Rabu, 21 September 2016

Kisah Nader dan Omar dari Syria


Lewat Buzzfeed kita menemukan kisah dua pria gay dari Syria yang menjadi pengungsi sambil tetap berusaha mempertahankan kebersamaan mereka.

Nader dan Omar adalah dua pria gay dari Syria yang bertemu di sebuah gay club di Turki. Mereka bertunangan di perayaan ulang tahun Omar
Mereka berdua sama sama mengajukan suaka politik ke Norwegia. Dan permintaan Suaka Nader dikabulkan sehingga dia akan berangkat ke Norwegia meninggalkan tunangannya
Permintaan suaka Omar sendiri belum ada kabarnya sehingga dia harus tetap tinggal di Turki sambil berharap permintaan suakanya akan dikabulkan
Nader sendiri beerangkat dengan dipenuhi dengan berbagai perasaan karena harus meninggalkan tunangannya, keluarganya dan teman temannya
Andaikata mereka adalah pasangan straight yg menikah, Omar pasti bisa ikut Nader ke Norwegia sebagai pasangan resminya. Tetapi karena mereka tidak bisa menikah, mereka harus mengajukan permintaan suaka sendiri-sendiri
6 bulan berlalu, Nader di Norwegia dan Omar di Tukri masih terus berkomunikasi tanpa kepastian kapan mereka bisa bertemu kembali kali permintaan suaka Omar belum ada kabarnya juga sampai sekarang
Sampai suatu hari, berita gembira itu tiba. Permintaan suaka Omar akhirnya dikabulkan oleh pemerintahan Norwegia
Nader yang bergembira, langsung membereskan apartemennya untuk menyambut kedatangan tunangannya
Dan pada hari kedatangan, Nader dengan setangkai mawar merah bersiap menyambut Omar
Nader yang sedang bergembira, tidak malu-malu berbagi kisahnya dengan siapapun yang dijumpainya di bandara
Dan akhirnya setelah berbulan-bulan, akhirnya mereka bertemu kembali. Senyum kebahagiaan dan perasaan lega yang rasanya tidak dapat terlukiskan dengan kata-kata

Dan akhirnya ketika mereka tiba di apartemen, ada kejutan yang telah menanti Omar
Di lantai apartemen, Nader telah mempersiapkan rangkaian lilin berbentuk hati dan inisial mereka berdua
Omar sendiri meninggalkan Turki hanya dengan beberapa barang di kopernya, antara lain sendal pink dengan boneka penis, bendera pelangi, celana dalam seksi, baju transparan untuk belly dancing sebagai bagian dari identitasnya sebagai gay, dan juga Qur'an dan sajadah sebagai bagian dari identitasnya sebagai seorang muslim
Akhirnya pasangan ini bisa berbahagia karena akhirnya mereka bisa bersatu dan menjalin kisah mereka di negara yang bisa melindungi mereka sepenuhnya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar