Senin, 04 November 2013

Pertemanan Online


Punya teman dimana kita tidak usah berpura-pura dan bisa bebas ngobrol soal apa aja tanpa harus nyembunyiin apa-apa itu menyenangkan sih. Teman dimana kita bisa curhat soal cowok kita yang brengsek karena selingkuh dengan cowok lain, curhat soal gebetan kita yg maunya ML doank, atau ngalor ngidul berjam-jam soal topik ga jelas

Banyak yang dari kita sudah punya teman teman seperti itu. Ada yang punya satu gerombolan besar, ada yang cuma punya beberapa. Tetapi ada juga yang masih mencari-cari. Mencari teman yang nyambung dan menerima kita apa adanya itu nggak gampang sih. Butuh waktu dan keberuntungan. Terutama buat mereka yang istilahnya "baru meletek" dan nggak tau kemana musti mencari teman.

Sering banget ada yang nanya ke kita, sebaiknya kemana mencari teman. Kita mau coba bahas dikit mengenai pertemanan melalui jaringan paling umum skrg ini yaitu internet alias dunia online

Yup, di dunia online tempat kita menghabiskan sebagian besar waktu kita sekarang ini adalah tempat yang sangat sangat potensial untuk menemukan teman baru. Internet menjadi tempat dimana jutaan orang tersambung dalam satu jaringan besar. Internetnya bisa yang diakses lewat komputer maupun lewat handphone. Jadi semua aplikasi semacam grindr, Badoo, Jack'd, sampai dengan manjam, planet romeo, sampai dengan personal ad seperti fridae, trevvy, gay.com atau forum seperti Gindoforum, boyzforum atau sosial media standar seperti facebook, twitter dan lain lain.

Banyak banget yah pilihannya. Tetapi sebelum kita mulai mencari teman di sana dan ngomel-ngomel, kita harus coba mengerti dulu bagaimana menggunakan internet itu sendiri. Bisa dipastikan gay yang baru-baru mengenal internet pasti menggunakannya untuk kepentingan yang ga jauh-jauh dari selangkangan. Dan hal itu wajar-wajar aja sih. Jadi profile grindr yang hanya memasang "for big top only" atau twitter yg profile picnya gambar selangkangan sih adalah hal yang wajar-wajar aja. Dan hal-hal seperti itu akan selalu ada. Tetapi semua pengguna internet setelah beberapa waktu berburu selangkangan mereka akan masuk ke tingkat lebih dari sekedar itu, yaitu berburu hubungan sosial. Kasarnya nih, di balik 10 profile grindr yang meminta ketemuan buat ML, ada 1 orang bisa kamu jadiin teman. Tentu saja kamu nggak bisa tanpa babibu, langsung message orang "maukah kamu menjadi temanku?". Sekalipun permintaan itu terlihat sopan, tetapi tidak terdengar tulus sama sekali. Untuk menjadi teman di internet itu butuh effort lebih dari sekedar basa basi sopan santun.

Nih ada beberapa tips berdasarkan metode yg kita pilih

1. Lewat Grindr/ Jack'd dan berbagai macam aplikasi mobile lainnya 


Contoh profile "bersahabat" di Grindr
Kalau di grindr mungkin ketika kamu melihat foto cowok cakep yg ada tulisan "love books, movie about superhero" di bagian profilenya, daripada kamu ketiknya "hi, dimana? 26 171 62 here", mungkin kamu bisa ngetik "hei, gua juga suka banget superhero:D Udah nonton Thor belon? lebih seru dari Thor yang pertama yah". Kalau memang dia ada niat pertemanan dan mungkin profile pic km juga menunjukkan niat pertemanan (bukan foto km nungging sambil pasang muka horny), dia pasti akan menyambut obrolan kamu. Intinya semua org suka kok ngobrol dengan orang lain di internet asal kan yang ngajak ngobrol nggak aneh aneh. Coba usahakan menyapa lebih personal. Coba baca baik-baik mengenai dirinya, atau telaah fotonya untuk mencari bahan pembicaraan yang lebih asik ketimbang cuma sekedar "hi".

Inget yah soal profile pic juga yah. Foto yang terlihat ramah akan lebih mengundang pertemanan dibanding foto topless dengan pose meransang karena orang akan berasumsi langsung bahwa yg kamu cari sebenarnya ML, jadi banyak yg langsung nggak basa basi kalau udah ngobrol dengan kamu. Foto muka yang jelas juga akan membuat orang lebih dihargai. Apalagi kalau ternyata dia sudah memasang foto jelas di profilenya, tetapi kamu cuma masang foto pemandangan. Apalagi kalau ketika dia meminta foto kamu, kamu cuma jawab nggak punya foto. Semua orang yang mendapat jawaban seperti itu pasti akan langsung ignore kamu karena kalau kamu sudah sanggup untuk online dari aplikasi itu, seharusnya kamu sudah punya handphone yang cukup canggih dengan fasilitas kamera untuk menfoto muka kamu sendiri. Ga papa kok kalau kamu nggak pasang foto kamu di profile, tetapi usahakan selalu mengirim foto kamu sebelum kamu menyapanya. Bukan masalah mengenai orang yang menilai orang dari tampang, tetapi sangat menyebalkan rasanya ketika diajak ngobrol orang yang sudah tau tampang kita seperti apa, tetapi lawan bicaranya malah sok misterius tidak mau memperlihatkan mukanya

2. Lewat Twitter

Lebih gampang lagi kalau misalnya di twitter. Sering-sering aja timpali komentar dia dengan obrolan mutu. Jangan ketika dia ngetwit soal anjingnya yang hilang, kamu malah reply twitnya dia dan nanya "folbek donk sob, tak folbek maka tak sayang nih:D". Timpalan sok garing dan sok asik sering bikin ilfil, apalagi ketika belum apa-apa kamu udah meminta2 folbek. Sering-seringlah ajak ngobrol dengan mention dia sesuai dengan minatnya. Jangan karena dia nggak bales mention langsung kamu cap sombong. Kalau misalnya anaknya udah jelas jelas nggak suka ML sembarangan, tp elo twit terus foto orang telanjang sambil ngangkang dan mention dia yah males lah dia jawab. Tetapi juga lihat-lihat juga jumlah followernya. Bukannya kenapa-kenapa, tetapi kalau kamu mau coba temanan dengan Indra Herlambang yang punya follower ratusan ribu, mention kamu kedia pasti akan ketelen oleh berpuluh-puluh mention lainnya. Biasanya sih yang followernya jumlahnya di bawah 10 rebu masih cenderung bisa dengan tekun mantengin semua mentionnya dia.

Kalau sudah sering saling ngobrol dan dia ngerasa kamu anaknya juga asik, mungkin dia akan secara sukarela menfollow kamu dan akhirnya kalian bisa menjadi teman di twitter. Dari sana pertemanan dari sekedar mention akan naik ke level DM.Dari sana, karena sering ngobrol mungkin kalian bisa mulai tukeran Pin BB atau nomor whatsapp. Trus karena sering ngobrol dan curhat, mungkin kalian akhirnya memutuskan untuk ketemuan buat nongkrong bareng kalau kalian ada di kota yang sama.

Ada sih yg suka masing pin BB mereka atau nomor Whatsapp mereka di twitter buat nyari temen. Boleh dicoba juga sih karena ada sih yg niatnya beneran nyari temen. Tapi jangan tersinggung kalo begitu dia approve kamu dan liat profile km langsung delete contact yah. Selalu ada orang-orang seperti itu kok.

Bisa coba juga lewat akun twitter organisasi-organisasi yg gay friendly. Di sana selain bisa memperoleh informasi yg bermanfaat, juga sering dapat info untuk acara-acara mereka yang bisa menjadi ajang untuk bertemu teman-teman yg punya niat yang sama. Contohnya tuh @GayAndGoodID @BrondongManis @konsulgay @QFilmFestival @ArusPelangi

3. Lewat Forum Diskusi

Nah kalau di forum itu lebih bebas lagi untuk ngobrol panjang lebar. Forum seperti Boyzforum atau GIndoforum itu sudah punya topik topik terpisah sehingga kamu dengan gampang bisa menemukan orang-orang yang memiliki minat serupa. Tetapi juga sama dengan twitter atau grindr, usahakan selalu mulai dengan timpalan-timpalan ringan yang nyambung dengan topik yang sedang diperbincangkan. Di forum malah karena tidak terbatas oleh 160 karakter, kamu bisa dengan bebas menuliskan pendapat kamu mengenai berbagai hal. Dan biasanya mereka yang membaca pendapat kamu dan tertarik dengannya akan menimpali juga dengan pendapat dia yang kemudian akan berakhir dengan interaksi seru dengan mereka


Beberapa poin yg perlu diinget :

1. Resiko pertemanan lewat internet
Selalu juga inget bahwa selalu ada resiko juga dengan pertemanan yang dimulai dari dunia internet karena bagaimanapun juga butuh waktu untuk kamu mengenal seseorang di internet. Apa yang ditampilkan di internet belum tentu adalah sosok yang sebenarnya. Kepercayaan yang perlu kamu tumbuhkan lewat dunia pertemanan di internet ini harus kamu berikan dengan berhati-hati juga. Jangan gara-gara kenal di internet, trus kamu disuruh datang ke kotanya untuk main padahal kamu belum tau bener seperti apa orangnya. Bisa aja pas kamu ke sana, trus yang ada malah kamu diculik buat jadi budak seks di timur tengah gimana:D

2. Teman jadi mesra
Sering juga yang nanyain gimana kalo niatnya temenan, tp pas ketemuan malah jadi temen ML gimana? Yah nggak ada salahnya kok. Kalau kalian nyambung ngobrolnya, trus ada ketertarikan fisik setelah ketemuan justru bisa jadi kandidat potensial buat bf bukan. Tetapi kalau nggak ada ketertarikan tetapi kalian tetep bisa nyambung ngobrol satu sama lain juga ga masalah kan. Tetapi kalau memang niatnya dari awal nyari temen, yah tetep dijaga aja yah. Jangan diam diam niatnya buat ngajak ML tp sok sok ajak ketemuan buat nongkrong. Ntar pas ketemuan orgnya cuma niat jadi temen trus kamu nangis galau galau sendiri merasa di tolak padahal dari awalnya juga dia niatnya emang cuma mau temanan. Inget juga bahwa kepribadian online seseorang biasanya agak berbeda dengan aslinya. Mungkin dia di twitternya bawel dan lincah, tetapi aslinya malah pendiam. Pinter-pinternya kamu cairin suasana aja

3. No Hard feeling
Selalu inget juga bahwa di dunia internet itu semuanya serba virtual dan instan. Begitu kamu nyebelin, langsung instan di blok, begitu dia merasa seru ama kamu, instan di follow. No hard feeling karena di internet kamu toh punya jutaan potensi orang yang bisa kamu ajak temenan.  Belum tentu semua orang bisa nyambung dengan kamu, tetapi pasti akan ada orang yg nyambung dengan kamu. Lebih gampang nyari temen dibanding nyari pacar kok karena pada dasarnya orang akan tidak akan se-picky seperti ketika mereka mencari pacar dalam proses mencari teman.

4. Butuh waktu dan usaha
Trus yang namanya temanan di internet akan butuh waktu untuk menjadi teman kamu dalam kehidupan kamu sebenarnya. Apalagi kalau kalian tinggal di tempat yang berjauhan. Tetapi kalau memang nyambung, nggak papa juga kan terpisah ribuan kilometer karena justru berarti seuatu hari kalau kamu mau travelling ke kotanya dia, kamu sudah punya penginapan gratis.

Tetapi yang namanya pertemanan tidak bisa dipaksain yah. Karena kamu melihat ada si A yg followernya puluhan ribu dan fotonya cakep banget, jangan serta merta kamu putuskan bahwa kamu harus bisa temenan dengan dia. Seperti contoh Indra Herlambang di atas, yah makin banyak followernya berarti makin sibuk aktivitas onlinenya. Ketika dia tidak berinteraksi dengan kamu bukan berarti dia itu sombong yah. Bisa aja karena mention mu terselip diantara berbagai kesibukannya.

Dan ketika kamu merasa setiap orang yang kamu dekatin sombong, coba introspeksi diri deh, mungkin yang salah itu kamu. Mungkin cara kamu yang salah, mungkin kamu yg nyarinya orang yg salah. Tetapi ada juga sih yang memang agak susah di ajak berteman. Kalau kamu udah mencoba baik-baik dan tidak ada tanggapan, yah udah. Move to the next friend. Nggak perlu kamu paksain trus sambil marah-marah kalau dia sombong. Mending gunain waktu kamu untuk mencari teman lain yg lebih berguna

5. Jangan milih-milih
Temenan itu juga jangan milih-milih yah. Jangan karena kamu berusaha banget untuk bisa menjadi temennya si selebtwit tapi kamu malah mengacuhkan orang lain yang mencoba untuk berteman denganmu. Just be nice to everybody. Mungkin saja yang ngajak kamu ngobrol agak nggak nyambung, tetapi nggak ada salahnya juga ngobrol baik-baik. Siapa tahu dia cuma butuh waktu untuk pemanasan agar lebih akrab.

Buat reminder kita semua:)

6 komentar:

  1. Nice topic, very helpful. Thank's
    :)

    BalasHapus
  2. kenapa indra herlambang disebut-sebut terus >.<
    kode ini pasti, kode... XD

    BalasHapus
  3. hahaha, bukan kode apa apa:D Cuma kebetulan tau aja sebabnya kenapa Indra Herlambang yg dulu rajin ngetwit jadi jarang2 ngetwit lagi dan alasannya agak agak nyambung ama artikel ini

    BalasHapus
  4. Kadang orang yg pernah sakit hati aja yg bisa diajak kenalan... bagus fisik, tetap aja modus perkenalan mereka, akan berunsur egois / merugukan! Lebih banyak cari hal simple & pasti... Bukan basa-basi... 085664600785

    BalasHapus
  5. Keren nih topiknya :) Iya sih kalo kita baik-baik, ngga punya niat aneh-aneh lancar aja ko. Buktinya gue punya bf dari internet juga hahahahahahaha

    BalasHapus