Minggu, 28 September 2014

100 cambukan untuk gay di Aceh

Contoh hukuman cambuk di Aceh
Pemerintahan di Daerah Istimewa Aceh telah secara resmi menjalankan perda syariah Islam yang tidak hanya berlaku pada penduduk Aceh yg muslim, tetapi juga yah non muslim. Salah satu hukuman yg berlaku adalah hukuman 100 kali cambuk untuk mereka yang ketahuan gay.

Hukumannya sendiri bervariasi berdasarkan jenis pelanggarannya. Yang paling ringan adalah untuk mereka yang melakukan perbuatan mesum, dan paling berat adalah untuk pemerkosa anak. Hukumannya juga ada dari 10 hingga 200 kali cambuk. Ada juga hukuman denda 200 hingga 2000 gram emas atau 20 bulan hingga 200 bulan di penjara

Sebenarnya sebagai daerah Istimewa, Aceh bebas untuk menjalankan peraturan syariah ini. Cuma hal ini berarti dari seluruh wilayah Indonesia, Aceh adalah satu satunya tempat dimana kita bisa ditangkap dan dihukum apabila ketahuan gay. Di wilayah selain Aceh di Indonesia, tidak ada hukum yang bisa menghukum kita hanya karena kita ketahuan gay. Paling mungkin kalau misalnya kita ketangkep sedang nakal nakalan di pojok tangga darurat atau misalnya ketangkap basah sedang orgy di hotel melati, itu masih bisa ditangkap. Tetapi apabila misalnya ada seseorang yang ngaku dan come out bahwa dia seorang gay, mungkin polisi Indonesia tidak mempunyai dasar apapun untuk menangkapnya. Beda halnya apabila dia berada di Aceh. Baik dia muslim maupun non muslim, pendatang maupun penetap, apabila ketahuan gay, maka kamu bisa langsung ditangkap dan dijatuhkan hukuman cambuk

Yah ini menjadi semacam hal yang bagus untuk kita ketahui bersama agar kita bisa lebih menjaga diri apabila berkunjung di sana, atau buat mereka yang tinggal di sana. Buat yang akan berkunjung ke aceh, yah jagalah diri dan sikap selama di sana agar kamu tidak terkena masalah. Sementara untuk kamu yg tinggal di sana, berhati hatilah dalam bersikap. Kita tidak memaksamu untuk pindah atau bagaimana karena tentu ada banyak pertimbangan buat kamu untuk memilih tinggal di sana. Tetapi ada baiknya kamu lebih berjaga diri agar jangan sampai terkena hukuman.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar