Kamis, 18 April 2013

Cruising for A Cause

Keinginan untuk memiliki anak adalah hal yang sangat alami bagi setiap manusia. Mungkin hal tersebut tidak akan terlalu menjadi masalah bagi kaum straight. Tetapi untuk kaum gay, hal tersebut adalah tantangan tersendiri.


Ini ada kisah sepasang gay bernama Yuvan dan Liral  di Israel yang sangat ingin memiliki seorang anak. Perjuangan panjang mereka bertahun tahun yg menghabiskan seluruh tabungan mereka tidak menghasilkan apa apa untuk mereka. Karena mereka masih memendam mimpi untuk memiliki seorang anak, akhirnya mereka mencoba untuk meminta bantuan lewat video di Link ini . Somehow video ini nggak bisa kita embed di blog ini. Jadi klik aja link itu untuk menonton videonya yah

Nah Kalau sudah selesai melihat video itu mari kita kembali ke cerita utama. Usaha pasangan tersebut cukup menarik perhatian. Mereka berhasil mengumpulkan sekitar 15000 USD, yang terus terang jauh dari kata cukup untuk melanjutkan mimpi mereka

Ini adalah Joel Simkhai, bosnya Grindr kelahiran Israel
Tetapi ternyata bantuan kadang memang datang tidak disangka-sangka. Aplikasi Grindr yang dimiliki oleh Joel Simkhai yang kelahiran Israel merasa terpanggil untuk membantu pasangan ini. Grindr memutuskan untuk memberikan seluruh penghasilan mereka dari Grindr Xtra per 10 April 2013 untuk pasangan ini. Grindr merasa sebagai salah satu komunitas gay terbesar di dunia yang menghubungkan begitu banyak gay, mereka merasa punya tanggung jawab sosial untuk memberikan sesuatu kembali ke komunitas gay itu sendiri. Dan sumbangan mereka untuk pasangan Yuvan dan Liral ini adalah sesuatu yang mereka rasa sebagai tindakan yang tepat. Selain Yuvan dan Liral, mereka juga akan menggunakan uang tersebut untuk membantu pasangan gay lain yang mengalami hal yang sama

Dan bagaimana reaksi orang orang terhadap berita ini? Banyak sekali yg menyayangkan pasangan ini tidak mencoba adopsi. Karena biaya surrogacy itu tidak murah. Jauh lebih mahal dibandingkan adopsi. Tetapi mungkin mereka tidak tahu bahwa pasangan gay tidak diperbolehkan untuk mengadopsi anak di Israel. Dan juga yang menyayangkan kenapa Grindr "menghabiskan" semua pendapatan mereka untuk kasus seperti ini. Kenapa bukan kasus-kasus lain yang lebih critical? Keputusan Grindr mungkin dilakukan karena kedekatan pribadi sang pemilik dengan negara tempat dia berasal, tetapi bagaimana mereka ingin melakukan "kebaikan" sebenarnya tidak perlu terlalu dipermasalahkan karena tidak pernah akan ada yang bisa menyelesaikan semua masalah di dunia ini. Jadi kenapa tidak ketika kita semua punya keinginan untuk berbuat baik, masing masing dari kita pilih satu isu yang dekat dengan kita. Yah kalau misalnya kita merasa ada orang tidak memberikan bantuan yang cukup terhadap isu-isu tertentu, mungkin daripada menkritik orang lain, kita bisa lebih bijak untuk mencoba membuka mata mereka terhadap isu itu dengan cara baik baik

Back to the issue, nggak kebayang sih berapa penghasilan Grindr dari Grindr Xtranya setiap hari, tetapi yang jelas jumlahnya tidak sedikit sih mengingat jutaan pengguna Grindr Setiap harinya. Meminjam istilah dari queerty.com ini adalah sebuah tindakan Cruising for A cause

Good Job Grindr

2 komentar:

  1. apakah mimin punya kenalan atau pernah dengar di indonesia ada pasangan gay yang berhasil dalam artian membesarkan anak dari hasil adopsi atau anak asuh? thx :)

    BalasHapus
  2. punya cita2, adopsi anak yg kurang mampu, tpi cakep.. tpi lbh kpengen lg pnya partner yg mau brsyukur sm pasangan na.. =]
    @rezasuryahadi

    BalasHapus