Selasa, 17 Juni 2014

Agama dan pandangannya

Klik imagenya untuk melihat ukuran lebih besar

Sebuah survey kecil-kecilan dilakukan di singapore untuk mengetahui reaksi orang orang berdasarkan agama mereka terhadap berbagai situasi yang berpotensi menjadi hal yang salah bagi mereka dari sisi agama. Mereka menilai bagaimana pendapat orang orang tersebut terhadap seks sebelum nikah, seks antara dua orang dewasa dgn jenis kelamin yang sama, seks dengan orang selain pasangan menikah, tinggal bersama sebelum menikah dan judi. 

Hal yang paling banyak dianggap salah adalah berhubungan seks dengan orang lain selain pasangan alias selingkuh. Diikuti oleh seks sejenis. Yang paling dianggap tidak berpotensi salah adalah tinggal bersama sebelum menikah alias kumpul kebo. 

Dari beberapa agama yang menjadi koresponden, terlihat pemeluk agama islam paling ketat dibandingkan agama lain untuk hampir semua hal. Yang paling santai mungkin adalah agama Buddha. 

Bukan berarti agama yang satu lebih benar dibanding agama lain sih. Agama itu adalah jalan yang dipilih oleh setiap orang berdasarkan keputusan pribadi untuk berhubungan Sang Pencipta. Jadi sekalipun setiap agama memiliki aturan yang berbeda, semuanya bertujuan sama yaitu untuk menjadikan kita sebagai manusia yang lebih baik dalam hidup kita. Sekalipun dalam hal hal yang disebutkan di atas (termasuk menjadi gay) masih mendapatan tanggapan yang berbeda beda dari masing masing agama, biarlah kesadaran dan iman kita akan agama kita masing masing yang membantu kita untuk mencari jawaban paling tepat buat kita.

Tetapi untuk sementara biarlah hasil survey dari singapore ini sekedar menjadi referensi kita dalam melihat sejauh mana agama yang kita peluk menanggapi isu isu modern yang telah nyata menjadi bagian kehidupan sehari hari masyarakat modern

3 komentar:

  1. Edit: kita era kontemporer a.k.a post-modern min...era modern itu abad ke 15-19 min... #justinfo

    BalasHapus
  2. Survey kecil2an...

    BalasHapus
  3. khusus ttg gay:
    kalau sudah bisa berdamai dengan diri sendiri, akan menemukan kedamaian atau minimal proses kedamaian dalam agamamu, apa pun agamamu

    BalasHapus