Rabu, 11 Desember 2013

Grindr or Jack'D



Bisa dibilang Grindr adalah salah satu aplikasi yang berjasa merubah cara gay berinteraksi di era smartphone ini. Grindr sebagai aplikasi pertama yang membuat kita bisa berkomunikasi dengan orang asing yang memiliki minat sama dengan kita (laki maksudnya) yang berada di lokasi sekitar kita. Keberadaan Grindr membuat semuanya menjadi begitu gampang dibanding era manjam ataupun MIRC dimana kita sering gagal melakukan kopi darat karena ternyata jarak yang memisahkan itu cukup membuat bensin 1 tangki mobil abis ludes.

Tetapi kini Grindr sudah tidak sendirian di ajang cari jodoh darurat seperti ini. Ada begitu banyak aplikasi yang tersedia seperti Scruff, Growl, Boyahoy, badoo. Tetapi tampaknya Jack'D adalah salah satu pesaing terberat Grindr. Semakin banyak pengguna Grindr yang kini beralih ke Jack'D akibat satu dan lain hal. Berbagai kekurangan Grindr menjadi poin utama jualan Jack'D. Ditambah dengan aplikasi yang lebih stabil, yang membuat komunikasi kita dengan sang cowok cakep yg ga keliatan mukanya itu menjadi lebih nyaman.



Dari sisi angka sendiri, sebenarnya pengguna Grindr hingga kini tercatat sekitar 7 juta di seluruh dunia dengan jumlah pengguna aktif sekitar 1,2 juta per hari. Jack'D sendiri jumlah total penggunanya memang masih 5,4 juta dengan pengguna aktif harian sekitar 1 juta per hari. Tetapi pertumbuhan pengguna Jack'D sendiri cukup menakjubkan karena mencapai 100 ribu pengguna barusetiap bulannya dibandingkan dengan Grindr yang butuh 7 bulan untuk menambah 200 ribu pengguna baru. Butuh waktu yang tidak lama tentunya untuk Jack'D akhirnya akan menyalip Grindr dalam waktu satu dua tahun ke depan

Grindr sendiri semakin banyak di tinggal karena banyak sekali yang merasa aplikasinya sangat tidak stabil. Aplikasinya sering quit tiba tiba, dan juga sering kali pesan yang kita ketik tidak terkirim sampai keesokan harinya. Jack'D sendiri dengan beberapa fitur yang tidak dimiliki oleh Grindr seperti fitur untuk melihat profile di berbagai belahan dunia. Trus ada fitur lucu-lucuan yang memperlihatkan sebuah profile kepada kita, dan bertanya apakah kita tertarik. Belum lagi image twitter sebagai tempat para pria berbadan seksi tanpa kepala yang sombong membuat orang merasa Jack'D sebagai tempat yang lebih nyaman dan hangat. Belum lagi harga Grindr premium yg mencapai belasan dollar sebulan, dibandingkan Jack'D yang hanya sekitar 2 dollar per bulannya



Bukan tidak mungkin suatu hari Grindr akan menjadi seperti Friendster atau Nokia yang terlena dengan nama besarnya dan akhirnya tersalip oleh pesaing yang lebih mau mendengarkan pengguna. Sekalipun aplikasi seperti ini terasa sepele, tetapi potensial bisnis dari aplikasi ini mencapai jutaan dollar yg tentu saja bisa membuat sang pembuat masing masing aplikasi menjadi seorang jutawan.

Hmm jadi mikir, kalau bikin aplikasi lokal sejenis yg jalan bukan cuma di android dan Iphone, tetapi juga di BB, hp cina dan Nokia murah.... kira kira bakal bikin kita jadi milyuner nggak yah di Indonesia.




2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. new green app alert! try sneak'r

    BalasHapus