Sabtu, 02 Januari 2016

Resolusi 2016 yang bisa kamu lakukan


Kebiasaan di setiap tahun baru adalah janji kepada diri kita sendiri untuk menjadi lebih baik di tahun baru dengan semangat baru dalam bentuk resolusi tahun baru. Sekalipun sebagian besar resolusi itu terlupakan pada bulan February, dan baru teringat kembali di akhir desember ketika kita harus memikirkan resolusi baru atau recycle resolusi lama untuk tahun baru berikutnya.

Selain "lebih kurus" dan "lebih hemat" yang biasanya agak sulit kita lakukan lebih dari 2 minggu, ada beberapa resolusi mungkin yang lebih gampang kita lakukan tetapi tetap dapat membuat kita sebagai seorang pria gay menjadi pribadi yang lebih baik di tahun 2016 ini

1. Stop Comparing
Ketika kita dibombardir oleh kehidupan teman teman kita di path, twitter ataupun facebook, kita mau tidak mau pasti membandingkan kehidupan kita dengan kehidupan mereka. Melihat mereka merayakan tahun baruan di DJ Station Bangkok bersama cowok thailand cakep yang selama ini cuma kita lihat instagramnya, membuat kita yang merayakan tahun baru di rumah dengan kucing kesayangan sambil makan indomie dan nonton kembang api dari jendela kamar merasa seperti sebuah kegagalan.

Stop doing that. Kalau kita mau terus terusan membandingkan masa masa terbaik orang lain di sosial media dengan masa masa keseharian kita itu ga adil untuk kita sendiri. Ketika giliran kita yang jalan jalan dan membombardir foto kita di sosial media, teman teman kita yang lain mungkin juga merasakan keirian yang sama. Jadi intinya semua orang pasti punya masa masa menyenangkan yang biasanya akan dishare di sosial media. Yang namanya kagum dan iri itu pasti cuma akan saling bergantian saja karena orang cuma memposting masa masa indah di sosial media. Itu cuma akan jadi cycle yg ga akan pernah habis dan wasting time

2. More positive thought
Bangsa kita somehow termasuk bangsa yang menikmati kegalauan, menikmati masa masa ketika menjadi korban hati dari sebuah kejadian. Hal hal kecil yang sebenarnya ga ada apa apanya suka dibesar-besarkan dengan bumbu soundtrack lagu "Butiran Debu". Belum lagi pemikiran sepanjang hari yang merasa tidak cukup cakep, tidak cukup kaya, tidak cukup pintar, tidak cukup seksi dan lain lain. Yang ujung ujungnya berkeluh kesah tentang kesendirian mereka

Memang hidup ini ga pernah adil dan kadang kita harus berhadapan dengan hal hal yang kurang menguntungkan. Tetapi ada banyak hal hal positif yang terjadi juga kok. Daripada berlama lama berkubang dalam hal negatif, coba kita lebih positif terhadap hal hal dalam hidup ini. Drpd berkeluh kesah tentang ga ada yg mau sama kamu, coba nikmati masa lajang dengan lebih seru. Daripada berkeluh kesah tentang muka jerawatan, mending fokus rambut baru yg lebih keren atau membentuk badan yg lebih berotot. Dengan bersedih2 ria ga akan membantu apapun juga kok

3. More of you
Seberapa sering kita mendengar orang yang mengorbankan segalanya untuk orang lain. Meletakkan kebahagian orang lain di atas kebahagiaannya sendiri? Terdengar seperti tindakan yang mulia kan. Guess what. It's not. Itu tindakan yang agak bodoh sebenarnya. Tanggung jawab utamamu sebelum membahagiakan orang lain adalah membahagiakan dirimu. Kebahagiaanmu bukan tanggung jawab orang lain. Kamu ga bisa berharap orang lain yg kamu bahagiakan itu akan merasa berterima kasih dan lalu berusaha membahagiakan dirimu sebagai balas budinya. Agak sedikit terlalu rumit yah

Tidak ada orang yang lebih bertanggung jawab terhadap kebahagiaan dirimu selain dirimu sendiri. Dan sekalipun kamu merasa bahwa yg kamu lakukan adalah tindakan mulia yg ga egois, ingatlah bahwa kebahagiaanmu juga penting. Bukan berarti kamu harus jadi mementingkan dirimu di atas segala galanya dan melupakan orang lain sama sekali.

Jadi kalau ada teman yang mau pinjem uang tabungan kamu untuk beli iphone baru krn dia merasa tertinggal masih pakai iphone 4, sementara kamu udah nabung untuk liburan sejak 6 bulan yang lalu, yah jangan serta merta kasih semua tabungan hanya karena dia curhat sambil nangis krn handphone pakai colokan yg berbeda. Boleh loh kamu tolak karena itu ga urgent dan kamu tetap pergi liburan.



2 komentar:

  1. Yang poin terakhir ngena banget yaa penglaman ya bray :D

    BalasHapus