Rabu, 27 Mei 2015

Apakah Top dan Bottom memiliki tingkat resiko yg berbeda untuk terinfeksi HIV?


Selalu menjadi pertanyaan sih, apakah Top dan Bot memiliki tingkat resiko yang berbeda dalam terpapar pada virus HIV ketika melakukan hubungan anal tanpa kondom. Di video di bawah ini yg kita temukan di GailyGrind ada dokter yang menjelaskan tentang hal tersebut. Dan jawabanya? Benar, Top dan Bottom memiliki tingkat resiko yang berbeda untuk terpapar pada virus HIV ketika melakukan hubungan anak tanpa kondom

Jadi siapa yang lebih beresiko? Ketika melakukan hubungan seks tanpa kondom, yang memiliki resiko lebih tinggi adalah bot. Kenapa? Karena ketika melakukan hubungan anal, dinding rectum lebih beresiko untuk luka atau sobek, bahkan tanpa darah karena menerima gesekan dan tekanan dari pihak eksternal. Apalagi apabila hubungan tersebut dilakukan dengan kasar. Karena gampangnya dinding rectum untuk luka, jadi kemungkinan mereka terpapar kepada virus HIV itu lebih tinggi. Sperma adalah salah satu tempat dimana virus HIV dapat hidup dan berpindah ke jaringan darah sang bot melalui luka tersebut.

Tetapi jangan merasa apabila begitu, berarti selama kita tidak membiarkan orangnya keluar di dalam trus kita aman. Precum juga dapat menjadi salah satu media yang membawa virus HIV dari sang Top ke bot. Kita semua tahukan bahwa penis sering mengeluarkan pre cum disaat sedang horny hornynya. Jadi resiko itu tetap ada.

Kalau begitu apakah berarti sang top sepenuhnya aman? Bahwa cuma bottom yg beresiko terinfeksi HIV dari hubungan anal tanpa kondom? Sekalipun sang bottom memiliki kemungkinan 7 kali lipat lebih tinggi dibanding top, bukan berarti top sepenuhnya aman. Pasti pernah kan ngerasain hubungan anak sebagai top yang sampai agak lecet kadang kadang. Nah penis itu sendiri juga kulitnya nggak setebal kulit bagian tubuh lainnnya. Kemungkinan lecet itu tetap tinggi, dan dari luka lecet itu lah bisa membuat sang top terpapar pada virus HIV dari sang bot yang mungkin keluar dari luka di dinding rectum yang tidak di sadarinya

Perlu diketahui ada orang yang terinfeksi virus HIV hanya melalui sekali hubungan seksual. Ada orang yang berhubungan anal berkali kali dengan mereka yg HIV+, tetapi dia tidak terinfeksi sama sekali. Kemungkinannya sangat bervariasi. Agak mirip lotre sih. Tetapi sekecil apapun kemungkinan, tetap saja itu berarti ada kemungkinan. Apakah kamu mau mengambil resiko itu?

Silahkan tonton video dibawah yah untuk lebih jelas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar