Rabu, 12 Februari 2014

Apa yang paling penting dalam mencari cowok


Dari polling iseng di blog yg menanyakan tentang apa yang paling penting dalam mencari cowok, dengan sangat mengejutkan kita ngedapetin bahwa ternyata jawaban nomornya satunya adalah yg "Nyambung kalo ngobrol". Padahal ada berbagai kriteria lain yang menjadi pilihan. Jumlah mereka yang memilih jawaban lain agak merata diantara semua jawaban yang ada, kecuali untuk jawaban pertama yang menjulang sendiri angkanya.

Kalau memang benar seperti itu yang di cari, bahwa sebagian besar dari kita mencari yg nyambung kalo ngobrol, kenapa rasanya masih banyak sekali yang merasa susah sekali mencari cowok itu yah. Padahal dalam polling ini org tentunya akan menjawab sejujurnya karena mereka tidak perlu jaim untuk menjadi matre atau hanya mikirin seks. Ternyata at the end yang kita cari orang orang memang paling utama adalah yang nyambung kalau di ajak ngobrol.


Sementara jawaban paling sedikit adalah yg suka royal atau suka beliin macem2 dah humoris. Mungkin sebagian besar juga nggak mau namanya berasa seperti "dibeli" oleh pacarnya kali yah. Sementara jawaban lain sih ga terlalu jauh beda. Paling pilihan "Ganteng" doank yg sedikit agak mencuat dibanding yg lain. Dan surprisenya sexually compatible ternyata hanya mendapat jumlah yg biasa biasa saja. padahal sepertinya sebagian besar komunitas gay merasa pasangan top harus bersama bot, atau sebaliknya demi keberlansungan kehidupan seksual mereka

Sekarang kalau seperti ini, apa yang bisa kita pelajari ?

1. Kalau ada kesempatan untuk mengenal orang baru yang kamu rasa potensial menjadi pacar, jangan langsung diignore kalau misalnya ketemuan sekali trus ternyata ga secakep fotonya, atau ternyata dia cuma ngajak makan di restoran murah. Kalau memang benar kualitas penting itu adalah "nyambung". Cobalah untuk ketemu beberapa kali untuk lebih mengenal pribadinya sebelum kamu memutuskan iya atau tidak. Ngobrol lewat whatsapp atau Line itu nggak akan pernah sama dengan ngobrol secara langsung sih


2. Dan kalau kamu memang niat mencari pacar, tetapi tidak pede karena badan kamu nggak bagus, kamu merasa kerjaan kamu biasa biasa aja, atau km nggak bisa traktir2. Jangan khawatir. Tunjukkanlah jati dirimu yang sebenarnya lewat obrolan yg menarik. Biarkan obrolan mengalir tanpa paksaan. Kalau memang kalian nyambung, besar kemungkinan kekhawatiran kamu akan kekuranganmu tidak akan menjadi masalah

3. Ini hanya gambaran rata-rata dari 128 orang. Setiap orang punya keinginan sendiri-sendiri kalau sudah urusan pribadi seperti pacar. Kalau memang kamu merasa sekalipun ngobrol nyambung, tp ternyata kalian sama sama top, dan buat kamu itu crucial banget. Itu adalah harga mati. Yah nggak papa juga. Kan namanya nyari pacar kalau bisa sedekat mungkin dengan yang kamu harapkan. Tujuan setiap orang untuk pacaran juga beda beda kok. Kalau kamu dan sang calon pacar sama sama merasa kalian tidak perlu banyak ngobrol ngalor ngidul, tetapi kalian puas menjadi pasangan karena kehidupan seks kalian sangat sangat memuaskan. Yah ga papa juga kok. Yang penting ujung ujungnya kan yg penting nyambung:)


4. Hanya sedikit sekali orang yang menganggap kemampuan beliin macem macem alias kaya itu penting dalam mencari pacar. Jadi yah jangan terlalu mamer kekayaan kalau lagi deketin gebetan kamu. Ntar yg ada dia malah ilfeel. Gunakan pesona kepribadianmu yang utama, trus ditambah dengan penampilan fisik yg rapi dan bersih. Di tambah bonus ketertarikkan seksual. Tetapi simpen dulu cerita detail tentang perusahaan bapakmu atau detil liburanmu keliling eropah kalau nggak mau di anggap mamer

5. Tidak perlu untuk punya semua kualitas di atas untuk mencari pacar. Tonjolkan kualitas penting yang kamu miliki sesuai dengan tujuan kamu dalam mencari pacar. Kalau kamu tidak berhasi menjadi ganteng ala bintang korea lewat berbagai operasi plastik, yah sudahlah. Jangan maksain jadi "ganteng" cuma karena kamu merasa kamu cuma mau pacaran ama yg ganteng. Banyak kualitas lain dari setiap orang yang bisa ditonjolkan


Kalau udah ngejalanin semua masih belum dapat pacar juga gimana? Yah sabar aja lah:D Kan katanya the longer the wait, the better the result:)

Btw ini adalah hasil polling dari pembaca blog ini loh. Pengunjung blog kita sih pemikirannya yah seperti hasil polling itu. Kalau kamu merasa kok nggak seperti yg kamu alami. Pas kamu nyari kok, pada nyarinya seks doank? Hmm... bisa jadi karena kamu nyari di tempat yg memang khusus buat nyari ML, tp kamu keukeuh mau maksa nyari bf dari tempat fuckbuddy. Jadinya siapapun yg kamu cari yah cuma ngarep buat seks. Atau mungkin kamu yg tiap kali kenalan, belum apa apa udah nanya "Top atau bot" atau "ukurannya berapa"? Yang ada org jadi selalu ngira kamu cuma nyari teman ML dan akhirnya mereka nggak pernah berniat ngobrol panjang lebar ama kamu.

5 komentar:

  1. sepertinya orang orang masih malu malu mengakui deh...
    dari yang aku jumpai selama ini, lebih banyak yang lebih mementingkan ganteng, sexual compatible, berbadan bagus dan matre...
    hahaha....
    atau mungkin cuma di lingkungan pergaulan ku yang seperti itu? tapi aku merasa yang cakep kebanyakan sombong, dan yang jelek kebanyakan jadi murahan... :D

    BalasHapus
  2. kalo 'cowok' di sini yang dimaksud adalah 'pacar', emang kriteria nyambung diajak ngobrol itu di atas segalanya sih..ga peduli kemampuannya dikasur kayak apa, ga peduli kerjaannya apa, ga peduli isi atmnya berapa. asal baik dan enak diajak ngobrol udah nyaman banget deh. tapi mungkin bisa ditambahin: enak dipeluk lama2 kali ya..hehe..

    tapi kalo yg dimaksud adalah yg lain2, tentu menyesuaikan sama kebutuhan..tergantung kamu butuhnya yg mana: sex partner, temen jalan, temen buat dipamerin ke temen2, sugar daddy, atau lain2..haha..

    BalasHapus
  3. Sebenernya kalo aku sih lebih milih cowok yg modern kali yah dalam hal ini pikiranya.
    Biasanya itu udah mencakup bijak dan enak diajak ngobrol.
    Tapi kaya nya sulit dan perbandingan nya 1: 1 juta kali yah. Hahah

    BalasHapus
  4. sy sendiri +/- 1,5 tahun pacaran. so far menyenangkan pacar itu seperti halnya sahabat, teman dekat, yang sedang menjalin kasih. komunikasihlah yg paling penting dan perhatian sekecil apapun itu bermakna. berawal dari ketemu dan ngobrol dan saling bertanya tanya sampe tahu kalo ternyata kita memiliki role yang sama. sedikit kecewa tapi lama lama diantara kita ada yg mengalah... 18-25thn itu usia kita walaupun keliatan sama sama seusia hehehehe..... point penting komunikasi bro

    BalasHapus
  5. Bener masih banyak yang jaim. sepengetahuan gw seh kebanyakan pada liat isi dompet n bawaanya. Klo pun ada yg mencari cinta sejati jumlahnya sedikiiittt...

    BalasHapus