Senin, 13 April 2015

Songkran or Not


Bulan April adalah bulan penting buat banyak pria gay di Asia karena adanya perayaan Songkran di Thailand . Perayaan tahun baru di Thailand yang dirayakan dengan acara siram siraman air ini punya daya tarik tersendiri untuk pria gay. Bukan karena bayangan pria topless yg berbasah basah di jalan. Tetapi karena ada Gcircuit party yang merupakan Gay party terakbar yang diadakan 3 hari berturut turut di Bangkok. Di tambahlah pesta kolamnya yang di bagi menjadi dua lokasi yaitu Boy Pool Party untuk mereka yang merasa bersixpack atau paling tidak berbadan rata, dan satu lagi untuk Bear Pool Party yang ditujukan untuk komunitas bear atau siapapun yang merasa tidak bersixpack. Tiket ludes dalam sekejab yang mengakibatkan banyak tempat lain di Bangkok juga mengadakan pesta "sampingan" untuk komunitas gay.

4 dari gogoboy andalan dari GCircuit party
Terdengar seru yah? Bayangan pesta 3 hari berturut turut dengan gogo boy yang didatangkan dari berbagai negara dengan baju minim, di tambah gesekan kulit dan keringat di tengah dentuman lagu menghentak diiringi pandangan menyapu setiap sosok pria yang siap saling berburu. Mulai dari saat langit gelap hingga langit terang. Dan ketika langit terang lokasi pestapun berpindah ke kolam di hotel dimana kini semua hanya bercelana renang minim. Kemudian dilanjutkan dengan acara siram-siraman menggunakan pistol air dan mengenakan baju yang tak kalah minimnya dengan dalih "siap basah"


Tidak sedikit yang berusaha mati matian dan memfokuskan hidupnya berbulan bulan sebelumnya demi tampil prima di acara songkran. Sampai kadang dirasa agak berlebihan demi mencapai penampilan sempurna dan berhasil megundang pandangan sirik serta kagum dari pengunjung di acara tersebut. Mereka menganggap kunjungan ke songkran itu ibaratnya ziarah suci sebagai seorang gay yang wajib dilakukan dengan sepol-polnya dalam bentuk kondisi fisik yg paling okeh.


Akibat semua gegap gempita itu, banyak yang memandang songkran sebelah mata karena dianggap tidak lebih hanya menjadi ajang adu otot dan berburu penggemar. Pemujaan terhadap sosok berpenampilan fisik sempurna yg dieksploitasi selama acara memang membuat jurang pemisah dalam komunitas gay menjadi semakin lebar. Antara mereka siap topless dan mereka yang menolak stereotype gay yang dikaitkan dengan pesta topless. Banyak yang berpendapat gaya hidup "hedon" gay seperti yang di tunjukkan songkran atau parade gay pride membuat orang lain selalu berpikiran bahwa gay tidak lebih dari sekedar umbar tubuh dan pesta sampai pagi. Di sisi lain para pengunjung setia songkran (memang sih ada yg memuja songkran sebagai tujuan ziarah) tetapi sebagian besar lainnya menganggap songkran hanya sebagai tempat bersenang-senang sebagaimana layaknya tempat clubbing manapun. Bedanya yah ini dilakukan 3 hari berturut-turut yang hanya khusus untuk gay, di sambung main pistol air dengan ribuan orang lainnya.


Jadi Songkran itu baik atau tidak? Itu termasuk pertanyaan yg agak absurd yah. Kita ga bisa menilai seperti itu saja sih. Songkran adalah perayaan tradisi thailand yg telah dilakukan ratusan tahun lamanya dalam merayakan tahun baru. Tentu saja itu adalah sebuah perayaan yang baik. G circuitnya sendiri kalau begitu baik atau gak? Yah sebagaimana layaknya malam clubbing saja sih. Selama bersenang senang dengan batasan wajar kenapa tidak. Kalau sedikit terbawa suasana sampai buka buka baju yah asal ga sampai masuk angin ga papa. Trus yang bisa songkran dianggap jelek itu kalau seperti apa? Yah kalau misalnya pesta gila gilaan sampai have sex dengan stranger di balik toilet tanpa kondom, atau misalnya makai obat obat yg aneh aneh demi terlihat keren di acara party.


Jadi yah santai aja lah yah kalau ada yg menganggap songkran itu memberi image buruk pada komunitas gay. Songkran itu adalah perayaan yang melibatkan seluruh masyarakat thailand, pria wanita, tua maupun muda. GCircuit partynya yah tidak lebih dari pesta dalam skala yang lebih besar saja sih. Sebaliknya kita nyaranin sih untuk paling tidak, once in your life time coba deh ikutan perayaan songkran. Kalau misalnya kamu merasa GCircuit partynya agak sedikit terlalu berlebihan dengan ketelanjangannya, mungkin kamu bisa skip itu langsung ke main pistol air di jalanannya
















3 komentar:

  1. Sinchan Masih Sinchan17 April 2015 20.21

    teman-teman binan pada pamer foto Songkran di sosmed.

    Beugh...di sisi lain, dari portal berita luar, Songkran di Thai sudah agak melenceng karena di nilai ajang bisa grepe-grepe, bugil dan ahaha...mungkin bisa basahan sampai di kamar..

    tapi pengen juga sih Min...paling tidak bisa kayak MadriGras gitu lah hehe versi Asia..

    BalasHapus
  2. Party-nya terlihat seru but not kind of my partihlah..
    Anyway, badannya bagus2 semua yak. Jadi skg yg ke gym lbh banyak yg bengkok daripada yg lurus ya?

    BalasHapus
  3. Yup, banyak yg terlalu berlebihan mamernya di Songkran, baik cowok maupun cewek sehingga banyak yg dpt kecaman. Bahkan yg ketahuan bisa berurusan ama polisi segala

    Tp itu kebetulan aja yg badannya bagus yg langsung muncul begitu liat kamera. yang badannya pas pasan juga banyak kok

    BalasHapus