Sabtu, 21 Mei 2016

Italy dan Mexico untuk LGBT

Dari sekian banyak negara yang semakin menunjukkan dukungan terhadap komunitas LGBT, ada update berita dari dua negara yang sangat terkenal dengan kuatnya pengaruh agama dalam kehidupan masyarakatnya.  Negara tersebut adalah negara Itali dan Mexico. Dua negara yang terkenal dengan kuatnya pegaruh agama katholik daam kesehariannya. Memang sih, kedua negara ini belum sampai pada tahap meresmikan pernikahan sesama jenis, tetapi kedua negara ini memperlihatkan kemajuan yang mengagumkan


Itali sebagai negara yang paling dekat dengan pusat agama katholik yaitu Vatikan, baru baru ini meresmikan undang undang yang memperbolehkan civil union antara pasangan sesama jenis. Memang civic union ini tidak memiliki ikatan seperti pernikahan, tetapi ini merupakan langkah besar mengingat Itali adalah negara terakhir di Eropa yang mengijinkan ini. Perjuangan untuk memperoleh kesepakatan ini berhasil lolos dengan mengorbankan pasal mengenai perijinan bagi pasangan sesama jenis untuk mengadopsi anak. Tetapi dengan civil union ini paling tidak persoalan hak pasangan seperti pajak, nama keluarga, hak warisan, hak untuk mendampingi di rumah sakit dan keputusan medis bisa jadi milik pasangan gay di Itali. 


Yah memang masih agak jauh yah dari pernikahan sesama jenis. Tetapi untuk negara seperti Itali, ini adalah langkah besar yang sangat penting mengingat pentingnya negara ini terhadap agama katholik dan pemeluknya. Perdana mentri Itali sendiri mendukung sepenuhnya keputusan ini sekalipun Vatikan menganggapnya sebagai langkah mundur dalam pemerintahan Itali


Negara kedua yang sedang dalam perjalanannya melakukan hal hal penting untuk komunitas LGBT di negaranya adalah Mexico. Presiden Mexico, Enrique Pena Nieto, pada hari selasa kemarin bertepatan dengan perayaan IDAHOT 2016 mengajukan agar pernikahan sesama jenis dapat diresmikan di Mexico lewat undang-undang. Dia bahkan telah menandatangani surat untuk pengajuan pernikahan sesama jenis untuk dimasukkan ke dalam undang undang Mexico. 


Sebenarnya mahkamah agung Mexico telah melegalkan pernikahan sesama jenis pada tahun 2009. Tetapi sampai saat ini baru 4 dari 31 negara bagian yang menjalankannya. Apabila sang presiden berhasil memasukkan perihal pernikahan sesama jenis itu ke dalam undang undang, maka semua negara bagian harus menyetujui pernikahan sesama jenis tersebut


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar