Minggu, 25 Oktober 2015

Pelaku penyiksaan gay di Rusia akhirnya dihukum penjara


Sebuah grup di Rusia bernama Occupy Pedophilia ditangkap oleh polisi rusia karena aksi mereka dalam menjebak dan menyiksa para pria gay. Sekalipun memang pemerintahan Rusia terkenal sangat dingin dan tidak bersahabat dengan komunitas LGBT, tetapi ternyata kelompok Occupy Pedophilia ini memang sudah sangat keterlaluan sehingga para polisi harus turun tangan

Kelompok ini biasanya menjebak para gay lewat aplikasi sejenis Grindr dengan pura pura mencari teman kencan. Pria yang terjebak dan bertemu mereka ditangkap/diculik dan disiksa sambil dipermalukan. Selain dipukul, para pria Gay yang terjebak ini sering dipaksa melakukan berbagai hal melakukan untuk di rekam dan disebarkan. Trademark mereka adalah mencukur rambut pria yang terjebak dan mencat warna warni pelangi di kepala mereka.


Dari video video yang disita dari mereka, polisi menemukan bahwa para gay yang mereka jebak ditelanjangi secara paksa, dipukulin sampai berdarah-darah dan dipaksa melakukan berbagai hal hal tidak senonoh dengan berbagai alat sambil di foto dan divideo-in. Mereka mengklaim bahwa yang mereka lakukan itu semata mata untuk menemukan para pedophilia ditengah tengah masyarakat

9 orang dari kelompok ini dinyatakan bersalah dalam kasus penyerangan terhadap para 19 orang gay. Tuduhannya termasuk ancaman pembunuhan, penyiksaan, dan perbuatan yang menyebabkan masalah kesehatan ringan pada korban korbannya. 6 dari orang yang ditangkap dimasukkan ke penjara dengan waktu hukuman maksimal 2016. Sementara 3 lagi mendapat hukuman percobaan


Terus terang mereka ini serem banget. Tetapi untung pemerintahan Rusia yang terkenal dingin, kaku dan galak itu mau menindaklanjuti kasus ini. Padahal semua orang sudah merasa pemerintah Rusia yang selalu menolak para gay, pasti juga tidak akan melindungi para gay ini dari kejar kejaran kelompok ekstrim di Rusia.

Sumber : Pink News

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar