Senin, 07 Juli 2014

Story of Being me Part II - Indonesia by Imam Wahyudi



Akhirnya keluar juga Story of being me dari Indonesia. Dari Indonesia yang bercerita adalah Imam Wahyudi (@dapurimaml) yang berasal dari Gresik dan kini tinggal di Jakarta sebagai script writer dan juga volunteer di komunitas LGBT.

Setelah melihat video video dari negara lain di sini, tentunya seneng juga skrg kita bisa melihat raut muka familiar dengan lingkungan yang sangat familiar. Ketika kita melihat video yang berasal dari Singapore atau bangkok, mungkin ada sedikit rasa nyambung karena sama sama Asia. Tetapi ketika melihat Imam masuk ke kamar kosnya, sholat di mesjid atau gelas es teh tawarnya, kita akan merasa lebih related lagi dengan sosoknya.

Mungkin tidak banyak di antara kita yang memiliki keberanian seperti seroang Imam yang berani bercerita dengan begitu gamblangnya kisah keseharian dan dirinya di video yang diupload di internet yang bisa ditonton oleh siapapun. Tetapi paling tidak dari kisahnya kita bisa melihat bahwa kita tidak sendiri di Indonesia. Bahwa gay di Indonesia bisa melakukan hal lain selain upload link bokep di twitter dan berburu di Grindr, Bahwa apabila kita mau berusaha, kita bisa membuktikan bahwa menjadi gay itu bisa berarti positif dan bisa melakukan sesuatu yang benar benar berguna untuk komunitas kita

Satu yang menarik dari video ini adalah ketika Imam berkata bahwa ketika dia di Gresik, dia ingin pindah ke Jakarta karena merasa kehidupan gay di Jakarta itu lebih mudah. Padahal mungkin yang di Jakarta sendiri setiap hari ngomel pengen pindah ke Singapore karena merasa menjadi gay di jakarta sulit. Mau bikin acara apa apa, musti khawatir di grebek. Nggak bisa merit ama cowok, nggak bisa angkat anak, nggak bisa dandan heboh. Padahal sementara gay di Singapore juga protes terus tentang pemerintah mereka yang begitu "abu-abu" terhadap komunitas LGBT. Mungkin yang di Singapore pada pengen pindah ke US biar bisa menikah, sementara di US sendiri pada ribut karena mereka merasa hak mereka di zolimi terus oleh orang straight.

Intinya di manapun kita berada, perjuangan untuk menjadi lebih baik buat komunitas gay itu akan selalu ada. Lebih penting untuk kita mencari tau bagaimana cara menempatkan diri kita sebagai gay di tengah tengah komunitas di mana kita berada, daripada ngomel-ngomel terus tentang ketidakbisaan kamu untuk eksistensi diri sebagai gay di tempat tinggalmu. Toh selalu ada orang yang melewati hidup sebagai gay yang lebih sulit dibanding kamu kok di tempat lain. Kalau misalnya ga tahan, do something about your life, dan tiru Imam yang memutuskan untuk pindah ke Jakarta. Kenali juga batas batas kemampuan kamu. Dan belajarlah untuk berdamai dengan batas kemampuan kamu. Tetapi jangan lupa dorong terus batas itu agar kamu bisa terus terpacu menuju harapan kamu. Hidup akan lebih gampang kok kalau kita belajar puas dengan batas dan harta yang kita miliki daripada ribut terus dengan apa yang tidak bisa kita miliki.


9 komentar:

  1. duh miris baca caption di pic atas.. Islam mana yg membolehkan homo.. jgn bawa2 agama deh mas.. orang yg beriman itu mengimani ajaran agamanya, bukan memodifikasi sesuai kebutuhan.. jangan merusak image agama.. km masih muda, belajarlah agamamu, jgn bawa2 agamamu utk hal yg dilarang agamamu.. kalau kamu ngaku muslim ya ikuti ajarannya.. bukan info ke dunia kamu muslim tapi homo.. ntar dimanfaatkan orang yg punya kepentingan syiar homo.. spt penulis blog ini yg menyebut ini sbg keberanian? keberanian yg sesat! keblinger! berani tidak mengimani agamanya kok dipamerkan, dibanggakan.. kamu belum paham ttg apa yg kamu yakini.. saranku jgn bawa2 agama, bikin agama baru saja yg membolehkan homo. asli menyedihkan!

    BalasHapus
  2. im a fan
    ini imam pernah nulis ttg makanan yg dia masak, suka foto hasil masakannya dan ternyata fotonya dicomot dan masukin di sebuah buku resep masakan. bener ga ya imam yg ini, huehehe

    BalasHapus
  3. agama itu tentang komitmen. memeluk agama tapi tidak menjalankan ajaranNya sama saja dg selingkuh. lebih parahnya ditambah dengan mengabarkan dengan bangga perselingkuhannya. orang yg tidak bisa komit terhadap Tuhan dan ajaranNya, bagaimana mungkin sanggup bicara mengenai komitmen ke orang lain. menyerukan orang utk setia atau komit memakai kondom. dangkal dan menggelikan.

    BalasHapus
  4. @Maha: Hahahahaaa...blog yang itu udah dihapus... thanks ya masih inget... ternyata...

    BalasHapus
  5. why so many pressed haters tho?

    BalasHapus
  6. @imamocean: wahahaha, berarti bener ya imam yg itu. kyknya pernah maen di video ttg lgbt jg y? yg ada lulu ... kl ga salah

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. @Maha: maen jadi sopir angkot... hahahaa

    BalasHapus
  9. @imamocean: bhuahaha, sopir angkot yg ga puasa makan di warteg ... inget gw, acting-nya mayan bagus

    BalasHapus