Senin, 09 Mei 2016

Anggota DPRD Transgender pertama di Philipine


Dalam kondisi ideal, anggota DPR sebenarnya adalah utusan-utusan dan perwakilan rakyat yang duduk di dalam pemerintahan. Mereka menyuarakan hati rakyat untuk menentukan arah negara. Yah, dalam kenyataannya di negara kita memang sering tidak seperti itu sih kasusnya. Tetapi mau tidak mau harus kita akui bahwa menjadi anggota DPR tetap menjadi sesuatu yang "lumayan serius" di mata orang orang. Sekalipun sistem pemerintah di Philippine agak beda dgn kita, ini kita mau ceritain ttg seseorang yang duduk di posisi sejenis anggota DPRD gitu


Nah, di Philipine skrg lagi heboh karena baru terpilih seorang transgender pertama untuk duduk di kursi DPRD di provinsi Bataan. Geraldine Roman adalah favorit banyak pemilih di provinsi Batan karena selain popular di kalangan mereka yang berpendapatan rendah, Roman juga terkenal akan usahanya dalam menunjukkan bahwa transgender juga dapat memberikan sumbangsih kepada negara. 


Setelah terpilih Roman akan menjalani tugasnya selama 3 tahun di dalam dewan yang terdiri dari 300 orang. Roman yang bisa berbicara dalam 5 bahasa dan memiliki 2 gelar master ini memang menjadi satu tonggak baru dalam dunia politik Philippine yang memberi harapan kepada transgender lain untuk terus bersemangat dalam mengejar mimpi karena telah terbukti bahwa menjadi transgender itu bukanlah halangan.

Semoga di Indonesia juga bisa terwujud suatu hari yah. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar