Kamis, 04 April 2013

In love with the straight guy



Sebelum kita mulai coba bayangkan situasi ini. Kamu bertemu dengan seorang cewek yg sepertinya asik banget. Kamu nyambung banget dengan dia dan kalian sering banget telpon-telponan dan bbm-bbman. Kalian saling memperhatikan dan selalu kompak bersama. Kamu sudah menganggap dia teman baik kamu, sebagai faghag bahkan walaupun kamu belum terbuka kepadanya mengenai orientasi seksual kamu. Dan tiba-tiba sang cewek mengaku ke kamu kalau dia suka banget sama kamu, dan dia mengira kamu juga mempunyai perasaan yang sama. Semua "persahabatan"mu disalah artikan oleh dia sebagai tindakan seorang cowok yang sedang "deket" ke seorang cewek.

Dalam situasi seperti itu, apa yang akan kamu lakukan? Apakah kamu akan mengaku ke dia bahwa kamu seorang gay dan secara baik baik meminta dia mengerti? Atau kamu akan menolak dia dan menjauh pelan-pelan. Atau kamu akan merasa sebel karena dia kamu merasa semua "persahabatan" yang telah kamu pupuk hasilnya akan sia sia karena tidak mungkin keadaan akan kembali seperti semula setelah dia mengakui hal itu kepada kamu. Kadang ada beberapa cewek yang saat kamu mengaku masih ingin tetap mencoba untuk menjadi pacarmu karena dia yakin dia akan sanggup merubahmu atau bahkan menunggumu kembali menjadi straight

Nah coba sekarang mari kita kaji ulang situasinya. Tetapi kali ini coba tempatkan kamu sebagai sang cewek, dan tempatkan seorang cowok straight cakep baik di posisi kamu sebelumnya. mari kita ubah situasinya menjadi kamu, seorang gay yang memiliki teman baik seorang cowok straight yang begitu baik dan perhatian ke kamu. Hingga kedekatan itu kamu salah artikan sebagai lebih dari sekedar dari sang cowok straight ke kamu. Dan akhirnya dengan segala keberanian kamu mencoba mengaku terus terang pada sang cowok straight. Apa kira kira reaksi sang cowok straight? Kurang lebih sama dengan reaksi kamu di skenario sebelumnya kan

Yakin deh sebagian besar kita pasti pernah mengalami jatuh cinta dengan teman baik kita yg (sepertinya) straight. Besar kemungkinan juga itu adalah salah satu kisah cinta kita yg terdalam dan mungkin juga yang pertama. Dengan cowok straight inilah kita merasakan setiap lirik lagu cinta itu seolah olah mengerti perasaan kita.  Tetapi kita selalu dibingungkan oleh satu pertanyaan penting. Satu satunya pertanyaan yang benar benar penting yaitu apakah dia merasakan hal yang sama seperti kamu atau dia hanya sekedar benar benar teman yang sangat baik.

Dan setelah berbulan-bulan bahkan bertahun tahun kita menikmati kebersamaan dengannya. Kita berusaha mengumpulkan sedikit demi sedikit petunjuk mengenai apakah dia memiliki perasaan yang sama. Dan ketika akhirnya keberanian terkumpul, dan ketika kita merasa kita siap mengambil resiko dengan mempertaruhkan persahabatan tersebut dengan harapan persahabatan tersebut akan digantikan oleh hubungan yang lebih jujur, kita mengungkapkan perasaan kita pada sahabat kita tersebut. Dan besar kemungkinan yang terjadi adalah dia terkejut, dia tersenyum dan mengatakan bahwa dia tersanjung tetapi dia straight. Dan tiba tiba saja dia mulai menghilang dari hidupmu. Tiba tiba saja dia mempunyai banyak janji dengan teman lain tanpa sepengetahuanmu. Dan tanpa kamu sadari kamu menonton film favorit kalian berdua sendirian dan baru tersadar bahwa sahabatmu sudah tidak ada.

Kadang ada yg "beruntung" di masa masa pencarian petunjuk, ketika sang sahabat memberikan petunjuk kuat dengan memacari cewek cantik yang menurut kamu terlalu jelek dan kurus untuk orang seganteng dia. Setiap kali dia habis berkencan dan bercerita mengenai cewek tersebut, hatimu benar benar terasa seperti ditusuk setiap kali nama cewek itu diucapkan olehnya. Dan ketika akhirnya dia pamitan pergi untuk menjemput ceweknya, kamu diam diam mengunci pintu kamar dan membenamkan mukamu di bantal dan mencurahkan semua air mata yang tertahan sejak tadi seolah olah bantal tersebut akan menyerap semua rasa sakit hatimu seperti halnya air mata yang mengering dan meninggalkan jejak basah di atas bantal itu. Siapa yang bisa kita salahkan?

Kadang, dalam kasus yang agak langka penantianmu akan membuahkan hasil manis, karena ternyata sahabatmu memang merasakan hal yang sama sepertimu. Dan di dalam cerita happy ending versi ini, mungkin kalian akan happily ever after. Tetapi happy ending seperti ini tidak terjadi terlalu sering, dan sebagian terjadinya adalah di layar bioskop atau TV. Kalau sampai ada yang benar benar mendapatkan ending seperti ini, mereka patut merayakannya sebagai salah satu pencapaian besar dalam hidupnya:)

Perasaan cinta itu memang tidak bisa kita atur. Kita tidak bisa memilih siapa yang akan kita cinta. Apalagi untuk kaum gay seperti kita yang sudah jelas jelas kita tahu banyak faktor yang bisa membuat keadaan menjadi serba salah. Kalau cinta kita ternyata salah hinggap ke sosok teman baik yang kita sangka akan bisa membalas perasaan kita, siapa yang bisa kita salahkan? Nggak ada kan.

Jadi kalau sampai dalam posisi seperti ini apa yang harus kamu lakukan?
1. Jangan ge er dan Be real
Penting banget untuk nggak ge er menanggapi segala bentuk macam perhatian sebagai niatan dari teman baikmu untuk mencurahkan cinta dan menjadikan kamu kekasihnya. Sesama cowok straight juga bisa saling mencurahkan perhatian kok. Kecuali kalau misalnya di sampai bela belain bikinin kamu bekal tiap pagi dan ngelapin keringat kamu ketika kamu main basket, nah di saat seperti itulah kamu boleh ge er. Tetapi kalau cuma sekedar bawa kamu ke dokter, beliin makan buat kamu ketika kamu sakit atau misalnya memberikan kamu kado ulang tahun yang spesial. Apalagi sekaranga da istilah bromance yaitu ketika hubungan dua pria straight sebegitu dekatnya sampai seolah olah mereka pacaran walaupun tidak. Jangan sampai ketika temen kamu menganggap itu hanya bromance ketika kamu mengira itu adalah romance. Jangan keburu ge er dulu

2. Jangan memaksa
Ada kalanya petunjuk begitu jelas menunjukkan bahwa dia juga menyukai pria. Mungkin kamu ga sengaja melihat dia mencuri pandang ketika pelayan berpantat seksi itu lewat dia depannya. Tetapi alangkah baiknya biarkan dia yang memutuskan sendiri kapan dia nyamannya untuk mengakui hal tersebut. Apalagi dia sekalipun memiliki ketertarikan untuk berteman dekat dengan kamu,  dia masih menganggap kamu sebagai "teman straight"nya kan. Jadi jangan buru-buru kamu langsung ngaku perasaan kamu ke dia dan memaksa dia untuk membalas perasaan mu karena kamu yakin dia juga menyukai pria. Pengakuan yang terlalu memaksa justru akan membuat dia semakin takut karena harus menghadapi kenyataan paling besar dalam hidupnya tanpa persiapan apa apa. Yang ada justru dia ga akan ngaku, menjauh dan berusaha memacari perempuan untuk menunjukkan padamu bahwa dia menyukai wanita, bukan pria. Sabar aja deh pokoknya

3. Siap sakit hati
Mencintai cowok straight itu harus siap sakit hati. Karena kamu tidak pernah tahu apa yang akan kamu dapat.  Berapa sih persentase kemungkinan dia akan membalas perasaanmu. Sebelum kamu memupuk perasaanmu terlalu jauh, kamu harus selalu mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk ketika dia menolak kamu mentah mentah dan menjauhi kamu. Percuma kan kalau sudah tahu dari awal kemungkinan kecil, tetapi saat ditolak kita masih meraung raung sambil ditemani album Adele yang di repeat terus sambil mempertanyakan kenapa hidup ini begitu tidak adil ketika dia tidak mau membalas cintamu.

4. Carilah duku di kebun duku
Maksudnya jangan berusaha nyari duku di kebun mangga. Sekalipun ada duku yg bentuknya seperti mangga (ada yah?) tetapi alangkah bijaksananya ketika kamu berburu duku di kebun duku. Maksudnya untuk menghindari hal hal beginian, alangkah lebih baiknya kalau kamu mencari pacar di komunitas gay. Bisa dari temen, twitter, facebook, grindr atau 9M. Terserah sih di mana aja, asal di komunitas yang kamu sudah tahu pasti mereka adalah sama sama menyukai pria. Kalaupun ada di antara mereka sepertinya hanya mengejar sex saja, tetapi percayalah selalu ada orang orang yang layak untuk kamu prospek untuk menjadi lebih dari sekedar fuck buddy dari semua komunitas itu.

Naksir cowok straight itu seperti membeli undian. Hadiah utamanya adalah dia membalas perasaanmu dan kalian hidup happily ever after. Hadiah hiburan I adalah dia ternyata gay juga, tetapi mungkin dia cuma menganggap kamu sebagai teman, dan Hadiah Hiburan II adalah ternyata dia cuma mencari fuck buddy. Memang undian itu untung-untungan kan. Dan dari sekian banyak kupon undian yang kita beli, kemungkinan kita untuk menang hadiah pertama kita selalu tahu tidak akan terlalu besar kan. Jadi pertanyaannya adalah ketika berburu hadiah undian seperti itu, berapa banyakan kupon undian yang kita rela beli demi memperbesar kemungkinan mendapatkan hadiah tersebut? Seberapa besar effort dan kesabaran yang akan kamu tanamkan dengan harapan dia akan membalas perasaanmu juga? Siapkah kamu dengan segala resiko kupon undian yang kamu beli menjadi sia sia karena ketika kamu meminta undian ditarik, ternyata semua usaha yang telah kamu curahkan tidak membuahkan hasil yang kamu harapkan

Untuk mereka yang memang senang merasakan adrenalin ketika hadiah undian diumumkan sih silahkan saja untuk membeli kupon undian sebanyak yang mereka inginkan karena toh mereka pasti sudah bersiap siap menghadapi berbagai kemungkinan. Tetapi kita jangan sampai menjadi orang yang hanya memiliki satu kupon undian tetapi berharap agar semua keberuntungan di dunia mengijinkannya untuk memenangkan hadiah utama. Yah jangan salahkan siapa siapa ketika gagal menang undian. Jangan jadi orang yang menjebak dirinya sendiri dalam situasi yang sudah jelas mereka ketahui resiko-resikonya

29 komentar:

  1. Sama seperti cerita saya,, sudah 4th saya "rela hanya jadi sahabat" dia.. tp mau gmn lagi,, 1th ini dy sdh punya pcr dn saya gk mau kehilangan dy begitu saja..

    BalasHapus
  2. nice topic ! i love this one, bener2 mengena dan hampir setiap gay mengalami ini mslsh ini kayaknya. good job bro...

    BalasHapus
  3. Siap sakit hati, that's the biggest point...pernah ngalamin ma pria beranak istri, pernah jalanin posisi sbg "adek", diputus dgn kalimat "ku tdk lagi bernafsu padamu" dan untunglah msh move even dia skrg yg gantian ngejar hidupku...
    That's past only be past

    Thanks min dah bhs ni topik

    BalasHapus
  4. Keren... nice topic...
    Aku pernah mengalami keduanya...
    Aku pernah ditembak cewe yang dekat denganku dan kuanggap sahabat yg sangat dekat, akhirnya aku hanya bisa diam dan pelan pelan menjauh darinya... tanpa harus coming out ke dia kalau aku ini gay...

    Trus saat kuliah, aku juga pernah merasakan cinta terhadap roommate ku saat itu, aku ngak tau dia itu straight atau gay, aku pernah mengecek smua barang barang di kamar, tetapi gak ada satupun barang yang menunjukkan dia itu gay, tapi sampai sekarang, dia masih belum punya pacar...
    dulu aku sampe ngebela belain nyuciin dan nyetrikain bajunya, belum lagi aku sempat sempatkan belanja keperluan sehari harinya...apa bole buat, aku terlajur suka kepadanya.. tapi sekarang sudah 10 tahun berlalu.

    Dan setelah tamat kuliah, aku kembali ke indonesia, aku jumpa dengan seorang yang menjadi bfku, tapi, setelah 6tahun pacaran, ternyata kami putus juga, dengan alasan dia adalah anak lelaki satu satunya di keluarganya, dan dia harus membahagiakan orang tuanya... ternyata baru aku tau, pacaran hanya asik di tahun tahun pertama saja, selanjutnya mulai terlihat kebosanan dan buktinya, hubungan selama 6tahun berakhir begitu saja.

    Hahahahaha... sorry jadi curcol disini,,, anyway, thanks to admin...

    BalasHapus
  5. Good words you speak wisely. Kadang2 sepertiny org gak tau apa yg sebenarnya ia cari. Makanya ada sakit hati. Itu sebenarnya gampang dihindari.

    BalasHapus
  6. wah ini sih persis kesimpulan kalo di skripsi haha
    mulai dari:
    1. Punya temen cewe akrab, trus dia bilang suka, akhirnya aku malah yang menjauh.
    2. Punya bromance 2x ampe tidur satu ranjang itu dah biasa tapi ga terjadi apa2 haha
    ah cocok banget sih, kok bisa kepikiran bikin tulisan gini-an adminnya :p thx ya

    BalasHapus
  7. Shit always happen on me. like this one. kenapa straight lebih merangsang ya?? haha @drh_arga

    BalasHapus
  8. nah. dibahas juga akhirnya :D

    saya selalu seperti ini dari sma bahkan sampe sekarang, meski saya pernah beberapa kali pacaran dengan yang gay juga.

    dari sma sampai kuliah saya pernah beberapa kali mengutarakan perasaan sama sahabat straight. dan semua di tolak hahaha tapi syukurnya setelah beberapa waktu, mereka kembali dekat dan leganya mereka berusaha melupakan semuanya dan menganggap seperti biasa. saya juga kembali bersikap biasa.
    tanggapan mereka kaget luar biasa, ada juga yang hampir memutuskan untuk jalan dengan saya (kalau saja saya tidak terlalu emosional pada saat itu)tapi tidak jadi.. hehe

    sampai sekarangpun saya kadang masih terkesan dengan cowo straight, tapi ya belakangan mulai bisa mengkontrol dan memposisikan segala kebaikan ataupun perhatian yang diberikan. tidak berani lagi mengutarakan perasaan sembarangan. meskipun kadang menikmati perlakuan manis mereka. anggap saja sebagai lucu-lucuan

    BalasHapus
  9. One of my favorite article in this blog. Great job Min!

    BalasHapus
  10. gila keren banget cuyy artikel nya... Dpaet cepe dah kalo gw jadi guru hahaah....
    Ngena banget sih dalam idup gw... Mau curcol juga ahhh
    1. Dulu lagi masa masa kuliah.. Gw sahabatan sama cewe karena gw terlalu care sama dia akhir nya tuh cewe nembak gw tapi gak bertahan lama karena gw masih ababil waktu itu akhirnya gw menjauh dari dia sampe gw harus pindah kuliah ke bandung...
    2. Apesnya pas gw kuliah di bandung gw deket sama temen sekelas gw dan gw juga bingung koq bisa gw suka secara tiba tiba gitu ampe gw nginep ke rumah nya ampe pegi kemana mana bareng... Tapi yah jujur gw kaga berani perasaan gw akhir nya gw berusaha menjauh dari pertemanan dan gw gak mungkin pindah kuliah lagi yang ada leher gw di gorok sama emak gw.
    Gw pikir hanya gw doang yang ngalamin ini sendiri ternyata ada juga yang lain hahaah.... Kadang idup jadi manusia setengah setengah complicated juga... Penuh tantangan dan air mata.... Tapi gw sekarang lagi jalan sama bf gw dan udah hampir 4 tahun tapi sekarang lagi long distance dia di jkt gw di seoul... Terkadang kesepian juga sih... Cukup lah curcol nya thanx all my friends...

    BalasHapus
  11. aih min, kenapa baru sekarang baru di bahas!!! saya dah terjadi yang nomor 2 noh!!! saya maksa, dia blom siap. hahahahahahhahaha...

    BalasHapus
  12. I feel this. gimanapun cowok straight itu lebih manly, lebih macho, thats the point and that's why i always end up in love with straight. I know its not gonna work, but that's happened.

    oh man, I'm a disaster.

    -Brad

    BalasHapus
  13. shittt....!!!!!
    jadi mengingatkanku pada kejadian dua taon yang laluu..

    nyesekk abiss

    BalasHapus
  14. lebay.. kalau udah jelas straight ngapain juga dikejar.. logis dikit nape sih? yg punya blog pake kasih nasehat panjang lebar pula.. dikiranya mempan.. menggelikan.

    BalasHapus
  15. cool artikel na.. itu yg skarang lg g hadepin.. cukup brsabar aj, dgn tau konsekuensi akhir na.. huff.. *leona lewis - bleeding love =]

    @rezasuryahadi

    keep on writing, btw klo mo dpt feed blog ini d hp, gmn cara na y? maaf newbie.. =] Thnk U

    BalasHapus
  16. Mimpiku bisa menikah dan happily ever after kayak pasangan gay luar negeri. Tapi entah kenapa semua orang yang kutemui cuma ingin sex doang...

    BalasHapus
  17. Pas banget ini min kena, lagi ngejalanin juga soalnya, tapi ya gw jadi lumayan sadar, kalo gw gak boleh ngarepin lebih lagi dari dia, jadi sahabat udah cukup banget, sering jalan dan makan berdua cukup banget, ya meskipun bener kata admin, harus bisa nahan sakit hati, apalagi kalo dia lagi deket ama cewek.
    Nice article, min :)

    BalasHapus
  18. sedih gan kalo inget2 ini lagi..

    pas SMP gw pernah ditembak cewe, pastinya gw tolak karna gw gay.. dan sebenernya pas itu gw abis putus ama cwe gw lho.. ya', gw sempet pacaran ama cewe pas SMP meski cuma kamuflase heheee

    nah abis putus itu pikiran gw totally gay.. Sering banget naksir ama temen sendiri, tapi gak berani ngungkapin, masih takut dengan reputasi gw apalagi ampe dibully

    dan ampe skarang masih ada satu cewe, tepatnya sahabat gw yg ngejar2 nih, tapi gw takut.. ga enak pacaran klo cuma buat kamuflase..

    gw udah punya 1 temen cowo buat curhat2 tentang gay.. tapi pertemanan gw skarang berujung pada masalah lagi, karna ada tanda2 cowo itu naksir ama gw, tapi gw ga mau pacaran ama sahabat sendiri meski gw tau dia jjuga gay..

    yaa intinya sama, ada cewe yg suka kita, ada sahabat cwo jg yg naksir gw tapi dia sahabat gw, dan mungkin gw terlalu mefokuskan hati ke cwo straight yg gw incer :3

    BalasHapus
  19. Pernah ngalami mencintai pria straight, ....its happy to have that experience, he came to my life and change everything no regret at all, now he move with his family, untuk sementara tutup buku dulu, hehehe...but who knows today i meet someone, i open that book again:D

    BalasHapus
  20. Gue Bi. gue juga lagi merasakan hal yang kaya gini. Gue deket sama temen gue, gue selalu berusaha ada dan bantu dia.Tapi gue bingung apa dia straight atau gay? secara dia ga pacaran, temen2nya kebanyakan cewe, dan agak fashionista. Hampir semua hobi, kesukaan, dari film, dll sampe acara tv yg menurut gue gak pantes di tonton cowo straight, dia malah tonton. Dan akhir2 ini gue ngerasa ko dia dingin banget ya sama gue. Jawab sms pendek2, di kelas jarang negor. Harus gimana dong gue? sakit hati iya, gimana caranya gue tau orientasi sex dia kaya apa? :(((

    BalasHapus
  21. wah pas banget ni atrikel, gue lagi nyaman sama sahabat gue yg straight. Tapi tiap kali dia nyebut cewek yg diincer, gue ngerasa sedih. Yah dia juga nganggep gue adek doang, gue mengharap lebih sebenernya. Thanks buat artikelnya min

    BalasHapus
  22. coba aja dari dulu baca artikel yang ini , padahal tiap hari mantengin touchemags :"

    BalasHapus
  23. # OPEN TRIP BELITUNG #

    Wisata ke negeri Laskar pelangi, Belitung.
    Prov kepulauan Bangkabelitung.

    Durasi : 3hari 2malam
    Konsep : Hemat
    Event : Touring & hoping island
    Price : 800.000/pax

    Sudah termasuk (INCLUDE) :
    Mobil + driver + BBM
    Tempat nginap AC + TV (1room ber2)
    Boat + Alat snorkl (pelampung+kacamata)
    Karcis masuk wisata
    1x mie belitung
    1x kopi manggar
    2x breakfast
    4x nasi bungkus

    Tidak termasuk (EXCLUDE) :
    Tiket pesawat PP “jakarta-tanjungpandan-jakarta”
    ± 1 – 1,2juta.
    Tiket tetap dibeli oleh peserta masing2.
    Untuk mendapatkan spot yg lengkap, disarankan :
    Arrival : PAGI (citilink 05.55 / sriwijaya 06.20)
    Departure : siang 10.00up (garuda/sriwijaya)
    Kami siap membantu membelikan tiket dg harga
    Sesuai new update.

    Schedule :
    Hari pertama (belitung timur area)
    Tamu akan dijemput dibandara pagi hari.
    Menuju penginapan untuk menyimpan bagasi & mencicipi mie belitung.
    Pantai burung mandi & vihara dewi kwan im
    Makan siang
    Kota manggar & ngopi
    Bukit samak & pantai lalang
    SD laskarpelangi & Museum Kata
    Sunset di Tanjung Pendam
    Cari oleh” + dinner

    Hari kedua (hoping island)
    Bukit berahu
    Pantai tanjungkelayang & start hoping island
    Pulau pasir, pulau batu berlayar, pulau lengkuas, pulau kepayang (lunch-box)
    Pantai tanjungtinggi & sunset + dinner

    Hari ketiga (kepulangan)
    Rumah adat
    Danau kaolin
    Transfer bandara

    Keterangan lebih lengkap silahkan hubungi :
    BBM : 219AC6DC / Whatsapp : 081331939505
    www.facebook.com/belitung.trip

    Salam dari saya pribumi Belitung.

    BalasHapus
  24. Gw jg lagi galau. Di gym ketemu dgn cowok straight yg baik dan selalu bantu gw. Tapi dia sudah pny pacar. Pandangan matanya ke gw beda banget. Bagi gw dia motivasi agar gw mau build muscle. Day after day, perasaan di lubuk hati ini makin nyesek. Bagaimana cara buat mengungkapkan rasa ini?

    BalasHapus
  25. coba make sure dulu arti pandangannya. Apalagi dia sudah punya pacar juga. Drpd kalo udah diungkapin ternyata maksud tatapannya berbeda kan ga enak juga

    BalasHapus