Selasa, 24 Mei 2016

Pasangan gay yg ingin menikahkan 100 pasangan gay lainnya di Cina


Cina seperti kita tahu adalah negara yg keras terhadap gay. Memang sih mereka ga sampai berburu gay untuk di cukur botak. Tetapi sudah banyak yg menjadi korban seperti Guo Hai dan Luo Yin yang tidak akan pernah bersatu lagi karena pemerintahannya mereka


Hu Ming Liang (37) dan Su Wen Lin (27) adalah pasangan gay di Cina yang mencoba merubah itu. Pertama di bulan April mereka mencoba mendaftarkan pernikahan ke catatan sipil dengan sengaja sekalipun mereka tahu mereka pasti akan ditolak. Dan ketika mereka di tolak oleh petugas catatan sipil, mereka membawa hal tersebut ke pengadilan untuk mempertanyakan keputusan itu karena menurut mereka tidak ada kejelasan bahwa pernikahan di dalam undang undang cina harus antara pria dan wanita. Sekalipun mereka kalah di pengadilan, tetapi mereka mendapat yg mereka incar, yaitu pemberitaan mengenai hal ini dan membuat orang-orang mepertanyakan itu


Dan di tanggal 18 Mei kemarin, pasangan ini kembali menjadi bahan berita di Cina karena mereka mengadakan pesta pernikahan di Changsa, Provinsi Hunan. Di acara tersebut mereka melakukan pertukaran cincin sebagaimana layaknya pasangan straight di pernikahan di Cina. Sekalipun tanpa kekuatan hukum, mereka tetap melangsungkan semua prosesi di hadapan keluarga dan teman teman mereka


Hebatnya lagi, mereka berencana keliling cina untuk menyelenggarakan 100 pernikahan gay seperti ini untuk pasangan gay lain. Untuk mengwujudkan itu, mereka mengadakan semua crowd sourcing campaign untuk mengumpulkan dana


Mereka berdua sendiri sebenarnya telah pacaran selama 2 tahun sejak pertama kali mereka bertemu di online. Dan sekalipun orang tua mereka hadir di acara pernikahan mereka tersebut, tetapi usaha mereka untuk sampai akhirnya diterima oleh orang tuanya juga tidak gampang. Ayah Hu mengatakan bahwa dia tidak berencana untuk menceritakan tentang pernikahan anaknya dengan lelaki lain ke orang orang di desa yang tidak akan mengerti. Dan dia sendiri sempat mengusir Hu yang berusia 14 tahun ketika mengaku soal gay ke dia. Butuh waktu yang cukup lama untuk ayah Hu mau mengerti dan menerima anaknya


Sekalipun pemerintahannya galak dan suka ga jelas, tetapi usaha pasangan ini perlu diacungin jempol karena mereka berhasil membawa perhatian orang orang di Cina terhadap isu pernikahan sesama jenis. Dan dengan melihat mereka sebagai contoh, semakin banyak orang Cina yang belajar untuk mengenal dan menerima pasangan gay di keseharian mereka


note : I know we called it "tiongkok" now. But I still love to use Cina. But i feel more comfortable using "Cina". Seperti ketika aku lebih memilih browser, mouse dan download dibanding peramban, tetikus dan unduh.

Sumber artikel dan foto : Buzzfeed

2 komentar:

  1. my god gw juga ingin nikah! plis siapa disini yang gay, bdsm dan muslim, nikahin gw. *LOL

    anyway gw mau ngomentarin pemilihan kata "Cina"

    kalo gw sih, waktu sma dulu baca artikel di koran Pikiran Rakyat mengenai asal usul kata "Cina" yang sarat akan hinaan. Salah satu sejarahnya, dulu dipakai orang2 Jepang untuk menghina sebagian Chinese yang waktu itu dijajah Jepang.

    Untuk orang Chinese yang udah tua, pasti sensitif banget. Kalo Chinese yang masih muda sih masa bodo sama yang begituan.

    Nah ketika gw tahu fakta itu, gw berhenti bilang "Cina" dan sebisa mungkin bilang "Chinese" atau "Tiongkok". Karena sekecil apapun usaha yang gw lakukan untuk mengormati mereka, terasanya besar bagi sebagian orang Chinese. "Cina" mungkin lebih umum sih. Tapi pengetahuan bahwa kata "Cina" memiliki sejarah yang penuh hinaan tidak umum.

    Gw waktu itu diingetin solat sama tmen gw yang Chinese dan gw merasa dihormati banget. Gw mikir mungkin ini perasaan yang sama dirasakan ketika gw menyebut mereka "Chinese", instead of "Cina".

    Itu kalo gw sih. :)

    BalasHapus
  2. Gu Hai dan Bai Luo Yin memang tidak akan pernah ada lagi di webseries tapi kisah cinta mereka menginspirasi jutaan pasang gay couple di China sana. We will be gonna missing you GuHai LuoYin but in the real lives, both of you is our motivator to brave & strike out !!

    BalasHapus