Sabtu, 29 Maret 2014

Mobie : The Forbiden Love Batman and Robin


Selain film Cinta Yang Dirahasiakan oleh Hanung Bramantyo dan Denny JA, masih ada satu film lagi yang dibuat oleh mereka berdua dengan tema gay. Film ini lebih "artsy" dibanding film Cinta Yang Dirahasiakan. Filmnya ini sendiri diiringi oleh pembacaan puisi karya Denny JA.

Filmnya sendiri bercerita tentang kisah cinta dua orang santri, Amir dan Bambang di pesantren. Film ini mendapat kritik keras dari banyak kalangan religius karena dianggap bisa membuat orang berprasangka buruk mengenai kehidupan di Pesantren. Kisahnya sendiri menarik sih, walaupun mungkin buat beberapa orang akan terasa agak sedikit berat cara pembawaan filmnya sih

Jumat, 28 Maret 2014

Pumpkin Knight and his lover


Dari buzzfeed kita mendapat kisah mengenai sebuah buku cerita anak anak yang spesial banget:) Bedanya apa? Kita coba ikutin ceritanya dulu yah sampai ending untuk cari tahu


Ceritanya sih agak standar tentang ksatria dan naga. Yang menjadi ksatrianya adalah seorang petani labu bernama Cedric


Dan sebagaimana halnya dengan semua ksatria di cerita dongeng, dia harus melawan naga juga


Dan seperti halnya semua cerita dongeng lain, setelah melawan naga, sang ksatria juga akan bertemu dengan putri yang cantik


Tetapi tentunya di buku ini berbeda. Sang ksatria tidak memilih sang putri cantik sebagai pasangannya. Yang menjadi pasangannya pada akhirnya adalah sang pangeran tampan


Tentunya sebagaimana semua cerita dongeng, mereka tentu akhirnya hidup bahagia selama lamanya

Untuk ikutin cerita lengkapnya bisa di video ini yah

Rabu, 26 Maret 2014

Another First Kiss : Gay version from New Zealand

Sekalipun video ttg 20 orang stranger yg berciuman untuk pertama kali udah ketahuan ternyata adalah bagian dari iklan sebuah toko baju yang menggunakan model/aktor, tetapi ide menariknya tetap di eksplor oleh banyak pihak untuk dibikin video versi mereka. Salah satunya oleh sebuah organisasi bernama Love Your Condom yang menampilkan 10 pria yang disuruh berciuman untuk pertama kalinya.

Menarik sih karena ini bukan para model atau akting dan relevan dengan komunitas gay:)

Senin, 24 Maret 2014

10 cara menjadi Top yang lebih baik


Menjadi Top itu sebenarnya susah susah gampang. Susah karena untuk menjadi top yang baik kamu bukan hanya cukup fokus di kepuasan kamu, tetapi kamu harus juga bisa membuat bot nya puas. Gampang yah karena prinsipnya sebenarnya cuma terletak pada gerakan maju mundur aja sih, yang tentunya dikoordinasikan lagi dari sisi timing, kedalaman, intensitas, ritme, stamina, tehnik dan daya tahan.

1. Know your shape/size


Ada yg lahir dengan penis sebesar terong, ada yang lahir dengan sebesar sosis So Nice, ada yg lahir dengan bentuk melengkung ke atas, ke bawah, ke samping. Ada yang lahir dengan kepala besar badan pendek, ada yg lahir dengan badan besar kepala kecil.

Apapun bentuk penismu jelas itu mempengaruhi apa yang dirasakan oleh bot. Ada bot yg lebih prefer yg besar, ada yg lebih suka yg panjang, ada yang lebih suka yang tebel. Jadi sebenarnya seperti apapun bentuk yang kamu miliki, pasti ada yang menyukai selama kamu bisa menggunakannya. Ukuran yang di atas rata rata tentu menjadi incaran para power bottom yang sudah terlatih menerima ukuran apapun. Tetapi mereka yang agak rentan terhadap sakit, atau masih coba coba tentunya suka yang lebih kecil. Ada yang merasa lengkungan tertentu bisa membantu mereka meraih "gspot"nya. Ada yang suka yang penjang tp ga mau tebel biar bisa terasa dalam tanpa terasa "penuh".

Jangan mentang mentang kamu punya ukuran XL, trus kamu langsung main hajar saja dengan asumsi semua bot pasti langsung menikmati. Ukuran terlalu besar justru bisa membuat sebagian bot lupa rasa enak karena sibuk menangis kesakitan. Kalau mau sama sama enak yah tentunya ga boleh donk seperti itu terjadi

2. Prepare the bot

Sebagian besar dari pria pasti merasakan sakit ketika menjadi bot. Terutama ketika pertama kali dipenetrasi. Salah satu tugas bersama untuk mengurangi rasa sakit itu adalah dengan melakukan foreplay yang secukupnya untuk mempersiapkan bot dipentrasi. Salah satu penyebab rasa sakit bot adalah karena pada saat penetrasi mereka hilang konsentrasi dan lupa "horny"nya sehingga cuma konsentrasi ke rasa sakit yang menyebabkan mereka tidak bisa relaks.

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk membantu mereka rileks. Paling penting tentunya adalah ketika mereka sudah siap (jangan pernah paksa org untuk jadi bot kalau belum siap), lakukan stimulasi dan ransangan yang membuat badannya lebih rileks. Ada yang bot yang suka di rimming, ada yang suka di ciumin punggungnya, ada yang suka dielus elus sekitar pantatnya. Apapun yang bisa kamu lakukan untuk membantu mereka lebih rileks. Baca bahasa tubuhnya, liat tanda tandanya apakah mereka makin rileks dan menikmati atau semakin tegang dan terlihat panik.

3. Lube lube and lube

Selalu gunakan pelumas ketika mau melakukan penetrasi. Sebagian besar lubang anus itu sebenarnya tidak diciptakan sebagai "pintu masuk". Karena itu kadang bahkan jaripun bisa menyebabkan rasa "tidak menyenangkan" sampai ke rasa sakit. Pelumas sangat membantu untuk melicinkan jalannya. Jangan sekali kali mencoba tanpa pelumas karena yang terjadi adalah pengalaman yang sangat tidak menyenangkan, menyakitkan dan bisa sampai penuh darah

Jangan pernah pelit kalau sudah pakai pelumas. Semakin banyak semakin baik, semakin sering semakin baik. Jangan berhemat-hemat agar bisa ML berkali kali dengan menggunakan satu pelumas. Gunakan pelumas di lubang anus dan juga di alat yang akan mempenetrasinya, baik jari, penis kamu, ataupun sex toy.

4. Jari dan lidah

Membuka jalan untuk membantu relaksasi bisa dengan meminta bantuan jari dan lidah. Jari yang bersih dan kuku yang rapi di tambah pelumas bisa menjadi semacam pembuka jalan untuk mempersiapkan sang bottom. Berinisiatiflah untuk melakukannya terutama untuk bot yang masih belum berpengalaman. Atau bisa juga gunakan lidah untuk melakukan rimming karena banyak yang daerah sekitar anusnya lebih sensitif terhadap stimulasi lidah yang akan membantu mereka menjadi lebih rileks bagian jepitan rongga pertamanya

5. Mulai perlahan

Kalau memang bottomnya sudah bablas bak jalan tol ketika kamu mencoba hujaman pertama, yah silahkan hajar bertubi tubi sesegera mungkin.  Tetapi untuk sebagian besar bot lain kamu harus memulai dengan pelan. Masukkan secara perlahan sambil melihat reaksi mereka. Jangan paksakan untuk langsung memasukkan sampai sedalam dalamnya. Tekan perlahan dan tahan sejenak apabila mereka tampak kesakitan. Biarkan otot di lubang pantat mereka terbiasa dulu dengan objek asing yang memaksa masuk sebelum kamu paksa untuk masuk lebih jauh.

Daripada kamu masukkan dengan cara tekan terus menerus, akan lebih membantu kamu kamu masukkan dengan gerakan agak sedikit melingkar sambil beringsut masuk ke dalam. Tetapi sekali lagi, selalu perhatikan ekspresi mereka untuk mencari tahu sejauh mana kamu bisa melanjutkannya

Menarik penismu sampai keluar, dan memasukkan lagi seperti di film bokep akan terasa sedikit merepotkan pada awal awalnya. Fokus saja terlebih dahulu untuk mencari "kedalaman", dan apabila botnya sudah rileks, lanjutkan gerakan maju mundur secara perlahan. Jangan ragu untuk berhenti sejenak apabila mereka masih terlihat belum rileks

6. Variasi

Variasikan kecepatan dan posisi selama proses. Mungkin dalam satu sesi variasi yang bisa dicoba tidak terlalu banyak. Tetapi cobalah variasikan paling tidak kecepatan ritme dan kedalaman ketika penetrasi. Apabila sudah agak "dapet" ritmenya, coba ganti posisi untuk mencari sensasi yang berbeda. Cari tahu juga posisi apa yang paling nyaman buat botnya karena tidak semua bot sefleksibel pemain sirkus. Ada posisi posisi tertentu yang mungkin bisa bikin salah urat kalau terlalu lama dipaksakan

7. Jaga stamina


Ada orang yang terlahir memang agak butuh waktu untuk orgasme. Ada yang terlahir dengan kemampuan orgasme dengan ransangan yang sedikit. Tetapi apabila dalam proses penetrasi kamu tentu tidak mau donk belum sempat apa apa sudah ngecrot duluan. Memang sih dalam beberapa pengalaman pertama, pasti banyak yang mengalami ketidakmampuan mengontrol ejakulasi karena memang menjadi bot itu memiliki kenikmatan tersendiri. Tetapi seriring dengan pengalaman tentunya hal itu bisa diperpanjang durasinya

Kalau misalnya takut "buru buru keluar", mungkin bisa coba untuk lakukan dengan perlahan. Ketika sudah ada rasa rasa pengen keluar, berhenti sejenak untuk tarik nafas atau ganti posisi. Ada juga sih yang pas mau keluar, mereka coba bayangin hal aneh aneh yang bisa bikin mereka agak lupa dengan "rasa mau keluar" itu. Kadang-kadang posisi juga menentukan karena titik sensitif penismu kan bisa terangsang secara berbeda kalau dilakukan dengan posisi berbeda.

8. Jangan takut bersuara

Setiap rasa yang kamu rasakan dalam setiap tegangan otot yang bekerja dalam proses penetrasi perlu di ekspresikan lewat suara. Jangan takut untuk bersuara apabila kamu merasakan hal hal yang menyenangkan. Lenguhan atau teriakan teriakan kecil justru bisa membuat suasana makin panas. Atau mungkin bisa dengan memanggil namanya (jangan sampai salah nama yah) atau dengan ngomong ngomong jorok.

9. Jangan egois


Kalau kamu udah kelar alias keluar, jangan egois. Jangan langsung cabut dan ke kamar mandi buat bersih bersih. Bot itu bukan alat yang hanya menjadi mesin orgasmemu. Mereka juga butuh dipuaskan. Tidak semua bot bisa merasakan yang namanya di penetrasi sampai ejakulasi tanpa sentuhan apa apa. Sepanjang proses selalu ingat untuk merangsang si bot. Kalau kamu udah kelar duluan, tidak ada salahnya kamu tinggal sejenak dan bantu dia untuk bisa kelar juga. Handjob, blowjob atau job jenis apapun yang bisa kamu lakukan, lakukanlah.

10. Safe

Bareback mungkin menjadi satu godaan sendiri karena kamu merasa karet itu rasanya nggak enak. Tetapi saat ini sudah tersedia begitu banyak kondom yang super duper tipis yang berasa ga pakai. Ga mau kan enak sejenak, tp malah kena yang nggak nggak. Kalau memang benar benar mau bareback, coba pertimbangkan baik baik resikonya. Kalau memang bot nya adalah pacar kamu dan kalian telah saling berkomitmen untuk ga jajan dan sudah sama sama test HIV, yah ga papa. Tetapi kalau dengan cowok yg nemu di Grindr, di sauna atau misalnya temannya temannya teman yang kebetulan lagi datang dari luar kota, pake kondom deh

Minggu, 23 Maret 2014

Movie : Dallas Buyer Club


Terus terang belum pernah menonton film Matthew McConaughey sampai habis sebelumnya. Selain karena sebagian besar filmnya adalah film romantic komedi yang hanya dibuat memuaskan kebutuhan kaum hawa akan kisah cinta menye menye dengan sosok prince charming yang menjanjikan happy ending dalam setiap kisah. Ada sih satu dua film “action”, tetapi somehow nggak tahu kenapa nggak pernah sreg menonton film dia sampai tuntas

Makanya ketika si Matt menang Oscar untuk film Dallas Buyer Club, jadi ada sedikit rasa penasaran atas seperti apa aktingnya. Kalau dia cuma mengandalkan acting standarnya, nggak mungkin sampai dia bisa memenangkan Oscar. Apalagi ketika Jared Leto juga memenangkan Oscar untuk film yang sama  dengan berperan menjadi transgender. Makin penasaran deh seperti apa filmnya. Dan kebetulan banget di sebuah penerbangan film ini sudah tersedia sehingga bisa terpuaskan deh rasa penasarannya.


Film ini sendiri bercerita tentang seorang cowok ga jelas di tahun 80an yang divonis oleh dokter dia cuma punya 30 hari untuk hidup karena HIV+. Karakter bernama Ron yang diperankan oleh si Matt ini adalah seorang pekerja kasar yang hobby nongkrong di rodeo, sosok cowboy bule yang straight banget deh pokoknya. Saat itu virus HIV masih sangat identic dengan gay. Sehingga si Ron yang rada homophobic rada shock ketika sadar dia terkena virus tersebut. Keinginannya untuk terus bertahan hidup membuatnya rela menyelundupkan obat yang belum di setujui oleh FDA. Karena melihat adanya peluang bisnis dari banyaknya mereka yang memiliki virus HIV pada saat itu, dia mulai berusaha menjual obat tersebut ke sesama penderita lain. Tetapi karena kebanyakan dari penderita adalah dari kalangan Gay, dia sulit untuk mendekati mereka.

Semuanya berubah ketika akhirnya dia dibantu oleh Jared Leto yang menjadi transgender bernama Rayon. Rayon inilah akhirnya membuka gerbang kesuksesan si Ron sebagai dealer obat tidak resmi untuk pengidap HIV. Sukses besar dari obat yang memang lebih membuahkan hasil dibandingkan obat resmi yang didorong oleh FDA ini membuat semakin banyak orang yang tertolong. Tetapi tentu saja usaha ilegalnya ini membuahkan beberapa kendala hukum yang harus dihadapinya


Memang sih kisah perlawanan si Ron terhadap system kesehatan Amerika dalam menyikapi penderita HIV di film ini menarik. Tetapi perubahan sikap si Ron yang semula jijik terhadap komunitas gay sampai akhirnya bisa menjadi teman baik Rayon juga sangat menarik untuk diikuti. Sikap yang semula hanya ramah demi kepentingan bisnis hingga akhirnya menjadi salah satu teman penting dalam hidup Rayon. Mungkin acting yang begitu mengyakinkan dalam memperlihatkan perubahan sikap yang secara natural itulah yang membuat si Matt mendapatkan Oscar. Plus diet keras si Matt yang benar benar membuat dia terlihat sangat sangat sangat kurus sih.

Perjalanan hidup si Ron yang kumuh,ga jelas dan seharusnya telah mati dalam 30 hari, menjadi sosok pelaku bisnis yang terbang ke Jepang, Israel dan berbagai belahan dunia untuk menjalankan usahanya sambil menolong sesama pengidap HIV dan terus hidup bertahun tahun kemudian bisa menjadi inspirasi kita bahwa HIV bukanlah akhir dari segala galanya. Memang sih ada keterbatasan2 yang harus kita hadapi. Tetapi bukan berarti kita bisa menyerah bergitu saja apabila mendapat berita tersebut. Matt yang secara sempurna memperlihatkan seperti apa perjuangan itu berhak membawa pulang Oscar sih. Begitu juga Jared Leto yang berhasil memerankan Rayon yang terlihat begitu ceria dan rapuh pada saat bersamaan. Sayangnya kok si Jared Leto nggak secantik yang diharapkan yah:D Mungkin memang sengaja yah biar disesuaikan dengan penampilan transgender tahun 80an yang ga seglamour tahun 90an



Overall film ini patut di tonton kok. Baik oleh penggemar matt maupu orang orang yang semula mengira si Matt ga pantes mendapatkan Oscar:D

Sabtu, 22 Maret 2014

Billboard cowok yang dianggap terlalu seksi di Tokyo



Semula sebuah billbiard kasil karya Poko Murata dipasang di daerah Shinjuku Ni-chome yang memang terkenal sebagai "sarang" gay di Tokyo. Billboard ini sendiri adalah untuk mempromosikan HIV Awareness. Tetapi beberapa setelah dipasang, pemerintahan Tokyo memerintahkan untuk mereka untuk merevisi billboard tersebut agar terlihat lebih sopan karena dianggap terlalu seksi


Menurut pemerintahan setempat, banyak orang orang yang menjadi risih dan merasa terganggu karena ada gambar salah satu cowoknya yg topless hanya dengan menggunakan celana dalam saja. Perlu diketahui billboard ini dipasangnya di tengah tengah lokasi yang memang sekitarnya terdiri dari gay bar dan cafe cafe yang sering memasang poster foto cowok yg jauh lebih seksi


Karena tidak mau melawan, akhirnya sang artis berinisiatif untuk merubah desainnya menjadi lebih sopan. Sang cowok yg semula terlihat hanya memakai celana dalam, diberi baju dan celana.

Tetapi ternyata, ketika mereka mengajukan desain revisi tersebut, desain masih kembali di tolak karena mereka menganggap celana dalam sang cowok masih tersembul dan itu tetap tidak sopan. Perlu di ketahui juga Jepang sebagai salah negara yang paling "pervert" secara terang terangan sebelumnya tidak pernah mempermasalahkan penampilan tokoh karakter cewek seksi yg dengan kostum sangat mengundang. Karakter seperti itu bisa di temui dimanapun, mulai dari billboard hingga TV. Kelompok yang berinisiatif untuk memasang iklan HIV Awareness ini merasa mereka diperlakukan tidak adil karena mereka mengwakili komunitas LGBT dalam billboard tersebut

Ga jelas sih akhirnya mereka mengganti seperti apa gambar tersebut. Mungkin harusnya semuanya memakai jas lengkap baru disetujui kali yah 

Jumat, 21 Maret 2014

Dear Connor


Seorang anak berusia 13 tahun yg come out ke orang tuanya mendapat surat ini dari ibunya. Andaikata semua orang tua bisa menerima anaknya seperti ini yah:)



Dear Connor,

I am writing you this letter so you have something tangible, something to hold onto if you should ever need it, to always remind you that we love you.

 I am pretty proud that we have the kind of relationship in which you felt comfortable coming out to me at 13 years old. I am hoping that we have created an environment in our house in which you know you are loved, you are safe, and that we will support you and fight for you.

 Dad and I love you very much. You are growing into such an amazing young man. You are pure potential. We can’t wait to see where it takes you!

Love, Mom

Rabu, 19 Maret 2014

Music : Jennifer Lopez - I Luh Ya Papi



Lagu ini memang ga ada kaitan langsung dengan gay, tetapi di video ini J-Lo benar benar memanfaatkan tubuh indah pria semaksimal maksimalnya. Suka aja sih liatnya:D Way to go Mbak J-Lo:)

Selasa, 18 Maret 2014

First Kiss and First Hug

Sebuah video yang berisi 20 orang asing yang disuruh berciuman satu sama lain ini sempat wara wiri di internet karena memang menarik banget melihat reaksi mereka



Termasuk di dalamnya ada sepasang lesbian dan gay juga. Suskesnya video ini menginspirasi orang membuat video lain yang sejenis. Salah satunya adalah ketika mereka memvideokan seorang homophobic dengan seorang gay untuk first hug mereka. Hasilnya juga sama menariknya sih:)

Senin, 17 Maret 2014

Honeymaid Gay Ad



Satu lagi iklan di Amerika yang menggunakan pasangan gay. Pasangan gay bersama dengan pasangan lain yang tidak "tradisional" ditampilkan dalam iklan untuk menggambarkan bahwa produk Honeymaid ini adalah untuk semua jenis keluarga, termasuk keluarga keluarga yang "tidak biasa"

Keluarga masih dianggap sebagai keluarga "eksotis" sih dalam dunia periklanan Amerika. Semacam trend baru untuk menunjukkan bahwa produk cukup mengikuti jaman dengan menunjukkan supportnya dan pasangan gay ditampilkan sebagai hidangan "khusus". Yah untuk memulai ga ada salahnya sih, tetapi nanti mudah mudahan suatu hari keluarga gay akan terlihat sama seperti keluarga biasa saja sih yah. Bukan sekedar "aksesoris" untuk membuat hidangan terlihat lebih eksotis

Minggu, 16 Maret 2014

Aksi Ciuman bersama di Taiwan


Minggu pagi ini terasa sangat ramai di Taipei ketika dua grup yang saling bertentangan dalam sikapnya terhadap kesetaraan komunitas LGBT dalam pernikahan di Taiwan. Akhir tahun kemarin sebuah rancangan undang-undang yang akan merubah kata kata dalam hukum pernikahan Taiwan yang semula menyebutkan "suami istri" menjadi "pasangan" diperdengarkan di badan legislatif mereka. Apabila rancangan undang-undang ini disetujui, maka hal ini akan mengubah deskripsi pernikahan di Taiwan sehingga dalam pernikahan itu tidak diharuskan lagi antara pria dan wanita



Sebuah kelompok yang disebut The Taiwan Happy Family Alliance yang beranggotakan sebagian besar komunitas gereja memprotes hal tersebut dan mengatakan bahwa dalam pernikahan selalu harus ada suami dan istri. Peran masing masing gender tersebutlah yang akan membentuk keluarga bahagia

Sementara itu kelompok satu lagi yang diorganisir oleh The Taiwan Tonzhi Hotline Association mengatakan bahwa tujuan utama yaitu kebahagiaan sendiri seharusnya menjadi fokus utama bukan bagaimana struktur keluarga tersebut sendiri


Kedua kelompok ini menjalankan aksi damai secara bersamaan sekalipun dikabarkan ada beberapa aksi dorong mendorong yang untungnya tidak berakhir dengan kekerasan. Bahkan pihak yang mendukung kesetaraan pernikahan tersebut melakukan aksi cium bersama di hadapan kelompok satu lagi sebagai bentuk protes mereka.

Kita lihat deh yah apakah Taiwan akan menjadi negara pertama di Asia yang nantinya akan mengakui pernikahan untuk komunitas LGBT