Sabtu, 18 April 2015

Just a regular gay couple


Hari ini di path, maupun facebook dan twitter bertebaran foto di atas ini yang langsung mengundang komentar nyinyir. Semuanya terjadi karena ada pasangan gay keturunan asia dan keturunan bule. Biasanya pasangan seperti ini tidak banyak mengundang komen, tetapi karena banyak yang merasa si pria keturunan asianya dari penampilan fisiknya tidak sepadan dengan sang pria bule, langsung deh pada ribut. Pada merasa bule yg tingkat kecakepanya menurut standar dasar bule mayan tinggi, terlalu cakep untuk sang cowok asia yang tidak terlihat setara nilai kecakepannya alias biasa biasa aja. Dan yang komen hari ini banyaaaakkk banget.


Langsung deh pada muncul komentar "ga relaaaa bule cakep gituuu kok dptnya cowok gitu" atau komentar komentar jahat "pasti deh tuh cowok asianya kaya raya" atau "tuh bule seleranya ancur banget sih" atau "tuh cowok asia pasti deh kucing". Seolah-olah apabila ada pasangan yang menurut pandangan orang orang tidak sepadan dari penampilan fisiknya, maka pasti ada yang salah dengan mereka. Mereka yang cakep dan seksi cuma boleh berpasangan dengan yang sama-sama cakep dan seksi untuk membuktikan bahwa hubungan di antara mereka tulus dan murni adanya. Apabila ada salah satu dari mereka yang berbeda, pasti deh hubungan mereka ga tulus. Pasti deh ada alasan khususnya. Pasti deh ada yang salah dengan mereka

Tuh, fotonya tertanda 32 bulan yang lalu
Kita kenalan bentar yuk dengan pasangan di atas. Pria keturunan asia tersebut namanya adalah Naparuj Mond Kaedi. Dia adalah creative director dan senior booking manager dari Barca Model Management. Dia tinggal di Thailand dan sering bolak balik Jerman - Thailand. Sang pria bulenya bernama Thorsten Mid. Dia adalah seorang mahasiswa Jerman yang kini tinggal di Thailand. Untuk yg masih sinis dan mengatakan si bule pasti cuma menjadi piaraan si pria Thai demi menjadi model di modelling agencynya, perlu diketahui foto mereka berdua telah ada sejak Agustus 2012. Dan kalau kita lihat, si bule sekalipun cakep, sama sekali tidak punya badan seorang model. Jadi jelas dia bukan model yang numpang tenar. Sementara sang cowok asianya jelas bukan kucing karena dia punya posisi penting dalam sebuah model agency.

Cowok bulenya ga punya potongan model sama sekali kan
Setelah mendengar itu langsung deh banyak yg terpaksa merasa harus percaya hubungan mereka berdua tulus. Tapi tentunya masih banyak yang menyambung dengan kata kata "tapi itu ga adil bangetttt, dia kok bisa dapat bule cakep, sementara aku ga dapat siapa siapa"

Kenapa yah kita selalu menjudge pasangan yang menurut kita tidak sepadan. Padahal belum kita tahu pasti kisah mereka. Hanya sekedar dari penampilan fisiknya saja kita suka langsung berasumsi dengan kemungkinan kemungkinan negatif yang menurut kita memungkinkan pasangan yang tidak serasi seperti mereka bisa menjadi pasangan. Dengan gampangnya kita menuduh mereka adalah pasangan yang terjadi hanya karena uang, atau hanya untuk numpang popularitas, atau hanya dasar kasihan.


Lain kali sebelum kita membuka mulut untuk komentar atau mengetikkan asumsi negatif untuk orang lain, ada baiknya kita pikir terlebih dahulu karena jelas itu semua tidak akan membuat kamu menjadi orang yang lebih baik. Kita tidak pernah tahu kan ada kisah apa di balik pasangan ini. Mungkin saja sang cowok asia pernah menyelamatkan nyawa sang cowok bule ketika si cowok bule mau diserang ular sanca waktu di thailand. Atau mungkin sang cowok bule sebenarnya ngajak sang cowok asia kenalan ketika mereka berdua ketemu di bengkel mobil. We never know. That's why we should not judge. Dan bahkan kalaupun misalnya mereka bertemu lewat grindr atau di sauna atau karena dari pertemuan lain yang kalian pandang sebelah mata. Trus kenapa kalau mereka sekarang malah menjadi pasangan yang saling mencinta secara tulus. Ga ada salahnya juga kan.

Let just be happy for them. From one gay to another gay people.

14 komentar:

  1. ini ada salah Tuhan juga sih.. manusia pake dikasih sifat sirik segala.. untung Tuhan juga nyiptain yg bijak yg bisa memberi nasehat yg baik kayak brother kita touchemagz ini.. mudah2an semua yg sirik membaca ini lalu sadar dan dunia jadi lebih baik, tenang, tentram, socmed juga lbh santun, para haters artis juga sadar, tidak ada yg asal ngebacot, Farhat bertobat, semua orang very nice, homophobic semua sadar, homo hidup tenang, tidak ada caci maki, tidak ada perselisihan, tidak ada perang.. oh alangkah indahnya dunia.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lu strezzz tuhan disalahin

      Hapus
    2. Lu strezzz tuhan disalahin

      Hapus
    3. Lu strezzz tuhan disalahin

      Hapus
  2. biasalah min orang2 insecure. thanks for sharing this and saying pretty much what's on my mind. so agree!

    BalasHapus
  3. Kelinci Jahat19 April 2015 12.18

    Setuju min.

    BalasHapus
  4. Karena kau tak butuh alasan untuk mencinta..
    Jika kau mencintai seseorang karena ini, karena itu, atau karena apalah apalah,, maka sebenarnya itu bukan CINTA!
    CINTA adalah ketika kau menyukai seseorang yang mana kau sendiri tak tahu apa yg membuatmu menyukai dia...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak ada alasan, just it

      Hapus
  5. Mencintai tak perlu alasan karena CINTA itu sendiri adalah alasannya

    BalasHapus
  6. Bulenya gak cakep2 amat ya....

    BalasHapus
  7. Some ppl posted it on path and said beauty and the beast or love is blind. At first I also wondered "kok bisa ya?" But then, who are we to judge? It's beauty they showed. When we can't see the beauty, it doesn't mean it's not there.

    And perhaps it's not that love is blind, it may be we are too blind to see the beauty.

    BalasHapus
  8. Menurut gw cocok kok. Sama-sama ga cakep juga.

    BalasHapus