Sabtu, 22 Maret 2014

Billboard cowok yang dianggap terlalu seksi di Tokyo



Semula sebuah billbiard kasil karya Poko Murata dipasang di daerah Shinjuku Ni-chome yang memang terkenal sebagai "sarang" gay di Tokyo. Billboard ini sendiri adalah untuk mempromosikan HIV Awareness. Tetapi beberapa setelah dipasang, pemerintahan Tokyo memerintahkan untuk mereka untuk merevisi billboard tersebut agar terlihat lebih sopan karena dianggap terlalu seksi


Menurut pemerintahan setempat, banyak orang orang yang menjadi risih dan merasa terganggu karena ada gambar salah satu cowoknya yg topless hanya dengan menggunakan celana dalam saja. Perlu diketahui billboard ini dipasangnya di tengah tengah lokasi yang memang sekitarnya terdiri dari gay bar dan cafe cafe yang sering memasang poster foto cowok yg jauh lebih seksi


Karena tidak mau melawan, akhirnya sang artis berinisiatif untuk merubah desainnya menjadi lebih sopan. Sang cowok yg semula terlihat hanya memakai celana dalam, diberi baju dan celana.

Tetapi ternyata, ketika mereka mengajukan desain revisi tersebut, desain masih kembali di tolak karena mereka menganggap celana dalam sang cowok masih tersembul dan itu tetap tidak sopan. Perlu di ketahui juga Jepang sebagai salah negara yang paling "pervert" secara terang terangan sebelumnya tidak pernah mempermasalahkan penampilan tokoh karakter cewek seksi yg dengan kostum sangat mengundang. Karakter seperti itu bisa di temui dimanapun, mulai dari billboard hingga TV. Kelompok yang berinisiatif untuk memasang iklan HIV Awareness ini merasa mereka diperlakukan tidak adil karena mereka mengwakili komunitas LGBT dalam billboard tersebut

Ga jelas sih akhirnya mereka mengganti seperti apa gambar tersebut. Mungkin harusnya semuanya memakai jas lengkap baru disetujui kali yah 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar