Sabtu, 30 Januari 2016

Respon untuk Menristek


Masih ingat postingan kita beberapa hari lalu di sini ketika beberapa alumni UI merasa bahwa UI tidak mungkin mendukung LGBT Network tersebut? Pusat Kajian Gender dan Seksualitas UI mengeluarkan pernyataan yang sebaliknya.

Setelah Menristek kita mengatakan bahwa "Kelompok LGBT tidak dibiarkan berkembang dan diberi ruang segala aktivitasnya. Apalagi komunitas LGBT disinyalir masuk ke kampus dengan kelompok kajian atau diskusi ilmiah", banyak pihak yang merasa pendapatnya tersebut agak berlebihan. Bahkan ketika sang menteri meralat perkataanya dengan mengatakan bahwa yang dimaksud adalah perbuatan tidak senonoh oleh LGBT di kampus, tetap saja pendapatnya tersebut tidak membuat dia terlihat lebih simpatik.

Pihak UI selaku tempat bernaungnya Network tersebut akhirnya menerbitkan surat terbuka mereka atas kejadian tersebut melalui Pusat Kajian Gender dan Seksualitas, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Salah satu kalimat penting dalam surat tersebut adalah "...Kami melihat bahwa isu LGBT juga menyentuh persoalan hak hak sebagai warga negara yang dilindungi konsitusi..." 


Klik untuk membaca pernyataan dlm ukuran lebih besar

1 komentar:

  1. Salam Gay Indonesia....

    Bagi2 pengalaman nih....
    Karena posting, mungkin banyak lah yg menghubungi.
    Tapi bukan berarti semua cocok khan?
    Jujur saya sedang mencari BF / Pacar.
    Tentunya yg Manly atau yg jantan atau yg cowok banget lah.
    Kalo yg keriting / ngondek / mirip banci... yaa saya dak nyari.
    Ditempat saya sini, buanyaaaaaak.....

    Kalo yg baik2 itu... cara kenalan e sopan.
    Walaupun Cuma sms, dia menyapa & mencoba menjelaskan
    Apa tujuannya menghubungi kontak saya! Jelas toh... pernah sekolah itu.
    Kadang dia nelpon, sebagai bentuk keseriusannya.

    Kalo yg liar / otak kancut... mungkin yg membaca juga sudah tau...
    Apa isi komunikasinya... gak jauh dari NGENTOT...
    Miscall2... trs dimatikan, menandakan alay / jablay gak jelas.

    Memang saya akui & tidak munafik, perkenalan seperti ini, ujung2nya tetap ngentot.
    Tapi sebagai manusia tentu kita ada etika berkenalan.
    Dengan cara kenalan yg baik & sama2 berorientasi pacaran, bahwa kita berharap,
    Hubungan yg kita jalin lebih bisa menekan resiko prilaku sex lebih aman,
    Daripada yg sengaja doyan bergonta-ganti / liar.

    Seperti pasangan normal, kita juga ada kriteria & harapan dari seseorang yg dicari.
    Chemistry tetap penting, sebagai acuan langgeng.

    Ku akui memang jarakku mungkin jauh dari kamu.
    Tak jadi masalah.
    Asal cocok? Asal sejalan? Asal sama2 suka & tidak terpaksa?
    Aku bisa perjuangkan & sama” cari solusi bagaimana supaya bisa dekat...
    Selama masih dalam kemampuan kita.
    Soalnya kemampuan manusia itu terbatas, jadi jangan maksakan diri juga !

    Aku gak mau beropini terlalu banyak.
    Mungkin kamu bisa menangkap cara berpikirku, dari tulisan ini.
    Jika kamu merasa manly / gak banci / berpenampilan menarik...
    Boleh lah kontak aku 085664600785
    Chatting lainnya aku beri setelah ngobrol dulu via telpon.
    Semoga kita ada kesamaan dalam mencari.

    BalasHapus