Rabu, 11 Juni 2014

The Princes and The Treasure


Cerita dongeng itu wajib mendapat happy ending. Wajib menghadirkan pangeran, putri dan istana. Tetapi tidak ada keharusan happy ending itu melibatkan sang pangeran dan putri tersebut.

Ini pangeran Earnest yg kutu buku
Cerita dongeng "The Prince and The Treasure" membuktikan cerita dongeng tidak selamanya harus mengikuti alur klasik. Di kisah ini, tetap ada pangeran tampan. Bukan cuma satu, bahkan dua pangeran tampan bernama Earnest dan Gallant. Dan seperti biasa ada tokoh putri cantik yag diculik oleh mahluk yang mengerikan. Kadang mahluk mengerikan itu berupa naga, atau raksasa.

Ini pangeran Gallant yg menjadi idola
Dan di cerita ini, mahluk mengerikan tersebut adalah seorang wanita tua bermuka mengerikan. Pangeran Earnest yang lebih kutu buku bersama dengan Pangeran Gallant yang lebih flamboyan . Kedua pangeran tersebut bekerja sama membebaskan sang putri dari tangan sang nenek jahat.

Dan sang kedua pangeran bekerja sama mencari sang putri
Tetapi yang berbeda adalah karena kedua pangeran yang saling mengenal selama perjalanan mereka menyelamatkan sang putri, kedua pangeran jatuh cinta satu sama lain. Akhirnya ketika selesai menyelamatkan sang putri, mereka berdua tidak ada yang mau menikahi sang putri. Yang ada malah mereka berdua menikah bersama dan hidup bahagia selama lamanya:)

Dan berbahagialah mereka berdua selama lamanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar