Selasa, 12 Maret 2013

Movie : Weekend


Film Inggris ini bercerita tentang seorang pria bernama Russel yang bertemu dengan seorang pria lain bernama Glen di sebuah Gay Bar. Akhirnya mereka pulang ke rumah Russel untuk sebuah One Night Stand. Dan ketika paginya, Glen meminta Russel untuk menjawab pertanyaan pertemuan mereka kemarin malam untuk sebuah art project.  Russel sendiri sepeninggal Glen, menulis kisah pertemuannya dengan Glen di laptopnya sebagaimana yang biasa dilakukannya setiap kali dia bertemu dengan seorang pria


Keesokan harinya, Russel yang kesepian dalam hidupnya akhirnya meminta untuk bertemu lagi dengan Glen. Pertemuan kedua ini membuat mereka semakin dekat satu sama lain yang jelas terlihat dari bahasa tubuh mereka terhadap satu sama lain. Tetapi pada akhir pertemuan mereka, Glen memberitahukan bahwa dia akan segera berangkat ke Portland untuk art course selama 2 tahun.  Russel yang datang ke pesta perpisahan Glen semakin mengerti latar belakang Glen yang tidak mau punya hubungan serius karena diselingkuhi oleh cowoknya yang dulu. Russel yang jelas-jelas terlihat semakin menyukai Glen harus berargumen dengan Glen karena mereka menginginkan hal yang berbeda, padahal mereka sama sama menginginkan satu sama lain.  Tetapi akhrnya mereka kembali baikan dan Russel membiarkan dirinya menjadi bottom untuk Glen, sebuah pengalaman baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya oleh dia. Dan di pagi hari, sekalipun terlihat jelas dari bahasa tubuh mereka ingin bersama, tetapi mereka akhirnya membiarkan mereka untuk tidak saling berbuat lebih untuk memperjuangkan perasaan mereka. Glen hari akan berangkat pada hari itu jam 4.30, sementara Russel harus ke pesta ulang tahun anak teman baiknya


Karena dia terlihat bingung, temen baiknya bertanya dan Russel bercerita mengenai Glen yang baru ditemuinya 2 hari lalu yang akan segera pergi ke Amerika. Temannya menyakinkan Russel untuk menyusul Glen ke stasiun kereta. Dan di stasiun tersebut merekapun bertemu dan berciuman di depan umum. Suatu hal yang tidak pernah berani dilakukan oleh Russel sebelumnya. Glen memberi sebuah hadiah kepada Russel yang akhirnya dibuka ketika di apartemennya. ternyata hadiahnya adalah alat perekam yang berisi percakapan mereka dipagi hari ketika mereka habis one night stand


Film ini mungkin bukan type film yg bisa dinikmati semua orang sih yah. Fokus utama film ini terletak pada percakapan yang mengalir dengan keintiman yang tertahan antara kedua pemain utamanya. Tidak ada happy ending ala hollywood dengan karakter sidekick cliche di film gay yang penuh dgn warna pink dan bulu-bulu. Semua dalam film ini terasa lebih nyata. Perasaan yang dirasakan oleh para karakternya terasa nyata. Percakapan dan emosi mereka juga terasa nyata


Dan karena ini bukan film Amerika, kalian akan melihat beberapa adegan yang cukup dewasa dan sangat familiar dalam kehidupan kita sehari hari. Adegan seksnya juga terlihat nyata dan "panas" tanpa harus terlihat vulgar. Salah satunya ketika Glen dan Russel selesai have sex,  Russel dengan kubangan sperm yg mengalir di perutnya duduk terdiam (yang ternyata cuma sabun cuci tangan biasa), sementara Glen mengambil baju agar Russel bisa mengelapnya. Tetapi bukan keberanian dalam memperlihatkan sisi kehidupan sehari-hari kaum gay yang membuat film ini berkesan. Sekali lagi, interaksi dan reaksi dari para pemain satu sama lain yang sangat sangat alamiah membuat kita benar benar bisa merasakan rasa rindu, kecewa, emosi mereka yang terlempar bertubi tubi ke kita yang sedang berkonsentrasi mendengarkan percakapan mereka.




A very recommended movie untuk orang yang mencari film tentang kehidupan gay yang sebenarnya tanpa stereotype. Sekalipun settingnya di Inggris, tetapi perasaan yang mereka rasakan sangat dekat sekali dengan yang kita rasakan sehari-hari dalam kehidupan sebagai seorang gay di belahan bumi manapun. Btw yg jadi Russel itu straight, sementara yang menjadi Glen openly gay. You will see how good are them as actor here



Fanmade video of the couple in this movie


Btw semua foto diambil dari website resmi filmnya di sini yah

10 komentar:

  1. Correction:

    Chris New, who plays as Glen is openly gay actor.

    You can check his interview here discussing about his role and sexuality
    http://www.advocate.com/arts-entertainment/film/2011/10/14/chris-new-weekend-update?page=0,0

    BalasHapus
  2. mbok ya sekalian info bisa ntn dimana, atau kalau beli dvd di mana, atau kalau donlot di mana.. bikin penasaran aja!!

    BalasHapus
  3. thks for the correction:D Will revised it asap

    Untuk filmnya kebetulan download di torrent. Coba search di sana. Kalau mau beli dvd orinya bisa di www.amazon.com juga kok

    BalasHapus
  4. IT IS SOOOOOOOO GOOD TO READ THIS REVIEW..
    Apalagi aq udah nonton filmnya, bagus dan realistis bgt.
    kebetulan aq download di ganool dan subtitlenya udah bagus jadi tambah nikmat aja nontonnya.

    kalo ngomongin film eropa sih kebanyakan memang relistis (tidak ada sensor), weekend juga salah satunya. Jadi kalo yg pengin nonton yg beginian cari saja yg dari eropa/luar hollywood seperti KM.0
    Kalo bagus atau tidak itu sih tergantung selera kita masing2, tapi setidaknya kalau di IMDB rating bagus apalagi dapat banyak awards maka recomended banget untuk ditonton,
    Dan terakhir, BANYAKIN LAGI DONG REVIEW MOVIENYA ....
    THANKS.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas bro , aku mau nanya, dimna bagusnya donload, dan apa judulnya, bantu sharing yaaa,, sekaligus minta pinnya dong biar mudah shringnya, makash sblmnya yahh,

      Hapus
  5. paling suka setting di stasiun, mengharukan T_T

    BalasHapus
  6. oh bkin pnasaran neh...apa sesedih novel "Lelaki Terindah"?

    BalasHapus
  7. salah satu percakapan yang gw suka dari film ini adalah:


    Russell: Dad? I got something I need to tell you.
    Glen: [pretending to be Russell's dad] What's that?
    Russell: I'm gay.
    Glen: [pretends to think] Hmm.
    Russell: I like guys, not girls.
    Glen: [breathes out slowly] Well. You know what, son. It doesn't matter to me. I love you just the same. And guess what?
    Russell: What?
    Glen: I couldn't be more proud of you than if you were the first man on the moon.

    thanks udah bahas ni film ya. ^_^

    BalasHapus
  8. wahhhh seneng deh banyak yg suka filmnya:) Emang salah satu adegan Russel come out ke bokapnya itu mengharukan banget

    BalasHapus