Rabu, 07 Mei 2014

Murdered by Online Stranger

Foto Dino Dizdarevic yang paling baru
Seorang pria berusia 25 tahun bernama Dino Dizdarevic di Chester Amerika, ditemukan tidak bernyawa dalam kondisi setengah telanjang, penuh luka pukul dan cekik. Sebelumnya Nick sempat pamitan ama cowoknya bahwa dia mau pergi ketemuan dengan org yg baru dikenalnya di Grindr. Berhubung mereka punya open relationship, sang cowok cuma bilang hati hati yah. Tetapi setelah beberapa lama menunggu kabar, sang cowoknya mulai curiga kenapa tidak ada kabar berita dari Nick dan akhirnya menghubungi polisi

Ejaz di penjara
Di negara lain yaitu Pakistan, ceritanya agak sedikit berbeda. Dan medianya juga berbeda. Bukan lewat Grindr, tetapi lewat Manjam. Jadi ceritanya ada seorang pria bernama Muhammad Ejaz yang telah beranak istri, tetapi suka mengajak ketemu pria dari Manjam. Setelah bertemu dengan mereka, biasanya dia berhubungan seksual dengan mereka dan membunuhnya. Ketika akhirnya ditangkap, dia hanya mengaku untuk pembunuhan. Dia tidak mengakui telah berhubungan seksual dengan mereka sekalipun bukti fisik jelas jelas menunjukkan bahwa dia telah berhubungan seksual dengan semua korbannya. Alasan dia membunuh? Karena menurutnya gay itu menyebarkan ajaran iblis di tengah lingkungannya dan dia merasa mendapat panggilan untuk "menyelesaikan" masalah itu. Biasanya dia melakukannya dengan cara memberi korbannya obat tidur terlebih dahulu. Akibat kasus ini, manjam menuntup sementara semua layanan mereka di Pakistan

Ini bukan pertama kalinya sih membaca berita seperti ini. Dan bukan berarti karena itu terjadi di Amerika yang bebas atau Pakistan yang ekstrim, itu tidak akan terjadi di sini. Modus penipuan lewat aplikasi online seperti itu banyak variasinya. Mulai dari rampok, meres, manipulasi melodrama sampai ada yg akhirnya sampai mengambil nyawa. Dan kadang karena napsu sudah memuncak kita sudah tidak bisa membedakan antara perasaan ga enak karena curiga dengan horny.

Beberapa tips buat yg memang suka kencan dengan stranger lewat aplikasi online

1. Kalau tujuanmu memang hanya untuk fun. Batasi hanya sampai segitu. Ga perlu kasih informasi terlalu banyak soal kamu, dan kamu juga cukup tau informasi seperlunya saja. Bisa saja dari niat semula cuma pengen ML, tetapi setelah dengar kamu cerita liburan eropa dan jam tangan 80 jutamu, dia berubah pikiran untuk mencuri atau memalak kamu.

2. Kemanapun kamu pergi untuk ketemuan, selalu usahakan beritahu salah satu temanmu. Jangan hanya karena malu mau ketemuan orang buat ML, trus kamu diam diam berangkat dari Pluit ke Pondok Labu tanpa sepengetahuan siapapun. Ntar kalau ada apa apa, kasian teman dan keluargamu bingung mencarimu

3. Selalu bersiap untuk kemungkinan terburuk. Selalu curiga itu perlu. Mungkin saja pas ketemuan, ternyata orangnya lebih cakep dari foto. Mungkin orangnya lebih ancur dari foto. Mungkin sekalipun cakep, tp dia ajak ke kosnya yg lokasinya nyeremin banget. Atau mungkin sekalipun ancur tp dia membawa kamu ke hotel mahal. Setiap pertemuan dengan orang asing, selalu ada kejutan. Baik yg menyenangkan, maupun tidak. Apabila kamu diajak ke tempatnya yang kayaknya jauh banget di antah berantah, mungkin coba kompromi di tempat yg lebih dekat. Kalau dia maksa banget, mungkin kamu musti mulai mikir kenapa dia maksa banget. Apa benar cuma karena horny? Bisa jadi sih kosnya jauh tp ga ada apa apanya, tetapi pas ketemuan dengan orang di kamar hotel mewah malah kamu dipaksa melakukan yang nggak nggak. Kita ga pernah tahu. Jadi selalu waspada aja

4. Kalau keadaan sudah semakin mencurigakan, jangan takut untuk memaksakan diri untuk pergi. Sekalipun kamu ceking dgn berat hanya 50 kg dan ketemuan dengan cowok tinggi besar berotot yg nyeremin dan  kamu kejebak nongkrong di kosnya yang nyeremin, bukan berarti kamu menjadi tidak berdaya dan pasrah. Kalau kamu ga nyaman, pamitan aja dengan beribu alasan. Dan kalau dia memaksa secara fisik, jangan takut untuk melawan balik. Atau kalau kamu memang kalah secara fisik, kamu selalu bisa menggunakan suara keras. Begitu mulai agak kejebak, liat sekeliling kamu, apakah ada sesuatu yg bisa kamu gunakan untuk senjata darurat, apakah kalau dia maksa kamu bisa lari dengan gampang ke pintu dan keluar?

5. Tetapi ingat kalau keadaan benar benar menjadi buruk. Misalnya dia mengeluarkan pisau atau senjata lain. Terus terang saja tanya apa yang dia mau? Kalau memang niatnya jahat dan hanya mau rampok, berikan saja dompetmu dan minta pergi dari situ. Nyawa kamu tetap lebih berharga.

6. Selalu percaya insting kamu. Jangan pernah biarkan nafsu merusak logika dan insting kamu. Kalau terlihat mencurigakan, jangan dipaksakan. Masih banyak cowok lain yang siap menanti.


1 komentar: