Senin, 31 Oktober 2016

Taiwan mungkin menjadi negara pertama di Asia untuk pernikahan sesama jenis


Taiwan memiliki kemungkinan sangat besar untuk menjadi negara pertama di asia yang meresmikan pernikahan sesama jenis setelah seorang profesor gay bunuh diri. Profesor yang bernama Jacques Picoux yang berasal dari Prancis loncat dari apartemennya di lantai 10 karena depresi sejak meninggalnya Tseng Ching-Chao, partnernya  selama 35 tahun di Taiwan.

Karena tidak adanya ikatan hukum antara mereka berdua, sehingga Jacques tidak diperbolehkan untuk terlibat dalam pengambilan keputusan di saat-saat terakhir kekasihnya. Dan setelah kekasihnya meninggal, dia juga baru mengetahui bahwa dia tidak memiliki hak sama sekali atas apartemen yang telah mereka tinggali bersama selama ini

Meninggalnya Jacques ini menjadi salah satu penggerak komunitas LGBT Taiwan yang melakukan Gay pride di tanggal 29 Oktober untuk mendesak pemerintahan mereka yang telah berjanji untuk meningkatkan kualitas kehidupan komunitas LGBT pada saat kampanyenya.

Dan akhirnya memang karena meninggalnya sang profesor dan kekasihnya yang membuat pemerintah Taiwan mulai merancang undang-undang yang dianggap dapat merubah kondisi kehidupan komunitas LGBT di Taiwan

Apakah rancangan undang-undang ini akan juga memasukan kesetaraan hak untuk pasangan sesama jenis menikah secara resmi? Banyak orang berharap seperti itu sih. Tetapi apapun hasilnya, yang jelas itu akan membuat komunitas LGBT di Taiwan akan mendapat penghidupan lebih baik

1 komentar:

  1. Dan kita berada di sini https://twitter.com/kuchuls/status/796661623133970432

    BalasHapus