Kamis, 22 Oktober 2015

LGBT di Kamboja


Juru bicara kementrian Kamboja memberikan pernyataan yang menunjukkan bahwa persamaan hak untuk komunitas LGBT di kawasan Asia Tenggara sedang menuju ke arah yang lebih baik. Dia mengatakan bahwa pemerintahan Kamboja sama sekali tidak mendiskriminasi komunitas LGBT. Apabila ada diskriminasi, itu datangnya dari pribadi pribadi yang memang memiliki masalah dengan komunitas LGBT. Dia juga mengatakan tidak ada hukum di Kamboja yang mendiskriminasi komunitas LGBT ataupun hukum yang melarang pasangan sesama jenis untuk melakukan pernikahan di Kamboja


Sekalipun pernyataan tersebut bisa dianggap sebagai pernyataan resmi pemerintahan kamboja, tetapi ternyata masih banyak terjadi laporan diskriminasi terhadap komunitas LGBT di tengah tengah masyarakat kamboja sendiri. Bahkan ada laporan juga mengenai orang tua yang membawa anaknya ke "dukun" untuk menyembuhkan anaknya agar menjadi straight lagi.

cover majalah Q Cambodia edisi pertama
Tetapi paling tidak dengan sikap pemerintah yang secara pasif menerima keberadaan komunitas LGBT tersebut, gay bar di sana bisa dengan terbuka memajang bendera pelangi di depan barnya. Bahkan di sana juga telah terbit majalah saku gratisan pertama yang khusus ditujukan untuk komunitas LGBT. Majalah yang bernama "Q Cambodia"  tersebut dimulai oleh Sorel Thongvan yang telah lama tinggal di New York dan Prancis. Dengan majalah ini dia berharap bukan cuma komunitas LGBT mendapat sumber informasi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan LGBT, tetapi juga keluarga dan teman teman straight dari pada LGBT tersebut

Sepertinya hanya tinggal masalah waktu sebelum pemerintah Kamboja menjadi lebih aktif dalam mendukung komunitas LGBT. Berikutnya kemungkinan adalah undang undang resmi anti diskriminasi, Dan beberapa tahun kemudian pernikahan sesama jenis. Let's just wait and see

1 komentar:

  1. Di Siem Reap bahkan ada hotel khusus gay, Men's Resort & Spa namanya.

    BalasHapus