Rabu, 18 Januari 2017

Pity Sex


Pity Sex adalah hubungan seks yang dilakukan dengan latar belakang rasa kasian. Ayo ngaku siapa yang pernah melakukan atau mungkin mendapatkannya.

Terdengar agak gak menyenangkan yah sebenarnya pity sex itu. Ketika seharusnya seks itu dilakukan atas dasar ketertarikan baik atas nama cinta atau nama nafsu, ini malah terjadi karena dasar ketidak tegaan. Mungkin sih di pihak yang mendapat belas kasihan berubah tubuh telanjang akan menjadi seperti berkah. Tetapi untuk satu orang lagi yang merasa memberikan tubuhnya atas dasar kasian mungkin akan terasa seperti charity, atau kepaksa atau kombinasi antara keduanya. Sekalipun mungkin sebagian orang merasa pity orgasm is still an orgasm.

Tapi good orgams akan membuat kita tersenyum dan ingin mengulangi lagi kapan kapan atau sekedar mengucapkan terima kasih. Sedangkan pity orgasm mungkin akan lebih seperti "udah dapat kan? nah boleh kan aku buruan mandi sendirian biar bisa sambil menyesali semua ini"

Ada beberapa skenario sih yang mungkin terjadi. Coba kita hitung berapa persen kadar "pity" dalam seks

Cerita 1 : Amal untuk mereka yang tak mampu
Johny ngobrol dengan Deni di Grindr, dan mereka nyambung banget ngobrolnya sekalipun belum tukeran foto sama sekali.  Ketika akhirnya mereka tukeran foto, ternyata Deni itu terlihat sangat biasa untuk Johny yg punya standar cukup tinggi biasanya. Tetapi karena mereka mempunyai minat yg sama dan percakapan berlangsung seru, Johny memutuskan setuju atas ajakan Deni untuk ketemuan. pas ketemuan, ternyata Deni terlihat jauh berbeda dengan fotonya yang membuatnya semakin jauh dari standar Johny.

Trus Deni cerita bagaimana cowok cowok grindr nggak pernah mau ketika diajak ketemuan, apalagi untuk ML. Akhirnya karena rasa kasian, Johny mengajak Deni untuk ke kosnya dan tidur dengannya. Johny tidak menikmati ML nya sama sekali karena dia merasa dia melakukan itu hanya untuk Deni. Tetapi dia merasa dia telah memberikan kesempatan kepada Deni untuk ML dengan seseorang seperti dirinya, seseorang yang tidak akan pernah mungkin tertarik secara fisik ke Deni, sekalipun hanya untuk sekali saja.

Cerita 2 : Sekali saja balas budinya 
Carlo sudah sangat sering terang-terangan mengaku kepada kenny bahwa dia suka Kenny. Dia sering memberi Kenny berbagai hadiah hadiah kecil dan kerap mengatakan bahwa dia akan menunggu kapanpun hingga Kenny siap menerimanya. Sekalipun Kenny sering menolak hadiah-hadiah tersebut, tetapi dia beberapa kali "terpaksa" menerima hadiah-hadiah mewah tersebut.

Sehingga suatu hari ketika Carlo sedih karena salah satu partner bisnisnya melarikan uang dari usaha bersama mereka dan dia curhat kepada kenny. Ketika Kenny menghibur Carlo di apartemennya, Carlo mencoba mencium Kenny. Kenny yang tau bahwa Carlo sedang sedih tidak tega untuk menolak ciuman Carlo. Sehingga ketika Carlo mencoba melangkah lebih jauh, dia hanya pasrah dan berharap seks bisa menghibur Carlo yang sedang sedih, dan itu menjadi semacam balas budi dia untuk Carlo sudah begitu baik kepadanya akhir akhir ini

Cerita 3 : Penghiburan yang terlupakan
Sebenarnya sudah lama Adam ingin putus dengan Adrian karena Adam merasa mereka sudah tidak ada perasaan apa apa di antara mereka. Dia tahu bahwa Adrian sebenarnya juga merasakan itu. Ketika suatu hari Adam memutuskan untuk memberitahukan pada Adam bahwa dia ingin mengakhiri hubungan mereka, Adrian memberitahukan Adam bahwa dia dipecat dari kantornya karena ada perampingan organisasi di kantornya. Adam yang tahu betapa Adrian bangga akan pekerjaannya selama ini langsung tidak tega memberitahukan keinginannya untuk putus dengan Adrian. Untuk menghibur Adrian yang sedang down, Adam memberikan usaha terbaiknya untuk Adrian dalam bentuk sesi ML terhot dan terseksi yang telah lama tidak mereka lakukan

3 komentar:

  1. Pernah hampir ngerasain yg nomer satu. Kita kenal di facebook. Singkat cerita kita nyambung satu sama lain, tapi komunikasi kita nggak pernah keluar dr fb. Smp suatu hari ajakan nonton pun datang. Di luar dugaan pas ketemu kita berdua kayak langit dam bumi. Awalnya gue terkejut gimana bisa cowok seperti dia bisa ada di facebook yang notabene tempat orang2 hopeless macam gue. Tapi dia, udah karir bagus, ganteng, body atletis, masih juga berselancar di dunia maya buat cari "teman" dengan ketidak nyamanan kami atas dasar fisik, akhirnya obrolan seru selama di fb itu jadi menguap. Gue sadar diri, dan dia seolah2 berusaha bersikap sewajarnya. Tapi tetep aja nggak bisa. Akhirnya gue yg tahu diri menjauh dan ilang gitu aja, dan dia juga nggak berusaha buat in touch lagi. So well here we are... disapear.

    BalasHapus
  2. Gw udah ngalamin semuanya...dan gw ga mau nyeselin yg udah di lakuin, bagian dari perjalanan hidup

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus