Minggu, 05 April 2015

Anak dr seorang ayah gay menjadi korban bully di sekolah


Ketika anaknya dibully di sekolah karena berulang kali membela ayahnya yang gay, sang ayah membuat sebuah video untuk menceritakan kisahnya dan mengajak orang untuk memperlakukan keluarga gay lebih baik. Sang ayah yg bernama Joshua Alameda Franklin adalah seorang pria gay dengan dua anak yg berasal dari Puna, hawaii. Anaknya yang paling besar bernama Alae yang sering menjadi korban bully di sekolah

Sang anaknya kerap ditanya oleh teman temannya di sekolah apakah benar ayahnya seorang gay. Ketika sang anak menjawab iya, dan tidak ada yang salah dengan itu, dia kerap dihajar bahkan sampai dicekik oleh teman teman sekolahnya. Sang ayah telah berusaha membawa hal ini ke pihak sekolah, tetapi itu tidak terlalu membantu. Bahkan mereka sudah pindah sekolah lain, tetapi hal itu kembali terjadi. Anaknya yg nomor dua yang juga bernama Joshua juga mengalami hal yang sama di sekolahnya. Pihak sekolah sendiri juga menanggapinya dengan lambat dan malah terkesan setengah hati dalam menyelesaikannya

Sekarang Joshua berniat untuk menyekolahkan sang anak di rumah saja untuk menjaga keselamatan anak anaknya. Karena video ini banyak pihak memberikan dukungan pada mereka, dan pihak semacam depdikbud di sana juga berusaha untuk menyelesaikan masalah ini untuk mereka. Tetapi sungguh mengharukan melihat kedua anaknya membela sang ayah di depan teman temannya. Padahal kan biasanya anak cowok seumuran segitu sangat dengerin kata teman temannya yah

Semoga mereka mendapat penyelesaian yang benar benar baik yah.


2 komentar:

  1. Itu terkadang yang ada di pikiran ketika mau mengadopsi anak, bukan masalah apakah anak yang di adopsi oleh pasangan gay akan menjadi gay. Tetapi bagaimana rasanya menjadi anak dari pasangan gay yang mau tak mau pasti mendapat perlakuan tidak enak di masyarakat, rasanya sakit membayangkan anak yang coba kita rawat harus menderita karena kesalahan kita..

    BalasHapus
  2. Hah kesalahan kita...kesalahan masyarakat kali...you miss the point...

    BalasHapus