Senin, 19 September 2016

Grindr, Blued and Boyahoy is (not yet) blocked


Jadi udah confirm yah, menkominfo akan blokir Grindr, Blued dan Boyahoy. Sampai hari ini setelah berapa hari pengumumannya, akses ke Grindr dan Blued masih baik baik aja sih. Akses ke Boyahoy? Ga terlalu niat untuk ngecek.

Tetapi sepertinya itu cuma masalah waktu. Tunggu si menkominfonya sadar bahwa ternyata bahwa sekalipun sudah diumumkan, tetapi Grindr masih merajalela. Kalau sudah sadar mungkin baru dia akan blokir.

Sebenarnya banyak perdebatan tentang dampak dari diblokirnya Grindr dan teman temannya di kemudian hari. Di satu sisi sebagian besar dari kita akan kehilangan sarana untuk berkenalan secara random dengan stranger yang kadang hanya dikenali dari foto dada dan perutnya. Media kilat untuk mencari mereka yang memiliki niat serupa dengan kita untuk melakukan olahraga bersama dan tidak saling kenal di kemudian hari. Di sisi lain ada sebagian juga yang merasa ada baiknya juga mungkin Grindr dan teman temannya di tutup karena mereka telah membuat kita semua melupakan romantisme dalam berkenalan dan menggantikannya dengan cairan keringat dan sperma yang langsung dilap dan berakhir di tong sampah tanpa bertukar nama.

Tetapi di jaman teknologi seperti ini, Grindr maupun blued hanya sebuah inistiatif software yang memiliki banyak nama. Tutup satu, pasti akan tumbuh seribu. Mungkin ga seribu sih, tp yang jelas akan selalu ada penggantinya. Itu adalah bentuk modifikasi dunia modern terhadap cara orang berinteraksi.

Jadi, untuk sekarang enjoy while it last. Enjoy while our minister forget about us. Tetapi kalau sudah tiba waktunya, silahkan say goodbye dengan pria pria thailand, vietnam maupun Indonesia yang hobi berlive ria di Blued. Silahkan say goodbye juga pada dada-dada tak bertuan di Grindr. Tapi jangan khawatir, ada banyak cara untuk berkenalan dengan orang lain untuk tujuan apapun. Teknologi selalu siap menciptakan sesuatu untuk membantu. Dan kalau ga nemu pengganti yang senyaman Grindr atau Blued, yah ga ada salahnya juga buka mata lebar lebar dan tebarkan senyum kepada orang yang berada di sekeliling kamu

4 komentar:

  1. perpagi ini, pakai provider merah ngga bisa conncet grindr
    coba re install sama aja
    data seluler HSDPA ga masalah padahal :'3

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. kayaknya blued juga kena :") wifi pun tak membantu hahaha

      Hapus
  2. 2 teori:
    - Proses blokir butuh waktu lama, soalny birokrasi di Indo bertele2. Implementasi blokir jg ga serentak di semua provider, kasusnya satu persatu. Beberapa situs torent kasusnya macem gini soalnya.
    - Ini cuma gertakan Menkominfo ama MUI, skedar face value supaya jadi headline di media massa. Kalo udh gitu kan masyarakat yg komplain jg jd diem, padahal mungkin mereka sendiri cuek2 bebek di belakang layar. Itu fakta kerjanya politik, manis2 di depan kagatau aslinya di belakang. Lagian, udah pasti banyak petinggi di dua instansi itu yg jg make App2 ini kok. Mereka jd dirugikan jg kan kalo diblokir abis.

    BalasHapus