Senin, 02 Januari 2017

Sertifikat resmi untuk pasangan sesama jenis di Taiwan dan jepang


Di tengah keriuhan mengenai perjuangan untuk menlegalkan pernikahan sesama jenis di taiwan, sebenarnya diam diam Taipei sebagai ibukota Taiwan telah mengeluarkan pendaftaran untuk sejenis sertifikat partnership bagi pasangan gay.  Memang sih setelah mendaftar, pasangan gay tidak serta merta mendapatkan semua hak yang sama seperti pasangan straight yang menikah. Tetapi paling tidak setelah mendaftar sebagai pasangan resmi, pasangan gay bisa saling mendukung untuk kepentingan medis misalnya ketika salah satu sakit, dan yang lain bisa membantu membuat keputusan ataupun menemani karena dianggap sebagai pasangan resmi terdaftar. Ini sering menjadi masalah untuk pasangan gay karena biasanya yang diperbolehkan hanya keluarga inti atau pasangan suami/istri.

Taipei sendiri adalah kota kedua setelah Kaoshiong yang memperbolehkan pendaftaran resmi untuk pasangan resmi seperti ini. Setelah Taipei, Taichung juga akan menyusul sebagai kota ketika yang meresmikan ini.

Bentuk suratnya juga yang semula berbentuk surat A4, sekarang dirubah menjadi kartu yang dapat di simpan dengan dompet sehingga bisa dibawa kemana mana. Namanya juga situasi darurat medis kan sering tidak bisa ditebak kapan diperlukan.

Pasangan sesama jenis di Jepang yang mendapat sertifikat resmi yang mendukung mereka sebagai pasangan resmi

Selain Taiwan, beberapa kota di Jepang juga sudah mengeluarkan pendaftaran untuk sertifikat serupa di beberapa kota seperti Shibuya, Iga, Setagaya dan Sapporo. Sepertinya akan menjadi semacam perlombaan yah untuk kedua negara ini siapa yang akan pertama kali benar benar mendukung kesamaan rata hak untuk pasangan gay seutuhnya di negara masing masing.

Semoga di tahun 2017 ini semakin banyak yah bentuk dukungan untuk komunitas LGBT di berbagai penjuru dunia

2 komentar:

  1. Ngga tau sih kalau Taiwan, tapi kayaknya Jepang masih butuh waktu yg lumayan lama buat melegalkan pernikahan sesama jenis. Walaupun terlihat berpemikiran terbuka, namun banyak org jepang yg masih berpemikiran kolot.
    Mereka fine2 aja sama komunitas LGBTQ asal jangan ada orang di dekat kehidupan mereka yg kyk gitu. Bagi mereka LGBTQ hanya ada dalam TV dan untuk hiburan semata.

    BalasHapus
    Balasan
    1. temen aku yg gay dari jepang juga bilang gitu sih. Cuma skrg generasi mudanya dah lebih terbuka. Cuma krn mereka sangat menaruh hormat pada generasi tua, mereka ga mau ngusik generasi tuanya dengan hal hal semacam itu dulu. They keep it for themselves aja sih katanya

      Hapus