Senin, 22 Februari 2016

Manny Pacquiao : Gay People are worse than animal

Petinju yang masuk politik 
Manny Pacquiao adalah petinju yang sangat dicintai oleh warga philippine. Dia terkenal dengan kerendahan hatinya, kecintaanya pada keluarga dan juga agamanya yaitu katolik. Tetapi minggu lalu, Manny yang juga merupakan anggotan DPR di Philippine mengeluarkan penyataan mengejutkan di wawancara sebuah TV Philippine ketika dia mengatakan "Pernah nggak kamu melihat binatang kawin dengan sesama jenis? Binatang itu lebih baik karena mereka bisa membedakan mana jantan, mana betina. Apabila ada pria yang kawin dengan pria, dan wanita yang kawin dengan wanita, mereka itu lebih rendah dari binatang"

Setelah mendapat protes keras dia meminta maaf apabila telah menyakiti perasaan komunitas LGBT dengan membandingkan mereka dengan binatang. Tetapi dia tetap tidak mau merubah pendiriannya karena dia percaya dengan apa yang menurut dia diajarkan oleh agamanya.

Manny dan Nike ketika masih mesra
Akibat pernyataan tersebut, beberapa kemudian, Manny yang selama ini disponsori oleh Nike harus kehilangan kontraknya dengan Nike. Pihak Nike yang merasa komentar Manny mengenai LGBT tersebut tidak relevan memilih untuk memutuskan kerjasama dengannya.

Banyak pihak dari garis keras gereja di Philippine yang membela Manny dan melakukan aksi membakar sepatu Nike sebagai bentuk protes terhadap Nike. Menurut mereka apa yang dikatakan oleh Manny itu semata mata adalah benar adanya karena sesuai dengan yang tertulis dengan di dalam kitab

Bye Felicia!
Tetapi tidak sedikit juga yang berbalik menyerang Manny, termasuk komunitas LGBT dan pendukungnya yang merasa tuduhan Manny tersebut tidak berdasar, Apalagi kalau dia benar memperhatikan pelajaran biologi, dia pasti tahu bahwa tindakan homoseksualitas itu sebenarnya terdapat di berbagai jenis spesies hewan. Mungkin memang karena sibuk latihan tinju, dia tidak sempat ke kebun binatang melihat pinguin jangan membesarkan anak dengan pinguin jantan yang menjadi pasangannya

Sepertinya di Philippine juga bergejolak hal yang sama yah mengenai LGBT. Sekalipun pemicunya berbeda, dan juga komposisi pendukung dan penentangnya terlihat lebih adil dibandingkan komposisi di dalam negara kita, paling tidak tahu bahwa dimanapun, agama manapun, selama ada orang yang membabi buta menggunakan agama sebagai dalih, pastinya mereka tidak akan pernah membuka pikiran mereka untuk hal hal lain.

1 komentar:

  1. Ga salah si.. mgk bagi dia apa yh Alkitab tulis adalah kebenaran yg hakiki tanpa melihat penjelasan ilmiah atau yg lainnya.. buktinya di negara eropa amerika yg mayoritas Kristen katolik justru legalkan LGBT bahkan sampai Pernikahan

    BalasHapus