Minggu, 16 Maret 2014

Aksi Ciuman bersama di Taiwan


Minggu pagi ini terasa sangat ramai di Taipei ketika dua grup yang saling bertentangan dalam sikapnya terhadap kesetaraan komunitas LGBT dalam pernikahan di Taiwan. Akhir tahun kemarin sebuah rancangan undang-undang yang akan merubah kata kata dalam hukum pernikahan Taiwan yang semula menyebutkan "suami istri" menjadi "pasangan" diperdengarkan di badan legislatif mereka. Apabila rancangan undang-undang ini disetujui, maka hal ini akan mengubah deskripsi pernikahan di Taiwan sehingga dalam pernikahan itu tidak diharuskan lagi antara pria dan wanita



Sebuah kelompok yang disebut The Taiwan Happy Family Alliance yang beranggotakan sebagian besar komunitas gereja memprotes hal tersebut dan mengatakan bahwa dalam pernikahan selalu harus ada suami dan istri. Peran masing masing gender tersebutlah yang akan membentuk keluarga bahagia

Sementara itu kelompok satu lagi yang diorganisir oleh The Taiwan Tonzhi Hotline Association mengatakan bahwa tujuan utama yaitu kebahagiaan sendiri seharusnya menjadi fokus utama bukan bagaimana struktur keluarga tersebut sendiri


Kedua kelompok ini menjalankan aksi damai secara bersamaan sekalipun dikabarkan ada beberapa aksi dorong mendorong yang untungnya tidak berakhir dengan kekerasan. Bahkan pihak yang mendukung kesetaraan pernikahan tersebut melakukan aksi cium bersama di hadapan kelompok satu lagi sebagai bentuk protes mereka.

Kita lihat deh yah apakah Taiwan akan menjadi negara pertama di Asia yang nantinya akan mengakui pernikahan untuk komunitas LGBT



2 komentar:

  1. Taiwan dan HongKong emang agak bebas dibandingkan dengan negara-negara Asia lainnya. Saya baru pulang dari Taiwan dan cukup amaze dengan kehidupan malam di Taiwan khususnya di daerah Xi Men Ding, sauna dan gay club dengan gampang di temukan.

    BalasHapus
  2. Surprise dengan admin yg berita nya update banget:))wondering apakah punya kontributor yg lagI ada di Taiwan,karena sering loch berita gay taiwan di blog ini,seperti mengupas ttg bear dll
    Ps:aku permanent resident d Taiwan,kadang pengin ngasih link link tapi don't know how hehehe

    BalasHapus