut pada mereka? Karena banyak teman yang takut pada transgender kalo merasa kalau ada transgender, mereka pasti dikejar kejar. Agak kegeeran sih. Tapi mereka ini juga yang takut sama cowok gay karena juga merasa takut di kejar.

Bahkan banyak cowok gay yang tidak mau mengakui keberadaan transgender karena dianggap sama sekali tidak sama dengan mereka. Padahal kita adalah saudara dalam perjuangan untuk memperoleh pengakuan dari masyarakat yang kerap memandang kita sebelah mata. Pria gay masih beruntung karena mereka masih bisa berfungsi dalam masyarakat tanpa mendapat gunjingan berlebihan. Tetapi ketika transgender yang mencoba untuk tampil didepan umum? Kerap dia akan langsung disuruh mundur karena dianggap tidak pantas untuk tampil di depan orang banyak sebagai perwakilan ataupun contoh untuk siapapun

Jadi kalau bahkan kita belum bisa duduk santai ngobrol dengan mereka di starbucks seperti teman nongkong kita lain, tp paling ga mari mulai untuk mau mengerti perjuangan mereka dalam mendapatkan posisi yang pantas di masyarakat dan juga belajar untuk menerima mereka sebagai manusia utuh yang juga memiliki harapan dan mimpi untuk kehidupan yang lebih baik

5 komentar:

  1. Di Indonesia sih kayanya sekedar menjadi diri sendiri (sebagai gay) dengan damai tanpa ada tekanan dari kaum 'religius' dan masyarakat saja kayanya udah susah min... Selama mereka masih memegang teguh interpretasi homophobic mereka mengenai kitab dan Tuhan dan LGBT kayanya akan sangat sulit min. Haha. Berbeda dengan para teologis dan scholar open-minded yang berpendapat bahwa agama dan LGBT itu kompatibel setelah mengkaji ulang kitab dan sejarah.
    Still a long way to go for marriage equality, especially because of the f*cking politics and hypocrites, but don't give up lol

    BalasHapus
    Balasan
    1. it wont be easy. But it's not impossible

      Hapus
  2. Baru liat n nonton videonya, argh bagus banget!
    Karna semua orang berhak untuk hidup dan diperlakukan layaknya manusia, ga peduli apapun pilihan hidup dy, selama masih ada kasih sayang dalam diri masing2 :).

    Thanks min

    BalasHapus
    Balasan
    1. yup, semua manusia itu dilahirkan dengan hak yg sama untuk mendapatkan kehidupan yang layak, apapun orientasi seksualnya

      Hapus
  3. Bagus banget min huhuhu

    BalasHapus