Selasa, 13 September 2016

Apa yang terjadi dengan kita sekarang?


Baca berita-berita ini sebenarnya sudah dari kemarin. Tetapi males banget untuk menulisnya karena lagi lagi harus menuliskan berita berita buruk untuk kita.

Masih inget awal tahun kemarin ketika heboh soal LGBT yg mengakibatkan semua orang heboh ga jelas soal LGBT di online akibat beberapa artis yang tertangkap melakukan "hap-hap"? Setelah kita semua berusaha untuk berdiam diri membaca semua cercaan dan membiarkan tren baru menggulung percakapan tersebut ke topik kekinian berikutnya, akhirnya kalau ga salah topik soal pengumpulan KTP Ahok membuat orang lupa akan berita mengenai LGBT

Tetapi kini kembali kita sepertinya akan menjadi pembicaraan hangat. Di mulai dari Bareskrim yg menangkap jaringan prostitusi gay di puncak yang katanya bernama komunitas brondong dan punya sampai 148 brondong dalam asuhannya yang siap "dijual" ke pengunjung puncak. Dari 148 brondong tersebut, ditemukan ada 27 orang yang berusia 13-17 tahun. Sang pengasuh berinisial AR sebelumnya sudah pernah dipenjara untuk urusan prostitusi. Dan sedihnya, dia juga pernah bekerja sebagai konseler di salah satu NGO yang fokus di HIV. Salah satu alat penjualannya adalah aplikasi online yg menampilkan foto vulgar para brondong tersebut.

Sebenarnya sebelum itu, sejak pertengahan awal tahun, sudah dimulai perundingan untuk UU anti LGBT yang mengarah ke kriminalisasi LGBT.


Selain itu di tengah kerusuhan ini, Blued perusahaan gay apps asal cina asal pasang iklan di mana mana dengan menggunakan gambar dan kata kata yang vulgar sehingga bukan hanya pria gay saja yang melihat iklan tersebut. Banyak pria pria straight yang diperlihatkan iklan Blued juga di akun sosial media sehingga semakin memanaskan suasana yang seolah olah memperlihatkan bahwa gay itu berusaha menconvert pria pria straight. Ga jelas deh muncul ga tuh iklannya di handphone anak anak di bawah umur


Dan update terbaru, perpanjangan dari semua kehebohan ini, 18 aplikasi Gay termasuk Grindr dan kawan kawannya dipermasalahkan sebagai alat untuk para gay melakukan prostitusi anak di bawah umur oleh si tolol dari komunitas brondong di Bogor tersebut. Selain itu organisasi Muhammadiyah juga telah meminta Grindr diblokir karena merusak moral bangsa.  Dan bareskrim yg ga tau bagaimana bisa menemukan sampai 18 aplikasi ini memberikan tugas kepada menkoninfo yang akan membahas pada hari Rabu 14 September 2016, apakah ke 18 aplikasi ini perlu diblokir atau nggak.

Kalau mereka buka aplikasinya dan melihat isinya setengah lebih adalah foto tanpa kepala topless dan nama nama seperti "masssage ++" atau "pengen kontol" yah sepertinya siap siap aja kita semua kembali ke jaman MIRC untuk mencari kenalan online. Atau yah bisa pakai tinder. Atau yah pakai VPN bayaran.

Tp no matter what, it's not good time for us. Sementara hebohnya masih di kalangan jurnalis dan politikus yang memang selalu aktif mencari isu isu menjelang musim pemilihan. Hebohnya ini belum turun ke kalangan ibu2 dan netizen yang hobi komen tanpa mikir.

Stay strong everybody

29 komentar:

  1. gara gara kriminal 1-2 orang jadi nyebar kemana - mana
    solusi:
    cari duit yang banyak pindah ke luar negri yang gay friendly...hahaha

    BalasHapus
  2. hhmm....mereka blom tahu aja kalo banyak anggota aparat atau men in unuform yg menggunakan aplikasi itu jg. kalo tahu pasti lebih heboh lagi.

    BalasHapus
  3. hhmm....mereka blom tahu aja kalo banyak anggota aparat atau men in uniform yg menggunakan aplikasi itu jg. kalo tahu pasti lebih heboh lagi.

    BalasHapus
  4. Parah bgt emang, makin keliatan kan seberapa banyak homophobes di indonesia, dan yg bikin kesel kita dituduh "converting" cowok2 yg denial diluaran sana, ini kata sebuah yayasan yg fungsinya kayak conversion theraphy waktu ngasih testimoni di MK kmrn

    BalasHapus
  5. bisa dimaklumi wacana yang kaya ginian karena negara ini emang penuh ama orang2 munafik dan hipokrit termasuk yang duduk di jejeran kursi DPR MPR itu. liat aja kelakuan guru spritual artis yang sekarang ditangkap karena kasus narkoba. kepingin ketawa liatnya juga. lah giliran segelintir oknum LGBT punya salah dihujatnya mati2an bahkan merembet hingga kemana2.jadi cukup dimaklumi gays disini pada ragu2 untuk come out.

    BalasHapus
  6. tidak susah Bareskrim menemukan aplikasi ginian. tinggal masuk play store ketik gay aja sudah keluar tuh semua aplikasi gay chat & meet semuanya.

    BalasHapus
  7. males deh baca dan denger comment2 orang2 sok tau di luaran sana yang selalu menyamaratakan gay itu mahluk abnormal yang bisa menularkan ke-gayannya kepada pria2 normal di luaran sana. jadi teringat masa kecil dulu dimana paman bibi dan orang tua teman2 yang melarang anak2 laki mereka bermain dekat dengan gua yang "berbeda" karena dianggap bisa menular. dulu waktu kecil suka bingung dan sangat sedih kalau orang berkata gitu apalagi ayah yang ternyata sama seperti orang lainnya tdk pernah memberikan toleransinya dan selalu menolak anaknya. tapi sekarang mah EGP deh.. :) sekarang ini menjadi gay harus merasa bangga karena kita ini survivor yang berhasil melalui tahapan2 kelam menyedihkan hingga merasa tak berharga dalam hidup ini termasuk melawan kesunyian seorang diri & melawan keinginan untuk mati....trust me if We are all survivors in this world ( like mutan in X-Men )

    BalasHapus
    Balasan
    1. Inspiring bgt..

      Hapus
    2. Inspiring stories, In the end just bitterness and suffering that will make us to be strong in this life.

      Hapus
    3. Bkin baper.. Life story gw jg hmpr sama.. Pdhl aplksi ne slh1 yg bs ngilangin kesepian gw.. At least wlw cm chat y.. Drpd nyari2 or nebak2 di fb or ig,klo gtu skalian aja smua socmed di blokir lbh parah bigo.. Otakny pd sempit y.. Ktny negara demokrasi.. Brti klo gtu mesti ganti jd negara otoriter aja skalian.sdg orientasi sex sndri gbs tuk di paksakan.perbaiki deh sistem sex education.. Slg memahami..slg menghormati. Didik anak2 muda buat stay positive jd wlw gay tetap positive n bs berkarya hebat

      Hapus
  8. Yang perlu orang di luar sana garis bawah itu harusnya kriminalnya bukan orientasi seksual nya
    tindakan kriminal bisa dilakukan oleh siapapun tanpa harus melihat background ataupun orientasi seks pelaku tindakan kriminal, kasus diluar sana yang dilakukan oleh para gay tolol itu juga dilakukan sama para STRAIGHT ,cuma kadang media massa kita yang kurang PINTAR dalam bikin konten beritanya dan juga MINDSET penduduk di sini yang masih sempit .. kalupun memang 1-2 orang yang salah ya 1-2 orang itu aja yang ditindak hukum jangan menyamaratakan semua gay kalo mau begitu sekalian aja jangan pake komputer karena asal muasal komputer juga dari seorang gay = Alan Turing.. :D

    BalasHapus
  9. Udah ketebak sih bakalan kyk gini, semenjak kasus prostitusi anak di mana headline berita selalu nulis "prostitusi kaum gay". Habis dah orang2 fokus ke "kaum gay".
    Mau gak mau sekarang ngumpet2 dulu... ��

    BalasHapus
  10. Gak ngebayang kita kembali ke zama jahiliyah ketika harus cari teman lewat mirc atau facebook atau twitter .. Udah enak ada aplikasi ini yang serba instan.
    Ini beneran kita gak bisa ngelakuin apa apa ya? minta bantuan LSM asing atau apa gitu?

    BalasHapus
  11. kebayang deh kalau anggota Muhamadiyah, FPI, Bareskrim, Menkoninfo, jajaran CyberBlocker membuka online Grindr dan sejenisnya. mata mereka pasti membelalak lebar2 menemukan pose2 topless atau half topless dengan gaya mengkangkang, nungging, diiringi barisan kata2 jorok mengundang atau ajakan nge- Fuck. duh....apalagi mereka menemukan banyak anak ABG didalamnya. Mungkin mereka semua berpikir kaum gays otaknya hanya nge-sex atau fun melulu yang menyebabkan penularan berbagai PMS or STD.

    BalasHapus
  12. Apa gw aja disini yang merasa akan lebih baik grindr, jackd dsb ditutup saja. Karena gw ngerasa grindr, jackd dkk tidak membuat kehidupan gw sebagai gay jauh lebih baik. Kesel lihatnya foto2 topless yg celananya hampir melorot dengan kata2 berbau sex, bukannya munafik tapi please lah apakah hal2 seperti itu harus banget dipublish?. Selain itu, gw jadi lebih tidak menghargai gimana rasana mencari the one special dan selalu tidak fokus dengan proses PDKT karena selalu banyak godaan dari grindr. Gw setuju juga aplikasi itu jadi media penghubung untuk memuaskan sex dan sex bebas karena memang kenyataannya begitu, dan gw sangat menentang yang namana sex bebas karena apapun alasannya itu bukan hal yang baik.. atau mungkin ini semua efek dari tidak dilegalkannya penikahan sejenis dan banyak kaum homophobia di Indo, IDK.... buktinya gw lihat gay2 US di grindr walaupun sudah dilegalkan dan semakinnya banyak rakyat yang pro LGBT tetap saja banyak yang mencari "fun", ya memang orang2 idiot yg sepeti itu memang akan ada sampai kapanpun...oh iya apa yg gw alami diatas bukan cuma gw aja yang ngerasain, teman-teman gw juga merasakan hal yang sama.hmmmm complicated ya!??... ini cuma pendapat gw aja sih, bukan cari musuh atau ngajak debat... peace!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yup memang di manapun juga maen grindr jackd & gay chat apps rata2 seperti itu kenyataannya. Nice comment btw....

      Hapus
    2. Aggree....maen grindr jackd blued hornet dan kawan2nya emang ajang sex bebas dan penularan STD. banyak teman aku yang berobat ke dokter kulit kelamin akibat penularan penyakit menular sexual setelah fun dan have sex dari kencan2nya yang di dapat dari aplikasi itu. Muka ganteng fisik bagus memikat belom tentu jaminan bersih. So beaware & always safe guys. We never know...

      Hapus
  13. Hari ini ini resmi tiga aplikasi Gay di blokir menkomfindo yaitu grindr, blued, boy ahoy

    BalasHapus
  14. Hari ini ini resmi tiga aplikasi Gay di blokir menkomfindo yaitu grindr, blued, boy ahoy

    BalasHapus
  15. akan selalu ada cara lain selain grindr dan semacamnya.. medsos baru pasti bermunculan..

    BalasHapus
  16. sebenernya ngga ada salahnya sama gay app itu.. namanya aja gay app yang memang di desain untuk gay chat yang memang ngga akan pernah sesuai untuk untuk para straight people.. banyak kasus straight di bunuh gara2 kenal di FB dll..ngga sampe blokir FB nah giliran 1-2 kasus kaya gini itu gay app langsung mau di blokir memang apa yang salah kalo cuma buat ngobrol sama kenalan.. ya kalo tindak kejahatan nya ya di proses aja tapi ngga usah sampe bawa2 gay app lah.. hidup kami udah ribet di bikin ribet lagi

    BalasHapus
  17. iya sih tdk munafik juga karena aplikasi semacam grindr dan teman2nya cuma ajang cari fun & have sex doang. susah rasanya cari cinta dan teman sejati dari situ. Gampangnya dapat ONS dan fucking buddies dari situ emang membuat orang merasa tidak mementingkan cinta lagi karena kepuasan tubuh mudah didapat dari situ. Yang nyebelin sih dari aplikasi itu ada sebagian orang yang berkelakuan bak diva dan seenaknya menghina menyepelekan orang yang di rasa bukan tipenya dan berada di bawah standardnya. Yah walau ditutup juga tetap aja selalu ada cara lain untuk dapat kenalan. Cuma rasanya pemerintah dan jajaran masyarakat yang mengatasnamakan agama bereaksi secara berlebihan. Seperti pendapat diatas yah benar yang harus ditindakpidanakan itu yah yang berbuat criminal. Hanya dengan karena orang itu Gay, semua Gay dilabeli dan disamaratakan sebagai pelaku criminal. Please deh...mindset sempit dari organisasi2 masyarakat yang selalu mengatasnamakan agama harusnya belajar tuh dari agama lain seperti agama yang dianut mayoritas masyarakat Thailand Taiwan tuh yang jauh lebih bertoleransi dan merangkul kpd LGBT.

    BalasHapus
  18. Bersyukur bgt kasus ini bisa terungkap. Kasihan aja anak2 di bawah umur itu diperalat dan dirusak masa depannya. Semoga praktek2 seperti ini (yang melibatkan anak2 dibawah umur, dan yang paling parah pedofilia) semakin banyak diungkap yang berwajib. Klo pun posisi saya sebagai gay semakin dikucilkan di mata masyarakat, saya rela.. Yg penting jangan ada prositusi anak..

    BalasHapus
  19. Gay ditakdirkan lebih kuat dari hetero, karena dengan keadaan kita yang berbeda, sejak kecil sudah dikondisikan berfikir lebih kritis dari hetero. Namun apabila kondisi gay dikategorikan sebagai suatu tindakan kriminal, maka kehidupan akan lebih berat. Gw berfikir, apakah ketika ada anak2 dibawah umur sesama jenis ciuman akan dihukum ?

    BalasHapus
  20. Lama gak baca blog ini.. Jauh juga ketinggalan,, well,, yg bisa merusak suatu kaum HANYA KAUM ITU SENDIRI...

    BalasHapus