Kamis, 14 Maret 2013

RIP Wilfried Knight


Tragedi kembali terjadi di dunia hiburan dewasa kaum gay belum lama ini. Setelah tidak lama Arpad Miklos bunuh diri, kini kembali kita mendapat kabar bahwa Wilfried Knight juga melakukan hal yang sama. Cuma berbeda dengan Miklos, Wilfried sering posting di blognya di sini mengenai apa yang terjadi yang membuatnya akhirnya mengambil nyawanya sendiri

Ceritanya agak panjang sih. Jadi dimulai dengan Wilfried, pria berusia 35 tahun dari Prancis yang menjadi pemain film porno untuk belasan film besutan Lucas Enterainment yang menikah dengan kekasihnya yg bernama Jerry Enriquez, 47 pada tahun 2011 di Canada. Enriquez yg berkebangsaan Amerika mengajak suaminya untuk pindah ke US untuk melanjutkan hidup mereka sebagai sepasang suami setelah bersama 8 tahun lebih Tetapi sayangnya hukum amerika tidak mengakui pernikahan mereka karena Wilfried sendiri masih merupakan warga Prancis. Pernikahan gay yang diakui oleh negara Bagian Washington, NY dll hanya berlaku untuk 2 warga negara amerika gay yang ingin menikah. Ketika pernikahan tersebut melibatkan salah satu pasangan yang memiliki kebangsaan berbeda, maka pernikahan mereka di Canada dianggap tidak sah di Amerika. Akibatnya Wilfried tidak memperoleh green card sebagaimana biasanya pernikahan kaum straight yang melibatkan pasangan yang berbeda kebangsaan.


Karena pernikahan mereka tidak diakui dan akhirnya Visa Wilfried di US juga habis, pasangan ini memutuskan untuk pindah kembali ke Canada untuk melanjutkan hidup mereka. Jerry yang akhirnya menemukan pekerjaan dengan sebuah perusahaan apparel bernama LuluLemon yang sayangnya tidak berakhir mulus yg mengakibatkan Jerry akhirnya harus meninggalkan pekerjaan tersebut. 5 bulan tanpa pekerjaan, luntang lantung di negeri orang tanpa visa membuat Jerry akhirnya mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumah mereka.

Wilfried yg menemukan Jerry tergantung di rumah mereka setelah Jerry tidak kunjung membalas SMS nya menjadi sangat shock. Apalagi dia baru mengetahui bahwa suaminya telah menggunakan berbagai macam obat penenang untuk mengatasi stress. Dia mulai merasa suaminya tersebut seolah olah meninggalkan tanda agar dia menyusul suaminya. Ditambah lagi ternyata karena statusnya sebagai suami yang tidak diakui oleh pemerintah US, semua harta benda milik suaminya jatuh ke tangan keluarga suaminya tanpa menyisakan sedikitpun untuk dia.


2 hari setelah Jerry gantung diri, Wilfried bunuh diri juga di hotel tempat mereka melangsungkan resepsi pernikahan.

Tragis banget yah. Mungkin kebetulan saja beberapa kasus bunuh diri terakhir adalah pemain film porno. Tetapi kalau kita lihat lebih dalam lagi, ini bukan kasus pemain film porno yg bunuh diri. Tetapi adalah bunuh diri orang sepasang gay yang begitu saling mencintai, dan pernikahannya tidak diakui oleh negaranya sehingga mereka harus tinggal di negara asing dengan segala keterbatasan yang membuat mereka mencapai titik puncak pertahanannya untuk tetap hidup

Tetapi perlu diingat, sekalipun ini terlihat romantis ala Romeo Juliet yg mati bersama, tidak ada yg romantis dari tindakan bunuh diri. Terutama dijaman sekarang ini. Ngerti sih kadang masalah begitu berat hingga ingin mati aja rasanya, biar ga usah rasain masalah lagi. Tetapi itu membuat kita terlihat seperti orang yang lari dari masalah dan meninggalkan masalah itu ke orang lain. It's not a right thing to do. Apalagi kalau sampai menyeret-nyeret orang lain untuk melakukan hal yg sama dengan kita. Lebih romantis hidup sampai tua bersama, daripada bunuh diri bersama kan

RIP Wilfried, hopefully you will meet your husband in the afterlife, where both of you can live together  happily ever after with no law and obstacle that could come between you

9 komentar:

  1. Mengenaskan ya. Kisah inspiratif, bisa jadi pembelajaran buat para gay yang memutuskan hidup bersama dgn pasangan gay-nya.


    Lov's diary
    http://blogriyantoperdana.blogspot.com

    BalasHapus
  2. Gue agak menyesalkan sih kisah bintang2 porno yang meninggal karena bunuh diri dimasukkan dalam blog ini. Still, ini bukan contoh yang baik buat anak-anak muda kita. Apalagi di medsos orang2 memperlakukan mereka seperti pahlawan yang gugur di medan perang. Bunuh diri sama sekali bukan jalan keluar untuk masalah apapun!!

    BalasHapus
  3. agree dgn adit, let me add more word on the post

    BalasHapus
  4. love it! thank you :-)

    BalasHapus
  5. kekuatan cinta mereka mengalakan keinginan untuk hidup.
    tapi sejujurnya saya se7 bahwa bunuh diri itu salah

    satu hal yg saya dapat di artikel ini, ternyata ada cinta gay tidak terbatas pada napsu belaka, ada cinta yg bahkan melebihi cinta dari cinta itu sendiri, hidupnya.
    (cinta adalah hidup)

    BalasHapus
  6. deelicious_YK20 Maret 2013 03.13

    Cinta gay memang tdk sebatas nafsu kok. April besok saya dan pasangan akan merayakan 14thn kebersamaan kita. Namun.. Kita kepentok ama semuanya.. Kita tdk mgkn bisa menyatu dlm ikatan yg resmi. Ditambah lg ortu yg slalu maksa2 kawin ama cewe. Ntah apakah april taun dpn, kita akan merayakan 15thn hubungan ini. Ga ada yg tau :(

    BalasHapus
  7. Sebaiknya sih memang seperti itu..semua gay dan lesbi,sebaiknya bunuh diri..dr pada mati kena azab dr tuhan..lebih baik bertobat dr pada tersesat semakin dalam..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, still in the closet/denial yah? Gak papa kok, kamu aman disini :)

      Lagipula kalo elu ngaku straight, ngapain elu buka blog ni? Ayolah just let it go :p

      Hapus
  8. itu kan menurut pendapat kamu:) Menurutku sih Tuhan mencintai kita apa adanya karena seperti apapun keadaan kita, karena memang seperti itulah kita diciptakan.

    BalasHapus