Senin, 30 November 2015

When 2 straight guy kiss on the lips


Dua aktor straight Brazil berciuman di atas panggung acara Brazil GQ Man of The year untuk menunjukkan protes mereka terhadap homophobia dan machismo. Bruno Gagliasso dan Joao Vicente de Castro saling mengunci bibir satu sama lain dengan penuh semangat untuk menunjukkan pada orang orang bahwa mereka yang berpura pura macho tidak perlu takut untuk menunjukan ketertarikan mereka terhadap pria lain. Mereka berdua yang sama sama telah memiliki istri yang cantik ingin menunjukkan pada masyarakat Brazil tentang cowok macho itu seperti apa seharusnya

Waiting for the day Christian Sugiono dan Chico Jericho, sebagai cowok straight yg sama sama macho menunjukkan hal yang sama untuk kita panggung Indonesia yah:) Ribut di grebek kali yah langsung mereka berdua:)

Minggu, 29 November 2015

Pemberdayaan LGBT di Bekasi


Tanggal 25 muncul berita mengejutkan dari Bekasi. Bekasi yang selama ini selau menjadi bulan bulanan warga jakarta sebagai lokasi terpencil yang jauh di ujung dunia dikabarkan memiliki sebuah pemikiran yang jauh lebih progresif dibanding saudara tuanya, Jakarta.

Walikota Bekasi Rahmat Effendi memberikan pernyataan bahwa pada tahun 2016 Bekasi akan menganggarkan dana untuk pemberdayaan dan pelatihan komunitas LGBT. Beliau mengatakan bahwa setiap warga negara patut mendapatkan haknya untuk dilindungi tanpa memandang orientasi seksualnya. Walikota Bekasi ini bahkan menawarkan mereka yang telah memiliki komunitas LGBT untuk berdiskusi dengannya untuk dipelajari agar dapat berjalan dengan baik. Pengwujudan rencana untul LGBT ini nantinya bisa berupa event social maupun usaha mikro. Mereka juga akan menyediakan dana, instruktur bahkan pelatihan agar komunitas LGBT bisa hidup bersama dengan masyarakat lainnya

Walikota Bekasi Rahmat Effendi
Sepertinya walkikota Bekasi ini memiliki pemikiran yang sangat maju yah. Kalau benar program ini dilaksanakan, Bekasi akan menjadi panutan bagi semua kota kota lain, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di Asia tenggara sebagai kota yang menjalankan program LGBT khusus .

Berita tersebut di konfirmasi oleh Rizal Aguti, Ketua Pengelola Program pada Lembaga Sosial Masyarakat Gaya Patriot, yang membenarkan bahwa mereka mendapatkan tawaran dana hibah untuk komunitas sejenis

Wakil Walikota Ahmad Syaikhu
Tetapinya berita ini belum sepenuhnya bisa kita konfirmasi karena pada hari berikutnya, wakil walikota, Ahmad Syaikhu membantah berita tersebut dengan mengatakan bahwa pemerintah bekasi tidak mungkin menyusun anggaran tersebut karena komunitas Gay itu ilegal di Indonesia. That's sound more like Indonesia actually. Ga ngerti sih ilegal  menurut hukum mana, karena selain Aceh tidak ada hukum yang menyatakan komunitas Gay itu ilegal sih. Sang wakil walikota juga mengatakan bahwa walikotanya sudah membantah berita tersebut. Tetapi Pak Rahmat Effendinya sendiri belum memberikan pernyataan langsung sehingga agak meragukan sih pernyataan sang wakil

Ga jelas sih apa yang terjadi. Apakah sang walikotanya sudah sebegitu semangatnya, tetapi sang wakil tidak setuju, dan akhirnya sang walikota kalah suara. Atau mungkin sang walikota salah nangkep mengenai rencananya, dan membicarakan rencana yang belum matang tersebut ke umum sehingga sang wakil harus turun tangan untuk damage control. Yah kita berharap harap cemas saja sambil berharap Bekasi bisa terkenal bukan cuma dari jauh dan macetnya saja, tetapi juga dari keterbukaan dan inisiatif nya

Sabtu, 28 November 2015

What would you do if your child was gay?



Jawaban agak serem itu dari yg dari UAE sih yah. Tp yg Rusia juga agak deg degan menunggu jawabannya. Tapi ternyata dia nggak masalah. Yang Turki dan Iran juga yah mereka bisa menerima sekalipun butuh waktu. Satu ibu ibu lagi yg Azerbaijan juga agak serem. Sampai mau di bawa ke dokter untuk periksa. Gimana yah cara dokter periksanya?


High School Girl?



What a wonderful way to advertise make up:)

Kamis, 26 November 2015

(Short) Movie : Some



Pas baca komendi youtubenya sih banyak banget yg bingung mana yg imajinasi, mana yg real. Sepertinya yg imajinasi cuma pas yang dia di coffee machine itu sih.

But no matter what, pernah banget ngalamin teman yang lagi aku suka, tidur di kamar kos karena kecapean. Pas dia ketiduran rasanya gelisah banget. Seneng melihat tertidur karena mukanya peaceful banget. Merasa bahwa ini sepertinya adalah momen berkah kesempatan yg diberikan agar bisa memulai sesuatu dengan dia dari berbagi kasur. Tetapi karena ga yakin, jadinya takut banget. Gimana kalau dia marah, gimana kalau aku yg kegeeran. Akhirnya cuma berani tiduran di pinggir tempat tidur agak jauh dari dia. Dan tengah malam pas ga sengaja tangan bersentuhan, terasa tangannya itu menggenggam lembut jariku pelan pelan sambil terasa jempolnya mengelus halus. Karena masih bego, yang ada jadi freak out dan ga berani ngapa ngapain sambil pura pura tidur. Akhirnya tertidur dengan tangan masih tergenggam.

Paginya terbangun seolah olah tidak terjadi apa apa. Dan kita ga pernah mention soal itu.

Sekarang setelah bertahun tahun dia sudah pindah ke Bangkok untuk tinggal bareng dengan cowok thainya. Sering kepikiran apa yang terjadi kalau malam itu saat dia menggenggam tanganku itu, aku menggenggam balik, dan berlanjut dengan berpelukan, dan berlanjut dengan yang lain

hmm....

Senin, 23 November 2015

When we forget to say "NO"


Poster edukasi yang yang digantung oleh kemenkes di commuter line ini sempat membuat heboh sosial media. Materi yang seharusnya mendidik orang bahwa HIV itu tidak menular lewat gigitan nyamuk, berenang, makan bareng ataupun keringat dan bersih malah menjadi bertolak belakang pesannya ketika diposternya lupa menuliskan kan "tidak". Yang ada seolah olah poster ini menjadi poster peringatan bahwa HIV akan menular lewat cara cara tersebut

Kesalahan fatal ini langsung direspon oleh kemenkes dengan mencopoti semua materi tersebut hari berikutnya ketika orang mulai memposting ini di sosial media. Pihak percetakan menjadi kambing hitam dalam kasus ini.

Nggak ngerti deh siapa yang di pecat dalam "kesilapan" ceroboh ini





Minggu, 22 November 2015

Cerita dibalik angka 5,791


Apakah angka 5.791 terdengar familiar akhir akhir ini? Kalau familiar, mungkin karena banyaknya pemberitaan tentang jumlah gay di Depok yang dikabarkan berjumlah 5.791 orang. Jelas ini adalah materi empuk untuk semua jurnalis, baik yg kelas kakap maupun kelas teri untuk "menggoreng" angka itu dengan headline ajaib penuh asumsi dan kontroversi.

Kalau ditelusuri sepertinya berita ini pertama muncul di Vivanews. Di berita itu dikatakan bahwa Komisi Penanggulangan AIDS Depok melaporkan bahwa mereka telah mengestimasi ada 5.791 gay di wilayah Depok. Angka tersebut meningkat dari 4.932 yang tercatat tahun lalu.

Kalau baca beritanya sampai di sini sepertinya masih ok lah yah. Sekalipun angkanya agak spesifik yang membuat kita berpikir jangan jangan itu adalah jumlah orang yang melakukan test HIV atau konsultasi yang memang ditanya orientasi seksualnya biasanya. Judulnya aja yg ga enak banget "Waspada, 5.791 gay di Depok mengintai di toilet umum"

Masalahnya pemberitaannya tidak berhenti disana. Ga jelas apakah memang juru bicara KPAnya yang agak tidak terlalu halus merangkai kata-kata, atau jurnalis yang lebih lihai menyusun kalimat-kalimat sehingga terlihat lebih "menggigit", karena yang menjadi fokus dari berita tersebut adalah tentang gay yang berburu mangsa di toilet pusat perbelanjaan. Caranya obviously adalah dengan lirik lirik kemaluan ketika sedang di toilet.

Berikutnya adalah langkah dari KPA untuk menekan jumlah gay ini adalah dengan mengadakan penyuluhan agar mereka mau berubah. Salah satu alasan mereka mau melakukan itu adalah karena bertambahnya ODHA  di Depok menjadi 488 orang.

Sebenarnya, yakin sih juru bicaranya tidak memiliki maksud buruk dengan memberikan fakta itu. Mungkin ketidakmampuannya dalam mengutarakan fokus dalam wawancara atau jurnalis yang memang terlalu kreatif membuat berita tersebut menjadi seolah olah berbeda fokusnya.

Kemudian Tempo juga memberitakannya dengan fokus tentang bertambahnya 800 orang gay di depok. Tempo sedikit lebih menjelaskan alasan pemetaan jumlah gay tersebut yang ternyata merupakan instruksi dari Pemerintahan Jawa Barat. Dan untuk memetakannya ternyata mereka menggunakan 3 pengawas dan 6 petugas lapangan dengan dibantu LSM karena mereka kesulitan untuk mengidentifikasi gay  Tujuannya sebenarnya bagus menurut pemberitaannya yaitu untuk menekan angka ODHA di Depok yg mengkhawatirkan. Sudut beritanya lebih jelas sih walaupun masih agak aneh

Kemudian ada satu lagi dari Coconuts Jakarta yang memberitakannya dari sudut pandang yang lebih terang terangan. Sepertinya memang ada semacam acara dari KPA Depok yang menceritakan tentang jumlah gay yang berhasil mereka data dan ancaman dari para gay ini serta usaha mereka dalam menghadapinya.

Setelah itu yang lain berlomba lomba mengangkat berita itu dengan headline seperti "Astaga, jumlah gay di depok mencapai 5,791", atau "Waspada, jumlah gay di depok terus bertambah". Berita empuk sih untuk di bikin heboh.

Ada 3 hal yang mau aku bahas di sini

1. Tentang bagaimana media Indonesia mengangkat berita mengenai gay seperti berita tentang jumlah penderita flu burung atau penderita ebola.



Membaca sekilas semua berita itu membuat kita merasa seolah olah gay itu seperti penderita Ebola yang terus bertambah jumlahnya dan harus diwaspadai. Dan demi alasan "menarik" mereka menggunakan angle berita yang sama sekali tidak sesuai dengan niat semula. Sebagian besar beritanya lebih ke arah menakut-nakuti orang tentang bisa di"buru" oleh gay di Depok. Tentang betapa hancurnya moral adat ketimuran orang depok karena sudah ribuan yg menjadi gay. Agak agak hopeless sebenarnya mengharapkan para portal berita murahan bisa mengeluarkan berita bermutu. Dan agak hopeless juga berharap para pengguna internet yg hobinya marah2 untuk bisa lebih mencerna berita ini sebelum menshare dengan embel embel homophobic

2. Tentang bagaimana KPA Depok yang bekerja untuk niat mulia tetapi entah salah dimengerti atau memang masih harus belajar dalam berhadapan dengan media



Objektif utama KPA pasti adalah untuk menekan angka penyebaran lewat edukasi. Sekalipun juru bicara KPA mengklarifikasi kembali bahwa dia tidak pernah mengatakan bahwa Gay berburu di toilet umum seperti yg diberitakan oleh VivaNews sebelumnya (cek di sini) Tetapi ketika berbicara dengan wartawan dengan mengutarakan angka 5.791 saja sebenarnya sudah salah, karena jelas itu yg akan jadi fokus berita ketika yang seharusnya diberitakan adalah usaha mereka dalam edukasi. Usaha KPA dalam mendata jumah gay juga terasa agak mustahil dan percuma, apalagi digunakan sebagai bahan dalam berbicara dengan jurnalis.

Mendata jumlah gay dengan cara apapun itu percuma. Kecuali kalau memang mau didata jumlah gay yang telah melakukan pemeriksaaan atau konseling. Ok itu masih valid. Ga ngerti bagaimana caranya pengumpulan datanya yg sampai akhirnya menghasilkan angka 5.791 itu bisa dianggap valid. Mungkin maksudnya mereka so far berhasil mengira ngira dari nebak nebak menggunakan sesama gay jumlah gay di depok segitu mungkin?

Trus bener sih harus edukasi. Tetapi edukasi tentang safe sex dan AIDS/HIV. Bukan tugas KPA untuk edukasi agar orang tidak menjadi gay. Apakah KPA mau menjadi semacam badan untuk convert gay juga?

Tapi yah ga jelas ini salahnya di cara menyampaikan informasi atau salah jurnalis memberi bumbu yah

3. Tentang gay sendiri, yang setelah beritanya tersebar langsung mendapat tanggapan pengalaman negatif orang tentang gay


Ketika membaca berita tersebut, pertama para straight langsung banyak yg jijik dan mengingat mengingat pengalaman mereka baik di depok maupun di tempat lain. Mulai dari yg digoda "hai ganteng" ketika memberi nasi di warung, sampai yg di colek, sampai yg dicuri celana dalamnya di gym.

For all my gay fellow, please stop doing that. Kalian tidak membuat posisi kita membaik. Semua hal yang kita perjuangkan agar dapat dianggap lebih serius, bukan sekedar pemerkosa anak dan pervert, akan sia sia kalau kalian tetap melakukan hal hal seperti ini. Tumpahkah semua nafsu kalian ke sama teman yang telah kalian yakini gay. Please jangan ganggu mereka yang straight. Jangan colek colek cowok yg tidak kalian kenal ataupun goda goda ga jelas. Apalagi sampai intip2 titit mereka di toilet atau sampai grepe2 mereka di kereta. Please Stop!


Sabtu, 21 November 2015

Kohl's Togetherness



Seperti inilah gay harusnya terlihat di iklan ketika LGBT sudah tidak dianggap sebagai sesuatu yang berbeda, hanya sebagai sesuatu yg normal dan tidak berbeda dengan bentuk hubungan apapun.

Jumat, 20 November 2015

Gay couple travel blogger : Nomadic Boys


Meninggalkan pekerjaan kita sehari-hari dan keliling dunia adalah impian banyak pekerja kantoran. Tetapi untuk melakukannya tentu bukan keputusan yang gampang. Stefan dan Sebastian adalah pasangan gay yang memutuskan untuk melakukannya. Mereka bertemu 6 tahun yang lalu dan telah menjadi pasangan sejak saat itu

Pasangan ini memulai perjalanan mereka sejak Juni 2014 dari London. Mereka berdua meninggalkan pekerjaan mereka dan mulai berkeliling ke negara negara yang telah lama ingin mereka kunjungi. Mereka mencoba makanan lokal, mengunjungi daerah daerah yang menarik dan mengecek tempat-tempat yang terkenal untuk komunitas LGBT di negara negara tersebut.

Kunjungi blog perjalanan mereka di Nomadic Boys atau twitter @nomadicboys untuk mengikuti kisah romantis mereka yang seru banget:) 

Naik unta di gurun Gobi, Mongolia
Ketika flight mereka di cancel oleh Airasia
Bersantai di St Regis Bali
Mencoba Kolo Mee di Malaysia
Kayaking di Palawan Island
Romantic pics:)
Menjadi ikan duyung di Philippine
Berbelanja ala lokal di pasar Vietnam
Great architecture in Jaipur, India
Nongkrong di pegunungan Srilangka
Foto wajib di Bali
Snorkling di Koh lipe Thailand
Bersama para komodo

Rabu, 18 November 2015

Moschino Barbie for boys and girls



Amerika adalah salah satu negara yang paling gencar memaksakan mainan yang gender neutral, yang artinya mainan yang tidak peruntukkan secara paksa untuk satu gender tertentu. Misalnya mainan boneka dengan pita pita hanya untuk anak perempuan dan pedang pedangan yang hanya diperuntukkan anak cowok.

Dalam prakteknya memang agak susah karena ada beberapa mainan yang memang sudah identik dengan gender tertentu. Seperti boneka barbie yang identik dengan anak perempuan dan mobil-mobilan yang identik dengan anak cowok. Padahal mungkin banyak anak cowok yang suka dengan barbie dan anak perempuan yang suka dengan mobil mobilan. Dan solusinya bukan dengan membuat mobil-mobilan warna pink dengan manik manik yang diperuntukkan untuk anak perempuan, melainkan dengan mengiklankan mobil-mobilan tersebut dengan tidak dibuat seolah olah hanya untuk gender tertentu

Nah, barbie sebagai mainan yang selama ini sangat identik dengan anak perempuan melakukan terobosan baru dalam beriklan. Biasanya iklan mereka selalu diisi dengan anak-anak perempuan. Memang sih ada banyak anak cowok yang suka dengan barbie, tetapi mereka selalu dianggap sebagai kaum tambahan yang bukan market utama Barbie. Di iklan barunya, Barbie Moschino (yg keren banget), Barbie menggunakan 2 anak perempuan dan satu anak cowok di dalam iklannya yg bermain boneka Barbie tersebut

Mungkin kita melihatnya sekilas hanya "wah, lumayan maju juga si Barbie". Tetapi impact iklan ini untuk anak cowok yang selama ini sangat menyukai boneka barbie, tetapi tidak berani mengungkapkannya, atau malu untuk bermain, sekarang mereka akan mempunyai keberanian baru dalam bermain dengan mainan kesukaannya. Toh di iklan aja sudah di perlihatkan kok bahwa ini mainan anak laki juga.

A very nice move Barbie:)

Now, where can I get my Moschino Barbie

Senin, 16 November 2015

Do and Dont after breakup for Gay couple


Barusan dicurhatin sama temen yang sudha putus sejak beberapa bulan yang lalu, tetapi tetap harus berdrama drama ria dengan mantanya sampai saat ini. Setelah mendengar curhatnya jadi gatal pengen bikin 5 do and dont untuk pasangan gay yang habis putus

What to do
1. Cry it out
Siapa bilang cowok ga boleh nangis. Putus itu adalah sebuah kejadian sedih. Dan kadang semua perasaan yang numpuk di dalam dada kita itu harus dilepas dengan tangisan. Yah ga perlu sampai sesungukan setiap saat selama beberapa bulan. Ga papa kok kalau mau matiin lampu, nyalain lagu sedih dan nangis sampai ketiduran. Ingat untuk juga melakukan hal lain di daftar ini yah

2. Forgive
Kadang kita jadi pihak yang mutusin, kadang yang pihak yang diputusin. Kadang kita yang salah, kadang mereka yang salah, kadang nggak ada yang salah, kadang nggak ada yang salah. Siapapun yang mutusin, dan siapapun yg salah kita perlu belajar untuk memaafkan. Memaafkan bukan berarti balik lagi. Memaafkan berarti kamu menerima bahwa keputusan untuk putus itu secara dewasa dan siap untuk melanjutkan hidup

3. Return his stuff
Kembalikan uang yang pernah kamu pinjam, kembalikan gitar yang dulu katanya "taro dulu di tempat kamu", kembalikan tas Guccinya yang kamu pinjam untuk pakai sekali dan masih di mobilmu, kembalikan kunci mobil yang katanya "pakai aja dulu", kembalikan jam tangan yang dia beli untuk hadiah anniversary 1 tahun yang dia beli dengan 3 kartu kredit dan cicilan 36 kali.  Buang sikat giginya yang di kos-an kamu, buang celana dalamnya yang nyelip di cucian kamu, buang semua foto fotonya di handphone kamu, buang semua foto kalian berdua yang kamu simpan di dompet.

4. Have fun
Terima ajakan temanmu untuk travel ke bangkok. Terima ajakan teman kantor untuk ikut program sosial di ujung kulon. Berikan pin BBM mu ke barista cakep yang selalu tersenyum manis dan menulis nama kamu dengan tambahan gambar hati setiap kali kamu beli kopi. Nyalakan aplikasi online dating untuk bertemu cowok demi sebuah malam tanpa nama di kos-an dia ketika kamu sedang pengen. Makan sepuas hatimu di tempat yang selama ini tidak pernah kamu kunjungi karena mantanmu tidak suka.

5. Move on
Setelah bersedih sedih, berandai andai, marah marah, dan coba kompromi dengan keadaan, kamu akan siap untuk memulai lembaran baru. Siapkan hatimu untuk menerima kehadiran orang baru dalam hidupmu. Siapkan dirimu untuk menerima fakta bahwa kamu siap dan bisa hidup tanpa mantanmu. Bahwa hidupmu di masa depan tidak harus sama seperti yang kamu rencanakan dulu dengan mantanmu. Bahwa di dunia ini masih ada banyak pria yang lebih baik yang akan mencintai kamu apa adanya

What NOT to do
1. Dont contact him
Jangan tiba tiba kirim whatsapp ke dia dan tanya "sedang ngapain" hanya karena kamu rindu mendadak. Jangan tiba tiba SMS dia ketika mendengar lagu kalian diputer di radio cuma untuk bilang "Habis dengerin lagu kita di radio, dan ga ngerti apa yang terjadi dengan kita. Jangan kirim pesan ke dia jam 11 malam hanya dengan kata "Hi" dan berharap dia akan balas menyapa. Jangan comment di instagramnya dengan emoticon love atau emoticon sok manis/lucu/asik dengan harapan dia akan notice kamu berusaha berkomunikasi dengan dia dan berharap dia akan menyapa kamu

2. Dont be the stalker
Jangan tiba tiba pindah ke gym dekat kantor dia yang letaknya 30 km dari rumahmu demi melihat apakah dia membawa brondong ke gym. Jangan tiba tiba jadi sering lewat depan rumahnya untuk mengintip apakah ada mobil cowok lain yang parkir di halaman tempat biasa kamu parkir. Jangan terobsesi dengan update path yang kamu akses menggunakan account teman kamu karen kamu sudah unfriend dia. Jangan stalking account instagram teman kantornya hanya untuk melihat dia ada dimana setelah jam pulang kantor

3. Dont compete
Ketika mendengar bahwa dia punya cowok baru, jangan langsung panas. Jangan lansgung ngasal mencari cowok lain untuk diajak foto bersama dan upload ke instagram bertubi tubi dan berharap ada temannya yang melihat dan laporin tentang cowok barumu ke dia. Jangan langsung membeli SKII satu set komplit hanya karena dia upload foto dengan cowok yg muka putih mulus. Jangan diet setengah mati sampai pingsan pingsan hanya karena kamu lebih gede dari gebetan barunya

4. Dont revenge
Jangan bikin akun grindr dengan menggunakan foto mantanmu yang sedang memakai celana dalam dengan tulisan "Not for free". Jangan telpon ke nyokapnya dan bilang bahwa anaknya gay. Jangan sebarkan gosip bahwa dia ga bisa konak dan ukurannya cuma sejempol. Jangan ceritakan ke semua orang bahwa dia selama ini pakai uang kamu dan nggak pernah balikin. Jangan kirim surat kaleng ke gebetan barunya untuk bilang bahwa dia jempol kakinya bau pete.

5. Dont give up
Dunia penuh dengan orang orang brengsek. Orang-orang yang sepertinya tidak akan pernah menjadi pacar yang baik. Tetapi dunia juga diisi dengan orang orang belum pernah kamu temuin yang besar kemungkinan akan cocok dan langgeng bersama kamu. Orang orang yang akan setia dan mencintai kamu apa adanya. Jangan nyerah karena kamu tidak tahu kapan kamu akan bertemu dengan mereka, karena mereka bisa saja sudah ada di depan mata dan kamu tidak sadar, karena mereka bisa mereka baru akan bertemu di sebuah tempat yang tidak akan kamu kunjungi kalau kamu masih pacaran dengan mantanmu yg brengsek itu