Kamis, 20 Oktober 2016

Presiden Jokowi tentang LGBT


Presiden kita terlihat seperti orang yang menyenangkan dan baik. Dan juga type org yang kalau menghadapi komunitas LGBT, dia tidak akan bereaksi berlebihan. Dia sepertinya akan tetap menjaga sikap dan akan mencoba untuk mengerti

Tetapi sayangnya banyak timnya yang sepertinya tidak seperti itu. Omongan asal tentang LGBT beberapa keluar dari anggota kabinetnya maupun bagian dari tim pemerintahannya. Dan dengan semakin memanasnya situasi mengenai LGBT di negara ini, akan sangat menyenangkan tentunya apabila sang presiden mau memberikan sepatah dua patah dukungan walaupun topik LGBT itu sangat sensitif untuk seseorang dengan tanggung jawab sebesar dia

Kutipan dari BBC Indonesia :

"Di Indonesia tidak ada diskriminasi untuk minoritas, baik yang terkait dengan etnis, dengan agama semuanya akan diberikan perlindungan, tapi Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia yang mempunyai norma-norma agama, itulah yang harus orang ingat, dan orang harus tahu mengenai itu, bahwa kita mempunyai norma-norma," katanya.

Tatkala ditanyakan apakah homoseksualitas akan dipidanakan di indonesia seperti yang sekarang sedang diusahakan oleh beberapa kalangan di Mahkamah Konstitusi, ia menegaskan tidak perlu melakukan perubahan terhadap hukum yang ada terkait itu. Dan jika ada kalangan minoritas yang terancam, katanya, polisi harus melindungi.

"Polisi harus bertindak. Tidak boleh ada diskriminasi terhadap siapa pun," tandasnya lagi. Namun ia menambahkan bahwa, "masyarakat Indonesia mempunyai budaya, mempunyai norma- norma, dan di Indonesia, keyakinan (umum) memang tidak memperbolehkan itu, Islam tidak memperbolehkan itu."


Sekalipun beliau tidak menyebut secara langsung kata LGBT, tetapi menurutnya tidak perlu ada perubahan hukum, dan polisi harus bisa melindungi karena tidak boleh ada diskriminasi terhadap siapapun

For me, its good enough for my president to assure me in that way. Ga perlu kok dia sampai mengirim pembunuh bayaran seperti presiden Philippine atau sampai melegalkan pernikahan sejenis seperti yg dilakukan obama. Tetapi untuk kondisi saat ini, yang dikatakan oleh presiden kita itu sudah cukup menenangkan hati kok

Terima kasih Pak presiden

7 komentar:

  1. Pernah baca di internet. GA tau bener APA ga
    Kalo dulu jokowi pernah di panggil joko klemer waktu kecil, soalnya main nya sama perempuan (saudaranya 3 perempuan semua).
    Iya menurutku itu statement nya udah bagus bgt. Aman lah

    BalasHapus
    Balasan
    1. oh yah? belum pernah dgrnya. Tp kebayang banget kalo presiden kita dulu pernah jadi korban bully sih

      Hapus
  2. Nurut gw, ini statement diplomatis yg ga mencerminkan pendapat pribadi PakPres. Mungkin aja dia bigot, gada yg bisa tau.

    Soalnya apa? Rekan2 wajib ingat bahwa baru2 ini Sekjen PBB Ban Ki-Moon mencanangkan gerakan anti homofobia, yg melindungi hak dan kewajiban komunitas LGBT. Artinya, kalo sampe PakPres sbagai kepala negara terang2an menyatakan kegaksukaannya terhadap LGBT, otomatis bakal terancam kena sangsi berat.

    Yg perlu diacungi jempol si, sikapnya anti kekerasan dan perlindungan terhadap minoritas. Kalo itu kayanya tulus. Soalnya yg paling penting buat negara ini, bukan UU utk membebaskan LGBT, tapi justru UU Anti Bullying dan Anti Kekerasan terhadap Minoritas apapun.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Btw, bukan PakPres yg bisa kena sangsi lo, tapi justru NEGARA. Ini yg banyak org di pemerintahan kaga ngarti. Soalny banyak yg 'naek' karena dikatrol duit si, bukan karna emg panggilan jd pemimpin.

      Btw, Blued masih suka muncul tuh iklannya. Kayanya ban-nya udah bener2 dibatalin deh. Kalo satu App diblock hanya karena dikunjungi minoritas, kan bisa dibilang diskriminasi jg? Hehehe

      Hapus
    2. oh yah? dah ga pernah liat lagi sih iklannya. Hebat banget lobbynya ampe dibatalin bannednya

      Hapus
  3. Sekali lagi,, yg bisa merusak citra seseorang adalah orang itu sendiri,,, maka bijak2lah bersikap,, pandai2lah membawa diri,, ,

    BalasHapus