Kamis, 09 Juli 2015

Happy Couple from China


Gino (27) dan Lin Jue Ding (34) menikah di Cina tanggal 27 Juni di Beijing dalam sebuah upcara yang diadakan oleh perusahaan tempat Ling bekerja. Ling bekerja di sebuah perusahaan app dating untuk gay. Ga tau sih apakah ini perusahaan sama yang mengirimkan pasangan pasangan gay Cina untuk menikah di US. Gino mengatakan dia bertemu dengan Ling di tahun 2013 dan semula dia tidak terlalu tertarik pada Ling karena dia menganggap Ling agak sedikit terlalu kewanitaan. Sampai akhirnya Ling akhirnya menemukan alasan kerjaan untuk ngopi dengan Gino, baru akhirnya mereka merasa "click" satu sama lain.


Kakak Gino mengantarkan Gino ke pelaminan dan memberikannya pada Ling di pernikahan. Mereka berdua merasa upacara pernikahan yang mereka lakukan dapat menjadi inspirasi untuk komunitas gay di Cina untuk berbuat lebih dalam kehidupan mereka. Ling sendiri merasa pernikahan ini adalah tahap penting dalam hidupnya setelah masa mudanya dihabiskan dalam ketakutan karena berbeda. Bahkan dia sempat dimasukkan ke dalam rumah sakit jiwa untuk perawatan ketika dia mengaku gay ke orang tuanya.


Kini kedua orang tua mereka telah mengetahui hubungan mereka dan menyetujui mereka berdua. Mereka bahkan berharap mereka dapat membesarkan seorang anak bersama di kemudian harinya dan merasa pengalaman menjadi orang tua. Ling berkata bahwa "Ketika seseorang berjalan sendiri, dia memang bisa berjalan lebih cepat. Tetapi ketika orang berjalan berdua, mereka bisa berjalan lebih lama". Kedua orang tua mereka sebenarnya ingin hadir di acara pernikahan mereka, tetapi karena kontroversialnya acara ini, mereka harus terus mengubah ngubah detail dan lokasi pernikahan mereka. Akhirnya mereka merasa lebih baik apabila kedua orang tua mereka tidak hadir karena mereka khawatir pernikahan mereka akan diganggu oleh pihak berwajib ataupun orang orang tidak bertanggung jawab, dan mereka khawatir apabila orang tua mereka ikut mengalami itu. 


Mereka berdua sempat merubah rubah venue pernikahan karena dilarang oleh pihak berwajib. Bahkan 5 jam menjelang pernikahan mereka masih tidak memiliki kepastian dimana mereka akan menikah. Akhirnya sebuah privtae club mengijinkan mereka untuk mengadakan pernikahan di sana. Sekalipun dengan was was, pernikahan berjalan mulus tanpa halangan berarti


Memang pernikahan mereka ini cuma sebuah upacara tanpa ikatan hukum, tetapi mereka berdua berencana untuk mengikat pernikahan mereka secara resmi di Amerika tahun depan. Yah sekalipun itu tidak berarti pernikahan itu resmi di mata pemerintah Cina, tetapi itu sudah lebih dari yang mereka harapkan. 










2 komentar:

  1. Yak. Bahas kawin lagi. Sebelum lebaran pulak. Udah siap ditanyain kapan kawin pas mudik lebaran, gays? Anyway, pernikahan di atas sweet banget. Mauk. Anyone? :D

    BalasHapus
  2. Jalan berdua, semakin lama... Sweet...

    BalasHapus