Rabu, 15 April 2015

Movie Review : Imitation Game



Di film ini homoseksualitas bukan menjadi pusat cerita. Pusat cerita dari film adalah mengenai sekelompok orang yang menjadi pahlawan tanpa tanda jasa dalam perang dunia. Homoseksualitas memang adalah bagian penting dalam cerita yang menjadi penyebab utama terjadinya perjalann hidup yang difilmkan ini. Karena film ini sudah cukup lama dirilis, akan kita ceritakan kisahnya dengan penuh spoiler. Jadi bagi yang masih mau nonton filmnya, jangan dilanjutkan yah bacanya


Alkisah ada seorang ahli matematika bernama Alan Turing yang bersama dengan ahli lainnnya berusaha memecahkan kode yang digunakan oleh Jerman dalam mengirimkan pesan yang di sebut Enigma. Untuk menyelesaikan tugas tersebut, dia menciptakan sebuah mesin yang disebut Christopher. Semula teman kerjanya tidak terlalu menyukai Alan yang agak unik dan terlihat kasar. Tetapi dengan bantuan salah satu anggota grup yang wanita. Tetapi Alan memiliki sebuah rahasia yang tidak diketahui oleh siapapun juga yaitu bahwa dia adalah seorang homoseksual. Pada jaman tersebut, menjadi homoseksual adalah sebuah kejahatan yang bisa dipenjara. Cuma Joan Clarke yang semula ingin dinikahi dan salah satu rekan kerjanya yang mata mata soviet yang mengetahui rahasia tersebut.

Mesin canggih Alan yang diberi dinama Christopher akhirnya berhasil memecahkan kode tersebut dan membantu mengakhiri perang dunia. Mesin tersebut berharga bagi Alan karena merupakan perwujudan kerja kerasnya. Saking cintanya, mesin tersebut di beri nama Christopher yang merupakan cinta pertamanya di masa sekolah yang meninggal karena penyakit tuberkolosis.


Sekalipun mereka begitu besar jasanya, tetapi sayangnya jasa mereka tidak pernah diketahui oleh siapapun karena kerja mereka dilakukan secara rahasia. Seluruh anggota tim kembali ke kehidupan masing masing. begitu juga Alan Turing yang akhirnya tertangkap oleh polisi karena diketahui melakukan hubungan seks dengan pria. Alan yang akhirnya menceritakan kisahnya kepada sang polisi diberi pilihan untuk melakukan chemical castration yaitu mengkonsumsi obat untuk menekan keinginan homoseksualnya apabila dia tetap ingin melakukan penelitiannya bersama Christopher. Obat tersebut berakibat buruk bagi kondisinya, tetapi karena perasaan cintanya mendalam terhadap Christopher yang membuatnya tetap berusaha untuk bertahan. Dia tidak ingin dipisahkan kembali seperti yang terjadi dengan Christopher yang dulu. Keadaan hidupnya yang semakin memburuk membuat Alan tidak bisa bertahan dan akhirnya bunuh diri akibat penggunaan obat paksaan secara berkelanjutan tersebut


Menyedihkan banget sih melihat bagaimana menjadi homoseksual menjadi sebuah penghalang bagi seorang jenius seperti Alan Turing untuk terus berkarya. Hanya karena dia menyukai pria, Alan Turing tidak bisa melanjutkan karya jeniusnya. Hanya karena dia menyukai pria, Alan Turing harus menghabiskan sisa hidupnya dengan memaksakan dirinya melupakan orientasi seksualnya agar tidak dipaksa meninggalkan hal hal yang dicintai. Makanya dari pertama kita katakan bahwa sekalipun film ini tidak bercerita tentang kehidupannya sebagai homoseksual, tetapi fakta bahwa Alan Turing adalah seorang homoseksual dan dihukum karena itu membuat cerita ini terasa begitu ironis dan menyedihkan hingga akhir hayatnya

1 komentar:

  1. info : mesin ini merupakan cikal bakal dari komputer

    BalasHapus