Selasa, 04 Agustus 2015

Fight homophobes by being naked and pretty


Sepasang gay di Sao Paulo, Brazil berfoto telanjang di tengah salah satu jalan terbesar di kota untuk menunjukkan aksi protes mereka terhadap homophobia yang masih terjadi di Brazil. Felippe dan Marlon mengatakan bahwa aksi mereka ini mencerminkan ketelanjangan mereka dan ketelanjangan kota penuh dengan alasan yang terlalu susah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia karena terlalu males. Bisa dibaca lengkapnya di sini

And you know what I think  about this act?

I think these 2 guys are full of shit.

Mereka tidak lebih dari sekedar sepasang pria narsis yang melihat kesempatan untuk berfoto telanjang di tengah kota jam 3 pagi dan mencari ketenaran dengan dalih perbuatannya adalah aksi protes terhadap homophobia lewat rangkaian kata kata yang terdengar seperti alasan yg dibuat ketika kita mengarang indah mencari alasan palsu yg dibuat buat


Yeah, ada kok foto mereka telanjang beneran dengan biji bergelantungan di tengah jalan. Yah benar, mereka adalah dua spesimen pria yg sangat menarik secara fisik dan juga memiliki tubuh indah. Yup dan benar mereka berdua terlihat jauh lebih keren dari yg nulis ini. Tetapi melihat orang mencari cari alasan palsu yang dibungkus dengan niat sok tulus seperti halnya para cowok cakep sok jelek di campaign #DontJudgeChallenge, hanya demi sekedar mencari alasan untuk mendapatkan lebih banyak lagi kekaguman pria pria tak dikenal atas sempurnanya mereka yang terdiri dari tubuh indah dan niat suci. Makin males yah ngeliatnya

Ga perlu kok meminta orang yg memang berniat tulus berbuat suatu untuk menyumbangkan seluruh harta mereka, atau bekerja 24 jam sehari demi alasan amal. Cukup dengan tidak bertindak bodoh dan menggunakan alasan suci itu sebagai dalih untuk ketenaran diri sendiri. Itu dah cukup kok

Maybe I was wrong. Maybe this two naked guys are genuinely care about homophobe and try to scare them away by showing that they could be naked and hug each other in the middle of the street and no one can or should harm them. Maybe this is an high level art act that regular people like us will have difficulty to see beyond the ball and dicks. I am sorry if I was mistaken. But still, there plenty of way to do it aside from being naked and act pretty

3 komentar:

  1. Setuju banget Min. Coba yang protes telanjang gitu gendutan dikit, pasti juga homophobe dari kalangan gay sendiri deh.

    BalasHapus
  2. Kok yang telanjang-dengan-biji-bergelantungan gak di-share sih, min? Curang nih mimin mau menikmati sendiri.. Hehehe LOL =D

    BalasHapus