Selasa, 11 Maret 2014

How to be better at blow job


Seks adalah bagian penting dari hidup pria. Gay maupun straight. Oleh karena itu kita merasa perlu menambah section baru di blog kita untuk membahas ini. Kita akan mulai dengan salah satu ilmu paling penting dalam dunia per"seks"an kita yaitu bagaimana memblow job yang baik dan benar dan enak dan nikmat dan bikin nagih. Kita gak akan bahas mengenai tehnik tahan lidah atau tehnik lolipop yang terlalu teknis di sini. Kita akan lebih share tips secara general yang lebih umum untuk sang pelaku aktif oral seks. Semoga membantu yah

1. Enjoy it

Ini adalah yang paling penting. Sesi blow job akan menjadi benar benar berbeda ketika yang memberi blow job benar benar menikmati yang dilakukannya. Ketika sang pemberi blow job benar benar menikmati setiap saat dan setiap cm yang sedang dikerjakannya.

Ketertarikan secara fisik terhadap "onggokan" daging di dalam celana tersebut pasti akan membuat orang ingin melakukan kontak fisik dengannya. Dimulai dengan tangan yg mulai menyentuh, dan dengan naluri kemanusiaan kita, kita kemudian akan memasukannya ke mulut untuk lebih dekat dan intim dengannya. Mungkin kamu bisa menguasai berbagai tehnik advanced, tetapi ketika kamu benar benar menikmati prosesnya, sang penerima blow job akan langsung merasakan perbedaannya.

Ada banyak alasan kenapa orang memberikan blow job, mulai dari karena disuruh padahal sebenarnya males tp diancem kalo-ga-isep-berarti-ga-cinta. Ada juga yang karena merasa itu adalah kewajiban sebagai bottom, ada yang merasa ingin memuaskan lawannya dengan cara apapun termasuk blow job dan berbagai alasan lainnya. Kalau kamu benar benar ingin memberikan the best blow job, alasan kamu melakukannya cuma boleh satu, yaitu kamu kamu menikmati dan benar benar menyukainya, bukan sekedar demi kepuasan pasangan

Tidak ada yang bisa mengalahkan kepuasan sang penerima blow job ketika mereka melihat sang pemberi blow job begitu menikmati proses tersebut sendiri bahkan sampai ketika dia sudah keluarpun, sang pemberi blow job masih tidak mau melepaskan kontak fisik dengan "barang"nya.

Perlihatkan juga kamu menikmatinya juga dengan misalnya sambil melakukan masturbasi juga. Melihat kamu begitu menikmati keseluruhan sesi akan membuat si pemilik batang merasa lebih puas juga karena berasa lebih tidak egois, apalagi kalau sebenarnya kalian melakukannya ini dengan orang yang kalian cintai. Pastinya kalian selalu ingin memastikan bahwa sama sama puas kan?


2. Less teeth is good, no teeth is the best

Inget joke lama yang mengatakan "kena gigi uang kembali"? Joke itu benar adanya karena kontak fisik antara gigi dan sang batang sama sekali tidak menyenangkan. Sekalipun banyak yang sudah mengetahui fakta ini, tetapi banyak yang tidak menyadari bahwa mereka masih melakukannya. Mereka merasa gigi mereka sudah mereka singkirkan sebisa mungkin, tetapi dalam prosesnya tetap saja benda padat agak tajam di dalam mulut tersebut menimbulkan sensasi yang kurang menyenangkan, cenderung sakit ketika bersentuhan.

Untuk menguasai tehnik ini memang butuh latihan. Tetapi susahnya proses ini biasanya tidak diikuti dengan proses evaluasi ketika kedua belah pihak memberikan masukan. Tetapi paling gampang yang bisa kamu lakukan untuk mengetes seperti apa itu namanya "kena gigi", coba masukin jari tangan kamu sendiri ke dalam mulut dan coba lakukan hal yang biasanya kamu lakukan. Apabila sang gigi ikut terlibat selama ini, kamu pasti akan merasakannya karena toh itu masih jari tangan kamu sendiri. Sekalipun besarnya jari tangan ga sebanding dengan besarnya si batang (yang kadang sampai 20 cm!), tetapi dari sana kamu bisa mengevaluasi tehnik kamu

3. No race here, so slow down



Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh para amatiran adalah melakukannya dengan gerakan super cepat dengan kecepatan seperti sedang menyedot es teh manis dingin di siang hari yang panas. Seolah olah mereka ingin mengisap habis isi sang batang secepat-cepatnya karena takut ketinggalan bis. Memang ada kalanya kecepatan itu dibutuhkan sebagai variasi. Tetapi jangan anggap kamu sedang adu cepat dengan vacuum cleaner dalam menyedot.

Santai aja, lakukan dengan pelan. Rasakan setiap denyutan, setiap urat, setiap lekuk dalam setiap kulumannya. Jangan buru buru langsung mempraktekkan berbagai macam tehnik yang kamu pelajari. Take your time. Ada waktu dimana kamu tidak melakukan apapun selain "menampung" sang batang dalam mulut akan memberikan sensasi dan kehangatan luar biasa kepada sang pemiliknya. Slide it and slide out slowly. Variasikan timingnya. Ada kalanya agak cepat, ada kalanya benar benar lambat sampai berhenti. Apalagi kalau ternyata sang batang muat sampai ke dalam seluruh mulut kamu. Diamlah beberapa saat ketika hidung kamu menyentuh kulit dan pubic hair ketika kamu membenamkan seluruh batang di dalam mulut kamu. Sensasi yang akan diperoleh sang pemilik itu akan lebih dari sekedar luar biasa. Sayangnya sensasi ini tidak akan bisa dirasakan oleh semua pemilik batang, karena semakin besar batangnya, tentu akan semakin sulit memasukkan semuanya kan ke mulut

4. Eye contact



Pada saat melakukannya, sesekali pandang lah matanya. Lihat ke atas dan tatap matanya sambil melakukan kegiatanmu itu. Tatap matanya dan berkatalah dalam hati sambil mencoba telepati dengannya kata kata jorok yang mungkin selama ini terlalu malu kamu ucapkan. Tenang saja, tatapan matamu akan menyampaikan semua pesan itu.

Di saat kalian telah saling berpandangan, dan kalian merasa matanya yang menatap tajam setengah sendu bercampur sayu sayu lemes seolah olah berkata "Oh my God, you are so gooooddddddd", di saat itulah kamu bisa melakukan sedikit hal hal lain yang mungkin sering kalian lihat di film porno. Misalnya keluarkan batang tersebut dari mulut dan give it a loooong continous lick sambil tetap menatap matanya. Atau bisa juga tips ala film porno yg seperti tampar tampar kecil pipimu dengan si batang

Tetapi bukan berarti terus terusan dipandangin sepanjang sesi yah. Serem juga sih kalau sepanjang sesi mata kamu nggak lepas lepas dan matanya. Dia sih kemungkinan besar akan sering melihat ke bawah. Tetapi kamu yang dibawah, cukuplah sesekali membalas tatapannya itu.

5. Variation and repetition are good



Hehehe dua hal yang saling bertolak belakang yah. Variasi dan pengulangan. Tetapi memang benar keduanya diperlukan. Ada begitu banyak kata kata dari cerita stensilan yang bisa gunakan sebagai petunjuk seperti hisap, kulum, jilat, sedot dan lain lainnya. Berbagai macam tehnik bisa kamu pelajari dari internet, dan memang perlu variasi dalam melakukannya. Satu gerakan monoton secara terus terusan tentunya bisa terasa membosankan, apalagi kalau ternyata gerakan tersebut tidak menstimulasi secara tepat daerah daerah yang dituju. Tetapi apabila kamu mencoba mempraktekkan 365 tehnik oral seks dalam satu sesi, sang pemilik batang juga pasti akan pusing melihatnya. Kamu akan terlihat sibuk sendiri dan malahan akan membuat kamu terlihat berusaha terlalu keras.

Lakukanlah variasi seperlunya dalam setiap sesi. Imbangin dengan permainan tangan dan tatapan mata di sela sela tarikan nafas. Tetapi apabila ada satu gerakan tertentu yang sepertinya membuat dia agak menegang kakinya, atau dia terlihat agak mencengkram jari kakinya, lakukanlah repetisi yang agak lama dengan kombinasi kecepatan dan intensitas gerakan. Artinya "you hit the right spot!". Ada saatnya kamu dapat mencoba gerakan aneh sebagai variasi yang terlihat menyenangkan, tetapi belum tentu repetisi gerakan tersebut sepenuhnya bikin nyaman.

Inget variasi tidak selalu berarti gerakan berbeda. Kecepatan, intensitas, suhu (permin mint, es batu), lokasi (jok mobil, kamar ganti, dalam bioskop sepi etc) dan kombinasi gerakan dengan tangan dapat membuat gerakan repetisi yang terlihat standar menjadi lebih seru. Jangan pernah takut untuk melakukan hal yang sama terus terusan selama kamu inget untuk mengatur unsur lain. Toh terbukti kok, gerakan paling dasar yaitu "sliding in, sliding out" terbukti paling ampuh dalam stimulasi. Apalagi kalau udah mendekati ujung garis finish, pastinya ritmenya musti sedikit lebih cepat untuk mengimbangin nafasnya. Tergantung pinter pinternya kamu aja atur variasinya

6. Say it out
Sekalipun most of the time mulut kamu bakal sibuk, tetapi ketika ada kesempatan tidak ada salahnya kamu keluarkan sedikit kata kata pujian. Pujian pujian tulus yah tapi. Jangan ketika kamu mendapati ukuran sang pasangan yang ternyata standard banget, trus kamu bilang "woowwww, gueeeedeeee bangeeettt". Dia pasti sadar kok ukurannya biasa biasa aja, jadi kalau kamu bilang seperti itu yg ada dia malah berasa kamu ga tulus.

Pujilah hal yang terlihat secara tulus. Kamu tidak harus selalu menggunakan kata kata "gede" atau "besar" kok. Misalnya "keras"atau "tebel" atau "enak". Atau ketika kamu nggak tau harus komentar apa, ada beberapa pujian standar yg selalu bisa kepake yaitu "bentuknya bagus banget". Yah memang ada yg bentuknya benar benar bagus, tetapi ada yang bentuknya biasa biasa aja. Tetapi memuji bentuk termasuk salah satu pujian standar yang bisa diterima semua orang. Atau pilih sesuatu yg khas soal dia dan katakan hal itu "seksi banget". Bisa bulunya seksi banget, uratnya seksi banget, warnanya seksi banget

Tapi inget jangan gunakan kata kata seperti "imut", "mungil" atau "lucu" dalam konteks menggemaskan yah. Bisa bikin orang tersinggung dan yang ada malah jadi hilang selera dia. All man have ego, feed the ego with the good side of the truth

7. Lemes mendadak

Ada saatnya ketika kita sedang berusaha keras melakukan tehnik termutakhir kita, tetapi nggak tau kenapa si batang kok makin lama malah makin lunak yah. Apakah dia mulai bosan? atau dia kesakitan? atau dia ketiduran?

Memang benar semua pria suka di blow job. Tetapi sayangnya tidak semua pemberi blow job bisa memberikan kualitas pelayanan yang di atas rata-rata. Sebagian besar mungkin malah cuma bikin horny di pertama-tamanya. Tetapi setelah beberapa saat, malah terasa nggak terlalu nyaman dan cenderung menyakitkan. Dan sering banget ketika sang penerima oral merasakan mulai agak ga enak atau sakit, mereka tidak bilang apa apa alias diam saja. Mungkin mereka nggak enak mengkoreksi ketika kamu sedang berusaha keras di bawah. Tetapi sekalipun sang pemilik batangnya ga protes, si batangnya sering kehilangan minat sendiri sehingga intentitas "kekerasan" nya berkurang.

Kalau kamu mengalami seperti itu, jangan langsung buru-buru tanya "kenapa? kok jadi lemes? ga enak yah?". Kalian tidak akan pernah mendapatkan jawaban jujurnya. Tidak ada satu lelakipun yang suka ditanya alasan kenapa si otong menjadi lemas. Mending kalau udah seperti itu, coba tempatkan tangan kamu mengganti posisi mulut kamu, dan coba sambil menciumi badan dia sambil tetap menjaga suasana intim, trus tanya dengan tetap menjaga aura seksimu "kamu paling suka diisep gimana?" Mudah-mudahan dia bisa memberikan kamu petunjuk singkat tentang apa yang salah. Atau kalau misalnya dia tidak memberikan jawaban yang jelas, coba suruh dia gantian oral kamu. Coba pelajari apa yang beda antara yang kamu lakukan dan dia lakukan. Biasanya apa yang dia inginkan akan keliatan dari cara dia melakukannya

Ada kala yg lemes bukan dia, tetapi rahang kita. Perasaan udah 1 jam kita sumpelin mulut kita, tp kok dari tadi cuma ah ah uh uh doank. Kapan kelarnya yah? Kalau udah seperti itu mungkin bisa suruh dia untuk membantu dengan misalnya bermasturbasi sendiri. Tetapi  kamu sambil tetap membantu dengan misalnya menjilat ujungnya atau bagian lain dari tubuhnya. Mudah mudahan sih membantu yah, kalau dia sebegitu "kuat"nya, mungkin sudahi sesi blow job dan ganti permainan yang lain

8. Swallow or not



Pertanyaan paling penting biasanya setelah sesi hampir selesai adalah apakah di telan atau nggak. Ga semua orang suka menelan soalnya. Rasa lengket yang nyangkut di leher mungkin tidak terlalu menyenangkan buat sebagian orang. Tetapi keluar di mulut adalah salah satu bentuk penyelesaian paling spektakuler dalam sesi blow job. Kalau kamu suka nelen yah habis perkara tanpa masalah. Nah bagaimana kamu sama sekali ga suka nelen?

Paling gampang sih biarin keluar di mulut, tetapi jangan di telan. Begitu dia kira kira udah penghabisan, ludahin ke tissue. Atau kalau mau lebih nakal lagi, bisa kamu keluarin dari mulut dan secara perlahan ke badannya. Toh pada saat itu kemungkinan besar dia sudah terbaring lemes kan. Langsung deh ambil minum dan selesai perkara

Atau kalau misalnya kamu bahkan ga suka rasa itu di mulut. Beritahu dia untuk jangan keluar di tubuh, tetapi suruhlah dia untuk keluar dia badan kamu misalnya atau muka kamu (ala ala bukkake). Bilang aja kalau kamu suka liat pas keluar, kemungkinan besar kalau benar dia menghargai jerih payah kamu membantu dia untuk keluar, dia pasti akan menuruti permintaanmu.

Tetapi bagaimana kalau ketemu dengan orang yang sudah kita peringatkan untuk jangan keluar dimulut, tetapi tetap diam diam tanpa pemberitahuan keluar dimulut kamu? Langsung tarik mulut kamu biarkan dia selesainya nanggung dan beritahu dia bahwa kamu nggak suka. Kalau memang pasangan yang bener sih dia pasti akan meminta maaf dan nggak akan mengulangi. Tetapi kalo dia tetap mengulangi, yah kayaknya kamu musti nyari pasangan yang lain deh. Karena artinya dia cuma mau enaknya doank

1 komentar:

  1. untuk poin terakhir, apakah ditelan atau tidak, pertimbangkan penyakit yg bisa menular lewat mulut. lebih baik jangan telan kalau masih ragu.
    tapi ngeseks tanpa blowjob kurang lengkap yah.

    BalasHapus